Masyarakat Adat Papua Arahkan Dukungan untuk Prabowo di Pilpres 2024, Lenis Kogoya: Siapa Bilang Tidak Bisa?

Senin, 27 Maret 2023 | 14:03 WIB
Masyarakat Adat Papua Arahkan Dukungan untuk Prabowo di Pilpres 2024, Lenis Kogoya: Siapa Bilang Tidak Bisa?
Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Tanah Papua yang juga Staf Ahli Kantor Staf Presiden bidang politik dan keamanan Lenis Kogoya di lingkungan istana kepresidenan Jakarta, Senin (27/3/2023). (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

Suara.com - Staf Ahli Kantor Staf Presiden bidang Politik dan Keamanan, Lenis Kogoya menilai bukan tidak mungkin masyarakat adat Papua mendukung Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2024. Perjalanan pertemanan Prabowo dan Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjadi dasar mengapa masyarakat adat Papua bisa saja mendukung Prabowo.

Lenis menarik dari momen Prabowo dan Jokowi menjadi rival pada Pilpres 2019. Namun setelah itu, Jokowi malah menawarkan Prabowo untuk bergabung ke dalam Kabinet Indonesia Maju bersama Sandiaga Uno dari Partai Gerindra.

Meski sudah dikalahkan oleh Jokowi, namun Prabowo tetap bersedia untuk menjadi pembantu mantan rivalnya tersebut di kabinet.

"Jadi kesederhanaan dengan pola pikir dan juga kerendahan hati pak Prabowo mendukung penuh pak Jokowi, berarti kami orang adat bisa merekomendasikan Prabowo bisa jadi presiden. Siapa bilang tidak bisa? Pasti bisa," kata Lenis di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (27/3/2023).

Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Tanah Papua tersebut juga sempat menerangkan ayat Matius 5:39 yang berbunyi 'Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu'.

Ayat itu dianggapnya menggambarkan legawanya Prabowo di mana meskipun kalah bertarung, namun pada akhirnya mantan Danjen Kopassus tersebut menjalani persahabatan dengan Jokowi secara baik.

"Apakah kita anak bangsa ini bisa belajar dari pak presiden? Walaupun musuh tapi diambil ya kan? Tadinya permusuhan tapi diambil dijadikan sahabat jadikan keakraban. Itu yang kami menilai. Maka sahabat itu yang harus kami dianggap bisa menjadi presiden," terangnya. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI