PDIP Masih Ngotot Usung Kadernya Jadi Capres, Golkar: Gabung Koalisi Saja Dulu, Baru Selanjutnya Dibahas

Ria Rizki Nirmala Sari | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Senin, 17 April 2023 | 14:28 WIB
PDIP Masih Ngotot Usung Kadernya Jadi Capres, Golkar: Gabung Koalisi Saja Dulu, Baru Selanjutnya Dibahas
Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Golkar, Dave Lakosono. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Ketua DPP Partai Golkar, Dave Akbarshah Fikarno Laksono mendorong PDIP untuk segera menentukan sikapnya terkait urusan koalisi di Pilpres 2024. Kalau misalkan PDIP sudah memutuskan apalagi masuk Koalisi Besar, maka menurutnya pembahasan komposisi capres-cawapres baru bisa dibahas.

Hal itu disampaikan Dave menanggapi soal pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang mengatakan, bahwa partainya masih mendorong kader internalnya sebagai calon presiden untuk bisa diusung di Pilpres 2024. Ia mengatakan, hal itu sudah menjadi keputusan partai secara resmi.

"Bergabung saja dahulu, baru kita bahas selanjutnya gimana," kata Dave saat dihubungi, Senin (17/4/2024).

Ia mengatakan bahwa untuk penjajakan Koalisi Besar hingga kekinian masih terus berjalan. Koalisi Besar juga disebut Dave masih terbuka bagi siapa pun yang akan bergabung.

"Koalisi Besar terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan untuk siapapun bergabung. Kami juga tidak bergantung kepada siapa pun selain komunikasi yang intens dengan sesama pimpinan parpol," tuturnya.

Jokowi bersama para ketum parpol koalisi pemerintah di markas PAN, Minggu (2/4/2023). (Dok. Humas DPP PAN)
Jokowi bersama para ketum parpol koalisi pemerintah di markas PAN, Minggu (2/4/2023). (Dok. Humas DPP PAN)

Lebih lanjut, terkait dengan deklarasi Koalisi Besar, Dave mengatakan, Golkar sendiri akan mengikuti sebagai mana jadwal dari Komisi Pemilihan Umum atau KPU RI. Pihaknya mengaku enggan tergesa-gesa dalam hal tersebut.

"Kita berjalan sesuai jadwal dari KPU. Jadi jangan tergesa-gesa, agar tepat dengan waktunya," ucapnya.

Ngotot Tetap Capres

Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, mengatakan, bahwa partainya masih mendorong kader internalnya sebagai calon presiden untuk bisa diusung di Pilpres 2024. Ia mengatakan, hal itu sudah menjadi keputusan partai secara resmi.

Selain itu ia menegaskan, bahwa Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputeri juga sudah menegaskan akan mengusung kadernya sendiri di Pilpres mendatang.

"Di dalam demokrasi yang sehat ketika PDI Perjuangan melakukan pelembagaan partai seperti adanya sekolah partai tentu saja kami mendorong kader internal partai dan ini sudah menjadi policy diputuskan di dalam kongres kelima dan dipertegas oleh ibu ketua umum pada saat hari ulangtahun PDI Perjuangan ke 50 bahwa partai akan mengusung kader internal partai," kata Hasto di Sekolah Partai DPP PDIP, Jakarta Selatan, Sabtu (15/4/2023).

Sebelumnya, PDIP sempat disindir oleh Golkar lantaran terlihat ngotot mensyaratkan kadernya harus menjadi capres dalam koalisi.

Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto. (Suara.com/Bagaskara)
Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto. (Suara.com/Bagaskara)

Menanggapi hal itu, Hasto mengaku enggan ambil pusing. Ia mengatakan, PDIP akan menjadi pendengar yang baik.

"Itu kan hak Golkar untuk berpendapat kami menjadi pendengar yang baik," ujarnya.

Kendati begitu, Hasto menegaskan, terkait koalisi partai-partai baru akan mengerucut setelah Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputeri mengumumkan nama capres yang akan diusung PDIP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Golkar Tidak Lagi Jadi Magnet Jika Bergabung dengan Koalisi Besar, Menurut Pengamat Politik

Golkar Tidak Lagi Jadi Magnet Jika Bergabung dengan Koalisi Besar, Menurut Pengamat Politik

| Senin, 17 April 2023 | 14:00 WIB

Sebut Capres PDIP jadi Kunci Konsolidasi Partai Koalisi Besar, PAN Amini Ucapan Hasto: Peta Politik Masih Dinamis

Sebut Capres PDIP jadi Kunci Konsolidasi Partai Koalisi Besar, PAN Amini Ucapan Hasto: Peta Politik Masih Dinamis

Kotak Suara | Senin, 17 April 2023 | 13:50 WIB

PDIP Gelar Pertemuan Tertutup, Megawati Tegaskan Keputusan Pencapresan Adalah Wewenangnya

PDIP Gelar Pertemuan Tertutup, Megawati Tegaskan Keputusan Pencapresan Adalah Wewenangnya

| Senin, 17 April 2023 | 13:00 WIB

Hasto Sebut Konsolidasi Koalisi Berjalan Usai PDIP Umumkan Capres, Golkar: Kita Tak Bergantung Pada Siapa Pun

Hasto Sebut Konsolidasi Koalisi Berjalan Usai PDIP Umumkan Capres, Golkar: Kita Tak Bergantung Pada Siapa Pun

News | Senin, 17 April 2023 | 12:56 WIB

Amien Rais Lebih Pilih Prabowo Ketimbang Ganjar di Pilpres 2024, Dianggap Berbahaya karena Penerus Rezim Jokowi

Amien Rais Lebih Pilih Prabowo Ketimbang Ganjar di Pilpres 2024, Dianggap Berbahaya karena Penerus Rezim Jokowi

| Senin, 17 April 2023 | 12:55 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB