Sederet Alasan Cak Imin Dinilai Layak Maju Jadi Capres atau Cawapres 2024

Agatha Vidya Nariswari

Senin, 08 Mei 2023 | 08:32 WIB
Sederet Alasan Cak Imin Dinilai Layak Maju Jadi Capres atau Cawapres 2024
Cak Imin (Instagram/@cakiminow)

Suara.com - Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Badan Persaudaraan Antariman (DPP Berani) Ardy Susanto menilai Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin layak maju menjadi capres atau cawapres pada Pilpres 2024 mendatang.

Menurutnya, Cak Imin juga pantas menjadi pendamping siapapun capres atau cawapres 2024, baik Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, maupun Airlangga Hartarto.

"Kami mendoakan Cak Imin agar bisa memimpin Indonesia, mau bersama siapa pun pasangannya," katanya, Minggu (7/5/2023).

Ia memberikan alasan mengapa Cak Imin pantas menjadi pemimpin 2024.

Pertama, Ardy mengatakan bahwa Cak Imin yang merupakan Ketum PKB memiliki kursi 10,09 persen di parlemen. Dari realitas ini, Cak Imin dinilai mungkin untuk berkoalisi dengan partai lain untuk maju di Pilpres.

Sesuai dengan Pasal 222 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu menyebutkan hanya parpol atau gabungan parpol yang memiliki minimal 20 persen kursi di DPR atau 25 persen suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya yang dapat mengajukan capres/cawapres.

"Artinya, Cak Imin sudah memiliki sebagian tiket untuk maju di Pilpres. Secara fakta politik, peluangnya ada karena yang mengusung pasangan capres-cawapres sesuai UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu adalah partai politik atau gabungan partai yang memenuhi presidential threshold," ujarnya.

Pada 2019, PKB memperoleh suara sebanyak 13,57 juta suara atau 9,69 persen suara sah nasional dengan jumlah anggota DPR RI sebanyak 58 orang atau 10,09 persen dari total 575 orang untuk periode 2019-2024.

Kedua, Cak Imin dinilai sebagai representasi nahdliyin dan santri sehingga cocok disandingkan dengan tokoh dari kalangan nasionalis, seperti Ganjar, Prabowo, atau Airlangga. Cak Imin juga dinilai mampu meraup suara dari NU.

baca juga

"Kemudian, Cak Imin tidak perlu diragukan komitmen kebangsaannya yang selalu menjaga PKB sebagai partai inklusif, terbuka untuk semua latar belakang, termasuk kader-kader non Muslim," lanjutnya.

Hal itu disampaikan Ardy pada acara deklarasi sekaligus pelantikan DPW Berani Provinsi Bali. Berani merupakan salah satu badan otonom dari PKB.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid atau Gus Jazil mendorong DPP Berani agar memastikan keberagamaan agama yang ada di Nusantara ini harus menjadi sumber persatuan.
Menurut Gus Jazil, perbedaan agama dan keyakinan sebagai sumber perpecahan.

"Kami di PKB juga berbagai macam agama. Nah, Berani dideklarasikan di Bali maka harus bisa menunjukkan kepada dunia, bahwa Bali bisa menjaga kerukunan dan perdamaian. Karena Bali ini adalah wajah Indonesia di mata dunia," pesan Gus Jazil. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Minta Jokowi Tidak Khawatir Saat Lengser, Singgung Kekuasaan Milik Rakyat

Anies Minta Jokowi Tidak Khawatir Saat Lengser, Singgung Kekuasaan Milik Rakyat

Linimasa | Senin, 08 Mei 2023 | 08:18 WIB

Singgung JIS Belum Dipakai, Anies Baswedan Malah Ingin Manfaatkan untuk Kampanye

Singgung JIS Belum Dipakai, Anies Baswedan Malah Ingin Manfaatkan untuk Kampanye

Denpasar | Senin, 08 Mei 2023 | 07:20 WIB

Ganjar Silaturahmi ke Ponpes Al Badri Jember, Ulama hingga Santri Berteriak: Ganjar Presiden 2024!

Ganjar Silaturahmi ke Ponpes Al Badri Jember, Ulama hingga Santri Berteriak: Ganjar Presiden 2024!

Kotak Suara | Senin, 08 Mei 2023 | 06:39 WIB

Anies Sebut Nama Cawapres yang Disodorkan Luhut ke Surya Paloh Tidak Penting!

Anies Sebut Nama Cawapres yang Disodorkan Luhut ke Surya Paloh Tidak Penting!

News | Senin, 08 Mei 2023 | 04:55 WIB

Harapan JK Minimal 3 Pasangan Capres-cawapres di Pemilu 2024: Kita Partainya Banyak

Harapan JK Minimal 3 Pasangan Capres-cawapres di Pemilu 2024: Kita Partainya Banyak

Video | Senin, 08 Mei 2023 | 07:00 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×