Kontroversi 3 Capres Musra: Noda di Karier Ganjar, Prabowo dan Airlangga Hartarto

Farah Nabilla | Suara.com

Senin, 15 Mei 2023 | 17:39 WIB
Kontroversi 3 Capres Musra: Noda di Karier Ganjar, Prabowo dan Airlangga Hartarto
Prabowo Subianto, Airlangga Hartarto dan Ganjar Pranowo (kolase)

Suara.com - Presiden Joko Widodo menerima tiga orang calon presiden (capres) dari hasil Musyawarah Rakyat (Musra) yang digelar di Istora Senayan, Minggu (25/5/23). Acara tersebut digelar oleh Musyawarah Rakyat Relawan Jokowi.
 
Budi Arie Setiadi selaku penanggung jawab Musra Relawan Jokowi menyampaikan tiga nama capres tersebut yakni Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Airlangga Hartarto. Ketiga nama tersebut diperoleh dari menyaring, menjaring, dan merekam suara aspirasi rakyat dari berbagai organ pendukung Jokowi di Indonesia.
 
Sementara itu, terdapat nama calon wakil presiden (cawapres) yang tersaring yakni Moeldoko, Mahfud MD, dan Arsyad Rasjid. Jokowi mengaku masih memilah nama-nama tersebut yang akan didukungnya berdasarkan Musra dan organisasi relawan.
 
Ketiga nama tersebut tak hanya memiliki prestasi, tapi juga kontroversi yang sempat muncul dalam karier politik mereka. Apa saja?
 
Ganjar Pranowo
 
Sebelum akhirnya dideklarasikan PDIP, Ganjar sudah disinggung sebagai kandidat calon presiden 2024 sejak Oktober 2022 oleh PSI. Terlebih berdasarkan hasil Survei Populi Center bulan Februari 2023, elektabilitas Ganjar tertinggi sebagai calon Presiden pada pemilu 2024.
 
Namun ia memiliki sederet kontroversi yakni pertama kasus korupsi E-KTP pada 2017. Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M. Nazaruddin bersaksi di Pengadilan Tipikor melihat Ganjar yang saat itu merupakan pejabat Wakil Ketua Komisi II DPR menerima uang atas proyek tersebut senilai US$500.000.

Namun, dalam tayangan Kick Andy, Ganjar mengklarifikasi bahwa ia tidak menerima uang sama sekali dalam kasus tersebut.
 
Berikutnya, Ganjar menerbitkan surat izin nomor 660.1/4/2017 tentang Penambangan PT Semen Indonesia di Rembang. Hal ini dilakukan atas tindak lanjut rekomendasi Komisi Penilai Amdal (KPA), tapi Ganjar justru mempersilakan pegiat lingkungan untuk mengajukan gugatan ke PTUN.
 
Kasus Tambang Wadas juga menyeret namanya. Wilayah desa itu justru dijadikan penambangan terbuka batu andesit untuk menjadi bahan baku pembangunan Bendungan Bener.

Bagi masyarakat, aksi ini merusak lingkungan tetapi Ganjar menyebut tidak memiliki kewenangan atas proyek penambangan tersebut. Ganjar menegaskan urusan tersebut merupakan ranah Kementerian PUPR karena untuk kebutuhan proyek strategis nasional.
 
Prabowo Subianto
 
Kontroversi Prabowo yang pertama yakni saat melontarkan pernyataan 'tampang Boyolali' pada seseorang. Pernyataan itu disampaikan saat bersafari politik di Boyolali, Jawa Tengah.

Prabowo menyoroti ketimpangan sosial dan mengatakan masyarakat Boyolali tak mungkin mampu menginap di hotel bintang lima karena tampang mereka adalah tampang Boyolali. Prabowo pun meminta maaf atas sikap tersebut melalui juru bicara kubunya Dahlil Anzar Simanjuntak.
 
Prabowo juga pernah mengatakan sembako dan uang suap adalah hak rakyat. Prabowo yakin uang suap itu sebenarnya uang haram yang berasal dari masyarakat Indonesia. Ujaran ini dinilai tak pantas oleh Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat karena tidak mencerdaskan dan menghina karena sulitnya masyarakat mendapatkan sembako dan beras.
 
Selain itu, Prabowo juga mengatakan karir pemuda dari lulus SD hingga SMA kemudian akan menjadi tukang ojek. Prabowo bercanda sambil menunjukkan meme yang menampilkan topi berlogo Tut Wuri Handayani dan di ujung gambar ada helm berwarna hijau yang menggambarkan pengemudi ojek online.
 
Airlangga Hartarto
 
Airlangga mendapat kritikan karena dianggap gagal melakukan sosialisasi UU Cipta Kerja, menjaga stabilitas harga pangan, atasi pengangguran, optimalisasi UMKM, menahan utang negara, dan lain sebagainya berkaitan dengan profesinya sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI.
 
Selain itu, Airlangga juga melanggar aturan Presiden Jokowi terkait larangan pejabat menggelar dan datang ke acara buka bersama pada Sabtu (25/3/23). Acara bukber tersebut juga merupakan pertemuan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan partai politik lainnya.

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelar Deklarasi di Batu Tulis Sehari Sebelum Lebaran, Marketing Megawati Dinilai Bikin Elektabilitas Ganjar Melejit

Gelar Deklarasi di Batu Tulis Sehari Sebelum Lebaran, Marketing Megawati Dinilai Bikin Elektabilitas Ganjar Melejit

News | Senin, 15 Mei 2023 | 17:26 WIB

Hasil Survei Capres: Airlangga Hartarto Harus Tahu Diri, Lawan Ridwan Kamil Saja Kalah!

Hasil Survei Capres: Airlangga Hartarto Harus Tahu Diri, Lawan Ridwan Kamil Saja Kalah!

| Senin, 15 Mei 2023 | 17:15 WIB

Belum Umumkan Dukungan Terhadap Capres, Bos Perindo: Bulan Juni

Belum Umumkan Dukungan Terhadap Capres, Bos Perindo: Bulan Juni

| Senin, 15 Mei 2023 | 16:54 WIB

Charta Politika: Elektabilitas Ganjar Jeblok Gegara Isu Piala Dunia U-20, Anies Tetap Tak Dapat Limpahan Keuntungan

Charta Politika: Elektabilitas Ganjar Jeblok Gegara Isu Piala Dunia U-20, Anies Tetap Tak Dapat Limpahan Keuntungan

News | Senin, 15 Mei 2023 | 16:57 WIB

Prabowo Tempel Ketat Ganjar Pranowo, Anies Tertinggal Jauh, Hasil Survei Charta Politika Mei 2023

Prabowo Tempel Ketat Ganjar Pranowo, Anies Tertinggal Jauh, Hasil Survei Charta Politika Mei 2023

| Senin, 15 Mei 2023 | 16:40 WIB

4 Bulan Lagi Ganjar Pranowo Lengser Jadi Gubernur Jateng, Taj Yasin Pilih Daftar DPD RI

4 Bulan Lagi Ganjar Pranowo Lengser Jadi Gubernur Jateng, Taj Yasin Pilih Daftar DPD RI

| Senin, 15 Mei 2023 | 16:31 WIB

Bergabung dengan Gerindra, Kang Dedi Mulyadi Siap Tempur untuk Menangkan Prabowo di Pilpres 2024

Bergabung dengan Gerindra, Kang Dedi Mulyadi Siap Tempur untuk Menangkan Prabowo di Pilpres 2024

| Senin, 15 Mei 2023 | 16:30 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB