Pro Kontra Isu MK akan Ubah Sistem Pemilu 2024: SBY Turun Gunung, Mahfud Beri Reaksi Keras

Ruth Meliana

Senin, 29 Mei 2023 | 11:29 WIB
Pro Kontra Isu MK akan Ubah Sistem Pemilu 2024: SBY Turun Gunung, Mahfud Beri Reaksi Keras
Mantan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). [Istimewa]

Suara.com - Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana membuat geger publik dengan pernyataannya. Ini setelah ia mengatakan kalau Mahkamah Konstitusi (MK) akan mengembalikan sistem proporsional tertutup jelang Pemilu 2024.

Kepada media, Denny Indrayana mengatakan kalau dirinya mendapatkan informasi tersebut dari sumber yang sangat dipercaya di internal MK. Menurutnya, keputusan itu akan diambil oleh MK, meski tidak disetujui oleh sembilan hakim MK yang berjumlah 9 orang, alias dissenting opinion.

Denny menambahkan, dampak dari pemberlakuan sistem proporsional tertutup pada Pmilu 2024 adalah masyarakat hanya bisa mencoblos gambar partai saya, persis seperti era Orde Baru.

Hal tersebut, kata Denny, akan membuka peluang Indonesia akan menjadi negara otoritarian dan koruptif. Pernyataan Denny Indrayana ini lantas menimbulkan pro dan kontra, sehingga sejumlah tokoh dan pejabat ikut mengomentarinya.

Seperti apa pro kontra yang muncul di publik akibat pernyataan pakar hukum tata negara itu? Simak ulasannya berikut ini.

Mahfud MD minta polisi turun tangan

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Kemanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menanggapi keras pernyataan Denny Indrayana.

Ia menyayangkan pernyataan itu yang seakan menunjukkan adanya kebocoran putusan MK mengenai sistem Pemilu. Mantan Ketua MK itu menyatakan, informasi yang dilontarkan Denny tersebut bisa menjadi preseden buruk.

Karena itulah, Mahfud meminta kepolisian menyelidiki informasi dari Denny Indrayana itu, yang menurutnya didapat dari sumber yang sangat dapat dipercaya, agar tidak menjadi fitnah.

baca juga

SBY turun gunung tanggapi Denny Indrayana

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat yang juga mantan Presiden ke-6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ikut menanggapi isu akan dikembalikannya sistem pemilu di Indonesia menjadi proporsional tertutup.

Menurut SBY, jika ada pengubahan system pemilu 2024 mendatang, maka dapat menimbulkan ‘chaos’ politik. Hal itu disebabkan, kini tahapan pemilu sudah berjalan, diantaranya daftar caleg sementara (DCS) yang baru saja dilakukan.

Pernyataan itu diungkapkan SBY melalui akun Twitternya pada Minggu (28/5/2023). Ia juga mempertanyakan urgensi dari pengubahan sistem Pemilu itu.

Jubir MK tanggapi pernyataan Denny Indrayana

Setelah isu pergantian sistem pemilu 2024 bergulir panas, Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya memberikan tanggapan mengenai hal tersebut.

Ketika dihubungi awak media, Juru Bicara Mahkamah Konstitusi Fakar Laksono mengaku belum mengetahui adanya informasi mengenai putusan MK soal perubahan sistem pemilu di Indonesia.

Fakar juga mengaku belum mengetahui menganai adanya dissenting opinion dari tiga hakim MK mengenai putusan tersebut.

Kader Partai Demokrat bela Denny Indrayana

Di tengah riuh kecaman dan tanggapan keras mengenai pernyataan Denny Indyarana, kader Partai Demokrat Jansen Sitindaon muncul dan membela mantan Wamenkumham itu. Dukungan itu ia ungkapkan melalui salah satu cuitannya di media sosial.

“Sebagai pihak terkait dalam perkara ini di MK, saya mendukung @dennyindrayana,” demikian kicau Jansen melalui akun Twitternya @jansen_jsp, dikutip Senin (29/5/2023).

Menurut dia, putusan MK itu sifatnya final dan mengikat. Tak ada lagi ada upaya hukum yang bisa dilakukan terhadap putusan MK.

Karena itulah, lanjut Jansen, jika perubahan sistem Pemilu itu dipersoalkan saat keluar putusan MK, maka tidak ada lagi gunanya.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanggapi Cuitan Denny Indrayana, Cak Imin: Putusan MK Belum Dibacakan tapi Sudah Bocor Duluan?

Tanggapi Cuitan Denny Indrayana, Cak Imin: Putusan MK Belum Dibacakan tapi Sudah Bocor Duluan?

News | Senin, 29 Mei 2023 | 11:24 WIB

PDIP Sambangi Markas PPP Siang Ini, Bahas Tim Pemenangan Ganjar di Pilpres 2024

PDIP Sambangi Markas PPP Siang Ini, Bahas Tim Pemenangan Ganjar di Pilpres 2024

Linimasa | Senin, 29 Mei 2023 | 11:23 WIB

Hari Ini, KPK Periksa Windy Idol Terkait Kasus Sekretaris MA Hasbi Hasan

Hari Ini, KPK Periksa Windy Idol Terkait Kasus Sekretaris MA Hasbi Hasan

News | Senin, 29 Mei 2023 | 11:11 WIB

Heboh Bocoran Putusan MK Soal Sistem Pemilu Tertutup, Anas Urbaningrum Pakai Analogi Derbi Manchester: Tetangga Berisik

Heboh Bocoran Putusan MK Soal Sistem Pemilu Tertutup, Anas Urbaningrum Pakai Analogi Derbi Manchester: Tetangga Berisik

Moots | Senin, 29 Mei 2023 | 10:41 WIB

Duh, Ngaku Takut Chaos, SBY 'Dibungkam' Anas Urbaningrum: Jangan Bikin Kegaduhan!

Duh, Ngaku Takut Chaos, SBY 'Dibungkam' Anas Urbaningrum: Jangan Bikin Kegaduhan!

Deli | Senin, 29 Mei 2023 | 09:35 WIB

CEK FAKTA: Terlibat Korupsi dan Penyuapan, SBY dan Surya Paloh Minta Ganjar Pranowo Ditangkap KPK

CEK FAKTA: Terlibat Korupsi dan Penyuapan, SBY dan Surya Paloh Minta Ganjar Pranowo Ditangkap KPK

Joglo | Senin, 29 Mei 2023 | 09:11 WIB

Terkini

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

News | Senin, 02 November 2026 | 22:29 WIB

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:26 WIB

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Bola | Senin, 02 November 2026 | 22:15 WIB

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:06 WIB

×