Ketika Cawe-cawe Jokowi Picu Bola Panas Isu Penjegalan Anies Baswedan

Ruth Meliana Suara.Com
Jum'at, 02 Juni 2023 | 14:09 WIB
Ketika Cawe-cawe Jokowi Picu Bola Panas Isu Penjegalan Anies Baswedan
Ilustrasi Jokowi, Anies, dan Surya Paloh.

Suara.com - Pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang akan cawe-cawe dalam Pilpres 2024 mendatang, berujung pada isu adanya penjegalan terhadap salah satu bakal calon presiden, Anies Baswedan.

Kekhawatiran itu diungkapkan langsung oleh Anies yang merupakan bakal capres dari Koalisi Perubahan Untuk Persatuan (Partai Demokrat, Partai Nasdem dan PKS).

Ketika ditemui awak media di Jakarta Selatan pada Selasa (30/5/2023) lalu, Anies mengungkapkan sejumlah kekhawatiran mengenai pernyataan Jokowi.

"Ada yang mengungkapkan kekhawatiran penjegalan, ada yang mengungkapkan kriminalisasi. Ada yang mengungkapkan kekhawatiran tentang tidak netralnya penyelenggaraan Pemilu," kata Anies saat ditemui wartawan di kawasan Jakarta Selatan.

“Ada kekhawatiran caleg-caleg yang mungkin dapat perlakuan tidak fair, partai-partai yang mendapat perlakuan tidak fair. Calon-calon presiden mendapat perlakuan tidak fair. Juga konsensi terjadinya kecurangan, yang semua itu dikhawatirkan," sambungnya.

Namun, kekhawatiran Anies langsung ditepis oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD. Ia menegaskan tidak ada upaya penjegalan yang dilakukan pemerintah, khususnya terkait pernyataan Jokowi akan cawe-cawe Pemilu 2024.

Menurut Mahfud, munculnya isu penjegalan hanyalah merupakan isu politik yang menjadi bagian dari kontestasi politik.

“Mungkin biar pendukungnya muncul atau mungkin biar yang milih sedikit, kenapa dijegal, karena ini. Ndak ada (penjegalan Anies)," kata Mahfud di Lapangan Pancasila, Ende, NTT, Kamis (1/6/2023).

Mahfud sambil menekankan kembali tak ada upaya penjegalan, turut mengingatkan poros koalisi parpol pendukung Anies agar kompak supaya tidak dijegal di internalnya sendiri.

Baca Juga: Anggap Jokowi Tak Tahu Terima Kasih Kepada Anies, Dokter Tifa: Padahal Diajari Pidato

PKS dan Demokrat tanggapi Mahfud MD

Penyataan Mahfud MD yang menyarankan agar koalisi pendukung Anies tidak saling jegal, ditanggapi oleh Partai Demokrat.

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani mengatakan, isu adanya upaya penjegalan terhadap Anies adalah nyata dan tidak muncul dari ruang hampa.

Menurut Kamhar, Koalisi Perubahan saat ini sangat solid dan tidak akan saling jegal. Alasannya, ketiga parpol dalam koalisi itu memiliki platform perjuangan yang sama.

Senada dengan Kamhar, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera juga menyatakan saat ini Koalisi Perubahan dalam kondisi yang sangat solid.

Ia lantas berterima kasih pada Mahfud MD karena telah memberikan masukan dan nasihat yang baik bagi koalisi yang diusung oleh Demokrat, NasDem dan PKS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI