Rekam Jejak AHY di Politik, Pilih Jadi Cawapres Anies atau Ganjar?

Farah Nabilla

Minggu, 11 Juni 2023 | 13:38 WIB
Rekam Jejak AHY di Politik, Pilih Jadi Cawapres Anies atau Ganjar?
AHY daftar caleg Partai Demokrat di KPU, Minggu (14/5/2023). (Suara.com/Rakha)

Suara.com - Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) merupakan salah satu sosok yang digadang-gadang maju sebagai calon wakil presiden (cawapres). Partainya bersama NasDem dan PKS membentuk Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang telah sepakat mengusung Anies Baswedan.

Namun, belakangan, ada kemungkinan AHY tak lagi ingin mendampingi Anies. Diantaranya, Demokrat yang akan meninggalkan KPP jika Anies tidak mendeklarasikan cawapres Juni ini. Lalu, rencana bertemu dengan Puan usai dirinya masuk bursa cawapres Ganjar. Berikut rekam jejaknya yang terangkum.

Dukung Anies

Partai Demokrat resmi mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) 2024. Hal ini disampaikan langsung oleh sang ketum, AHY, di depan mantan Gubernur DKI Jakarta itu. 

"Keputusan Majelis Tinggi Partai telah diambil tadi malam dan dikonfirmasi hari ini, langsung kepada beliau, Bapak Anies Baswedan, sebagai calon presiden yang akan kami (Demokrat) usung bersama," kata AHY mepada wartawan, Kamis (2/3/2023).

AHY juga diusung oleh Partai Demokrat untuk maju sebagai cawapres Anies. Ketika ditanya mengenai hal ini, AHY mengaku akan menyerahkan keputusan soal calon pendamping itu kepada Anies. Sebab, katanya, Anies memiliki hak penuh.

Demokrat Disebut akan Tinggalkan Koalisi

Demokrat meminta agar deklarasi cawapres Anies dilakukan pada Juni ini dengan dalih Pemilu 2024 yang tak lama lagi. Sementara itu, NasDem memiliki perbedaan pendapat. Menurut mereka, pengumuman tersebut, jangan terburu-buru, karena perlu ada pertimbangan yang matang.

Menanggapi desakan itu, Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai NasDem Ahmad Ali pun menuduh Demokrat sedang mengancam akan keluar dari koalisi jika bukan AHY yang menjadi cawapres. Tudingan ini ia berikan karena tak pernah melihat partai tersebut mensosialisasikan Anies.

baca juga

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal PKS Aboe Bakar Al Habsy mengatakan  tidak ada pemaksaan dalam KPP. Menurutnya, usulan Demokrat itu ada benarnya karena PKS juga berharap pengumuman soal cawapres Anies tersebut dapat segera dipercepat sesuai situasi politik sekarang ini.

Tetap Komitmen dengan Anies

AHY sendiri tak menampik jika ada beberapa pihak yang berharap KPP bubar sebelum pengumuman pasangan calon. Meski begitu, ia memastikan hingga saat ini koalisi tersebut masih berkomitmen untuk mengusung Anies sebagai capres.

Partai Demokrat, kata AHY, memang memberikan tenggat waktu kepada Anies agar mengumumkan cawapres pada Juni ini. Namun, ia juga mengaku tidak akan memaksa Anies dan tak terpikirkan untuk meninggalkan mantan Gubernur DKI Jakarta apabila nantinya bukan ia yang dipilih.

Masuk Bursa Cawapres Ganjar

AHY kembali menjadi sorotan usai namanya masuk daftar bursa calon wakil presiden (cawapres) Ganjar Pranowo. Banyak yang tak menyangka dengan pernyataan ini. Adapun hal itu dibocorkan oleh Ketua DPP PDIP Puan Maharani beberapa waktu lalu.

Dalam pernyataannya, Puan juga menyebut sejumlah tokoh lain, seperti Menko Polhukam Mahfud MD hingga Menteri BUMN Erick Thohir. Nama-nama itu, katanya, memiliki kelebihan masing-masing, namun masih dipertimbangkan oleh PDIP.

"Pencawapresan, nama kan ada sepuluh. Kalau boleh saya sebut yang ada di media, Pak Mahfud, Pak Erick Thohir, Pak Ridwan Kamil, Pak Sandiaga Uno. Kemudian ada Pak AHY ya? Pak Airlangga kan?" ujar Puan Maharani di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (6/6/2023).

"Nama-nama itu termasuk dalam peta yang ada di PDI Perjuangan, semuanya tentu punya kelebihan-kelebihan yang nantinya akan dipertimbangkan. Apakah itu bisa bekerja sama dengan calon presiden dari PDI Perjuangan, sesuai dengan visi-misi, cita-cita, dan lain sebagainya," lanjutnya.

Bakal Bertemu dengan Puan

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan ada rencana pertemuan antara AHY dengan Puan terkait tawaran kerja sama. Dikatakan oleh Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky, saat keduanya bertemu nanti, dipastikan tidak akan hanya membahas soal Pilpres 2024.

"Rencana pertemuan dan tawaran kerja sama (dengan PDIP) tersebut, tidak sekadar membicarakan kontestasi Pilpres 2024. Tetapi lebih dari itu, dapat berdiskusi tentang berbagai permasalahan bangsa, demi terwujudnya Indonesia yang bersatu, maju, adil, demokratis, dan sejahtera," ujar Teuku Riefky dalam keterangan tertulisnya, Minggu (11/6/2023).

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun mengklaim bahwa AHY sudah menanggapi pertemuan tersebut. Dikatakannya, janji temu yang berangkat dari niat baik pasti memiliki tujuan demikian. Misalnya saja, akan membahas soal masalah bangsa.

“Pertemuan yang berangkat dari niat baik, tujuan baik, membahas masalah-masalah bangsa ada gunanya,” kata SBY di Jakarta, Minggu (11/6/2023).

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Soal Capres-Cawapres, Demokrat Harap Pertemuan AHY dan Puan Tinggalkan Politik Baper

Bukan Soal Capres-Cawapres, Demokrat Harap Pertemuan AHY dan Puan Tinggalkan Politik Baper

News | Minggu, 11 Juni 2023 | 11:55 WIB

Rencana Pertemuan Demokrat dan PDIP, SBY Sebut AHY Telah Merespons Ajakan Puan

Rencana Pertemuan Demokrat dan PDIP, SBY Sebut AHY Telah Merespons Ajakan Puan

News | Minggu, 11 Juni 2023 | 10:36 WIB

CEK FAKTA: NU Solid, Maruf Amin dan Yenny Wahid Restui Mahfud MD Jadi Cawapres Anies

CEK FAKTA: NU Solid, Maruf Amin dan Yenny Wahid Restui Mahfud MD Jadi Cawapres Anies

Sumatera | Minggu, 11 Juni 2023 | 10:14 WIB

Pertemuan PDI Perjuangan dan Partai Demokrat Bakal Hangat Usai Redup 20 Tahun Terakhir

Pertemuan PDI Perjuangan dan Partai Demokrat Bakal Hangat Usai Redup 20 Tahun Terakhir

Serang | Minggu, 11 Juni 2023 | 10:10 WIB

Ingin Kejelasan Cawapres Anies Baswedan, Ultimatum Andi Arief Disorot Tajam: Penyelundupan Ambisi Politik AHY

Ingin Kejelasan Cawapres Anies Baswedan, Ultimatum Andi Arief Disorot Tajam: Penyelundupan Ambisi Politik AHY

Liberte | Minggu, 11 Juni 2023 | 09:25 WIB

Pertama Sejak 20 Tahun Terakhir, PDIP-Demokrat Buka Komunikasi Bertemu Lewat Puan dan AHY

Pertama Sejak 20 Tahun Terakhir, PDIP-Demokrat Buka Komunikasi Bertemu Lewat Puan dan AHY

News | Minggu, 11 Juni 2023 | 09:07 WIB

Terkini

Arab Saudi Luncurkan 450 Serangan Udara ke Houthi, 7 Wilayah Yaman Hancur

Arab Saudi Luncurkan 450 Serangan Udara ke Houthi, 7 Wilayah Yaman Hancur

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:47 WIB

4 Moisturizer Fungal Acne Safe yang Tidak Memicu Bruntusan

4 Moisturizer Fungal Acne Safe yang Tidak Memicu Bruntusan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:45 WIB

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:43 WIB

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:37 WIB

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:36 WIB

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:26 WIB

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

×