5 Jejak Kontroversi Cak Imin Jelang Pilpres 2024

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 03 September 2023 | 15:04 WIB
5 Jejak Kontroversi Cak Imin Jelang Pilpres 2024
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. [YouTube]

Suara.com - Manuver politik yang dilakukan beberapa tokoh terus menuai perhatian publik, lantaran dinilai cukup kontroversial. Terbaru, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin santer dikabarkan merapat ke kubu Prabowo Subianto. Sekilas mengenai 5 jejak kontroversi Cak Imin, bisa Anda cermati di artikel singkat ini.

Menjadi salah satu tokoh yang menonjol di dunia perpolitikan dan memegang peran besar pada salah satu parti paling berpengaruh di Indonesia, sosoknya ternyata tidak lepas dari kontroversi yang gagasan yang mengagetkan publik.

Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.

Dugaan Terlibat Skandal Meikarta

Pada tahun 2018 lalu, namanya muncul dalam penyelidikan kasus Meikarta. Kasus dengan nilai yang sangat besar ini membawa Cak Imin sebagai saksi yang diperiksa oleh KPK, akibat diduga menerima uang suap dari bos PT. Lippo Group, James, Riady.

Namun demikian hingga saat ini sosoknya masih malang melintang menjadi Wakil Ketua DPR RI, yang artinya kasus tersebut hingga sekarang tidak terbukti melibatkan nama Cak Imin sebagai salah satu orang penerima suap.

Usulan Penundaan Pemilu 2024

Mengaku mendapat aspirasi dari pelaku UMKM, Cak Imin juga turut mengusulkan penundaan Pemilu 2024 yang sejatinya akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Hal ini menjadi kontroversial sebab Cak Imin juga diduga memanfaatkan waktu yang ada untuk menaikkan elektabilitasnya sebagai tokoh politik.

Isu penundaan Pemilu 2024 sendiri akhirnya secara resmi ‘ditutup’ setelah KPU merilis jadwal Pemilihan Umum 2024 yang akan diawali dalam waktu dekat ini.

Mengajukan Diri sebagai Capres

Beberapa waktu lalu Cak Imin mengajukan diri sebagai calon presiden ketika akan bergabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB. Partai yang masuk dalam KIB sendiri antara lain adalah Golkar, PAN, dan PPP.

Namun tidak lama setelah ia mengutarakan syarat ini, hal tersebut ditolak oleh ketiga ketua umum partai politik yang sudah ada sebelumnya. Hal ini dinilai tidak masuk akal, karena koalisi tersebut dikabarkan telah memiliki nama calon sendiri.

Koalisi Semut Merah

Setelah syarat yang diajukan ditolak, ia kemudian menginisiasi pembentukan koalisi baru dengan nama Koalisi Semut Merah. Koalisi ini akan mengangkat nama yang cukup besar di Indonesia sebagai capres dan cawapres, yakni Muhaimin Iskandar dan Sri Mulyani.

Namun kasak-kusuk ini tidak berlangsung lama, karena kemudian manuver politik terbarunya mengindikasikan ada langkah besar yang diambil oleh salah satu pimpinan partai tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Elektabilitas AHY Jika Dipasangkan Prabowo atau Ganjar Pranowo

Elektabilitas AHY Jika Dipasangkan Prabowo atau Ganjar Pranowo

Kotak Suara | Minggu, 03 September 2023 | 14:56 WIB

Deklarasi Cak Imin, Surya Paloh: Selamat Tinggal Politik Cebong dan Kampret

Deklarasi Cak Imin, Surya Paloh: Selamat Tinggal Politik Cebong dan Kampret

Your Say | Minggu, 03 September 2023 | 14:55 WIB

Momen Pendukung Ganjar Bernyanyi di Depan Hotel Tempat Deklarasi Anies-Cak Imin

Momen Pendukung Ganjar Bernyanyi di Depan Hotel Tempat Deklarasi Anies-Cak Imin

Video | Minggu, 03 September 2023 | 14:15 WIB

PAN Janji Utamakan Etika Politik Saat Usulkan Cawapres, Sindir PKB?

PAN Janji Utamakan Etika Politik Saat Usulkan Cawapres, Sindir PKB?

Kotak Suara | Minggu, 03 September 2023 | 13:50 WIB

Sehari Pasca Deklarasi, Cak Imin Unggah Foto Bareng Anies dan Minta Dukungan di Sosmed

Sehari Pasca Deklarasi, Cak Imin Unggah Foto Bareng Anies dan Minta Dukungan di Sosmed

News | Minggu, 03 September 2023 | 13:48 WIB

Fantastis! Ini Sumber dan Harta Kekayaan Surya Paloh: Otak di Balik Duet Anies-Cak Imin

Fantastis! Ini Sumber dan Harta Kekayaan Surya Paloh: Otak di Balik Duet Anies-Cak Imin

News | Minggu, 03 September 2023 | 13:43 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB