Sejarah Perseteruan SBY vs Surya Paloh: Kini Pecah Lagi Usai Anies Membelot

Ruth Meliana | Suara.com

Kamis, 07 September 2023 | 11:17 WIB
Sejarah Perseteruan SBY vs Surya Paloh: Kini Pecah Lagi Usai Anies Membelot
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha]

Suara.com - Perseteruan Partai NasDem dan Demokrat kian memanas. Hal ini disebabkan karena Demokrat merasa telah dikhianati NasDem yang mendadak mendeklarasikan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai cawapres Anies Baswedan.

Padahal, sebelumnya diyakini Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang akan menjadi bakal cawapres Anies.

Sedangkan Cak Imin bersama PKB sebelumnya tidak tergabung di koalisi Anies, melainkan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIRR) bersama tiga partai lainnya, yakni Partai Gerindra, Partai Golkar dan PAN.

Deklarasi NasDem secara sepihak ini pun mendapat kritikan pedas dari Demokrat. Baik AHY dan sang ayah, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sama-sama mengungkapkan rasa kecewa dan marah.

"Kami marah dan kecewa bukan karena Ketumnya yang tidak menjadi cawapres, tetapi karena perjuangan Partai Demokrat telah dilukai oleh mereka (NasDem) yang tidak jujur serta telah melanggar komitmen dan persahabatan," ungkap AHY dalam keteranga persnya pada Senin (4/9/2023),

Walau begitu, AHY telah meminta pihaknya untuk move on dan membuka lembaran baru usai dikhianati Nasdem. 

Kisruh antara NasDem dan Demokrat rupanya bukan pertama kali ini terjadi. Ketegangan kedua belah pihak partai ini sudah terjadi sejak SBY masih menjadi Ketua Umum Demokrat.

Lalu, seperti apa sejarah kisruh Nasdem dan Demokrat ini? Simak inilah selengkapnya.

Kisruh antara NasDem dan Demokrat terjadi ketika Surya Paloh masih bersekutu dengan SBY. Ketegangan keduanya bermula ketika SBY mencalonkan diri sebagai capres pada Pilpres 2004.

Kala itu SBY sempat menawarkan Surya Paloh untuk memegang jabatan sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) dan Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres).

Namun syaratnya, Paloh harus membawa dukungan besar dari media-media untuk mendukung SBY. Di sisi lain, Paloh juga mengajukan syarat kepada SBY untuk menjalankan program restorasi.

Kenyataannya saat terpilih sebagai Presiden periode 2004-2009, SBY tidak menjalankan program yang diajukan Surya Paloh. Hal ini membuat Surya Paloh kecewa dan memilih menjauh dari Presiden RI ke-6 tersebut.

Ketegangan keduanya kembali terlihat pada Pilpres 2009. Saat itu, Paloh yang masih bergabung dengan Golkar malah mendukung penuh pasangan capres-cawapres Jusuf Kalla dan Wiranto, ketimbang SBY dan Boediono.

Pada akhirnya, Paloh tetap tidak ingin lagi berurusan dengan SBY, meski nama terakhir kembali terpilih sebagai presiden untuk periode kedua.

Sejak Partai NasDem terbentuk pada tahun 2011, hubungan Paloh dan SBY juga semakin renggang. Dua periode Pilpres tahun 2014 dan 2019, Paloh selalu membawa NasDem untuk mendukung Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga NU di PKB Disebut Tak Solid Dukung Anies-Cak Imin, Apa Pemicunya?

Warga NU di PKB Disebut Tak Solid Dukung Anies-Cak Imin, Apa Pemicunya?

News | Kamis, 07 September 2023 | 10:51 WIB

Jalan Sehat Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di Kota Makassar, Target 500 Ribu Orang

Jalan Sehat Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di Kota Makassar, Target 500 Ribu Orang

Sulsel | Kamis, 07 September 2023 | 09:53 WIB

Survei Lembaga Internasional Ipsos: Elektabilitas Ganjar 40,12 Persen, Prabowo 37,21 Persen, Anies 22,67 Persen

Survei Lembaga Internasional Ipsos: Elektabilitas Ganjar 40,12 Persen, Prabowo 37,21 Persen, Anies 22,67 Persen

Kotak Suara | Kamis, 07 September 2023 | 09:42 WIB

Hasil Survei LSI, Warga NU Lampung Cenderung Pilih 2 Tokoh Ini Sebagai Presiden

Hasil Survei LSI, Warga NU Lampung Cenderung Pilih 2 Tokoh Ini Sebagai Presiden

Lampung | Kamis, 07 September 2023 | 09:42 WIB

NasDem Buka Suara soal Foto Anies Bareng JK dan Kubu Prabowo

NasDem Buka Suara soal Foto Anies Bareng JK dan Kubu Prabowo

News | Rabu, 06 September 2023 | 22:00 WIB

Waketum NasDem: Nggak Pas Kalau Ada Partai Lain Klaim Nama Perubahan Miliknya

Waketum NasDem: Nggak Pas Kalau Ada Partai Lain Klaim Nama Perubahan Miliknya

News | Rabu, 06 September 2023 | 20:23 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB