Ditanya Abdul Mu'ti Soal Pos Menteri Pendidikan untuk Muhammadiyah, Begini Jawaban Prabowo

Ria Rizki Nirmala Sari, Novian Ardiansyah

Jum'at, 24 November 2023 | 13:04 WIB
Ditanya Abdul Mu'ti Soal Pos Menteri Pendidikan untuk Muhammadiyah, Begini Jawaban Prabowo
Calon presiden (capres) Prabowo Subianto saat menghadiri acara Dialog Terbuka Muhammadiyah Bersama Calon Pemimpin Bangsa di Kampus Univeristas Muhammadiyah Surabaya, Jumat (24/11/2023). (Tangkap Layar)

Suara.com - Calon presiden (capres) Prabowo Subianto tidak memastikan pos Menteri Pendidikan diberikan untuk tokoh dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah semisal terpilih menjadi presiden nantinya.

Hal ini terjawab ketika Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti melempar pertanyaan kepada Prabowo.

Mulanya, Abdul menanyakan perihal pernyataan Prabowo ketika keduanya bertemu di Jakarta. Pernyataan itu seputar pos Menteri Pendidikan akan diberikan kepada Muhammadiyah apabila Prabowo menjadi presiden.

Adapun pertanyaan itu disampaikan Abdul di akhir sesi dialog Dialog Terbuka Muhammadiyah Bersama Calon Pemimpin Bangsa di Kampus Univeristas Muhammadiyah Surabaya.

"Saya ada satu pertanyaan saja, tapi dari saya ini. Pertanyaannya, waktu saya ketemu Bapak di Jakarta, Bapak menyampaikan kalau nanti Menteri Pendidikan itu akan diberikan ke Muhammadiyah, apakah itu masih berlaku?" tanya Abdul kepada Prabowo, Jumat (24/11/2023).

Menanggapi pertanyaan Abdul, Prabowo tidak spesifik menjanjikan pos Menteri Pendidikan untuk Muhammdiyah.

Janji Prabowo adalah mengisi kabinet menteri dengan putra dan putri terbaik bangsa.

"Saya berjanji bahwa nanti menteri-menteri kabinet adalah putra-putra dan putri-putri terbaik bangsa Indonesia. Insyaallah Muhammadiyah akan memberi putra atau putri terbaik, insyaallah," tutur Prabowo.

Mendengar jawaban Prabowo, Abdul kembali menanyakan lebih lanjut perihal pertanyaan sebelumnya.

baca juga

"Tidak Menteri Pendidikan, Muhammdiyah, Pak?" tanya Abdul kepada Prabowo.

"Insyaallah Muhammadiyah akan memberi putra atau putri terbaik untuk jabatan yang penting untuk Republik Indonesia," kata Prabowo.

"Terima kasih, terima kasih Pak," kata Abdul.

Prabowo Minta Maaf

Capres Prabowo Subianto di acara yang digelar Muhammadiyah. (tangkapan layar/ist)
Capres Prabowo Subianto di acara yang digelar Muhammadiyah. (tangkapan layar/ist)

Prabowo meminta maaf atas absennya Gibran Rakabuming Raka di acara Dialog Terbuka Muhammadiyah Bersama Calon Pemimpin Bangsa di Kampus Univeristas Muhammadiyah Surabaya.

Prabowo sekaligus menyampaikan alasan ketidakhadiran Gibran.

"Hari ini saya minta maaf, saudara Gibran Rakabuming Raka tidak bisa hadir karena justru ada acara lain yang bersamaan waktunya di Jawa Timur juga, tapi yang menyelenggarakan adalah Nahdlatul Ulama," kata Prabowo mengawali pidatonya, Jumat (24/11/2023).

"Jadi negara ini kalau Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah sudah mantap, negara mantap, kira-kira begitu," sambung Prabowo.

Prabowo kembali meminta maaf di hadapan kalangan Muhammadiyah yang hadir di Auditorium At Tauhid Tower, Universitas Muhammadiyah Surabaya.

"Jadi saya minta maaf Mas Gibran tadi. Setiap saat saudara-saudara ingin dialog, saya kira Mas Gibran pasti mau jumpa dengan saudara-saudara sekalian," kata Prabowo.

Gibran tidak ikut mendampingi Prabowo yang hadir dalam Dialog Terbuka Muhammadiyah Bersama Calon Pemimpin Bangsa di Kampus Univeristas Muhammadiyah Surabaya. Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran menyampaikan alasannya.

Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid mengatakan ketidakhadiran Gibran lantaran ada acara lain. Nusron menegaskan antara Prabow dan Gibran berbagi tugas untuk menghadiri dua acara penting berbeda secara bersamaan pada hari ini.

Gibran diketahui akan hadir pada acara PP Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Mojokerto, Jawa Timur.

“NU dan Muhammadiyah adalah komponen penting dalam lanskap Islam rahmatan lil alamin di Indonesia, sehingga tidak mungkin dinafikan satu sama lain. Oleh karena itu Prabowo dan Gibran berbagi tugas,” kata Nusron dalam keterangannya, Jumat (24/11/2023).

Prabowo dan Gibran, kata Nusron, memang harus melakukan pembagian tugas. Pasalnya dua agenda hari ini sama pentingnya.

“Mohon maaf kepada masyarakat yang ingin keduanya hadir bersamaan, tetapi bagi kami dua acara ini sama pentingnya dan pembagian tugas ini adalah jalan tengahnya,” kata Nusron.

Sebelumna, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengabarkan lebih dulu terkait ketidakhadiran Gibran. Kabar itu ia sampaikan melalui akun X miliknya.

“Saya mendapat informasi dari Mas Nusron Wahid sore ini. Mas @gibran_tweet tidak bisa menghadiri undangan Dialog Publik PP. Muhammadiyah dengan Capres-cawapres di @umsby, Jumat 24 November pukul 09.00-11.00. Dialog hanya akan dihadiri oleh Pak @prabowo," tulisnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Minta Maaf Karena Absennya Gibran di Dialog Bareng Muhammadiyah

Prabowo Minta Maaf Karena Absennya Gibran di Dialog Bareng Muhammadiyah

Kotak Suara | Jum'at, 24 November 2023 | 12:33 WIB

Temui Romo Franz Magnis, Ganjar Bahas Moral Bangsa hingga Rakyat Kecil yang Suaranya Tak Didengar

Temui Romo Franz Magnis, Ganjar Bahas Moral Bangsa hingga Rakyat Kecil yang Suaranya Tak Didengar

Kotak Suara | Jum'at, 24 November 2023 | 12:23 WIB

Gibran Tak Mau Datang, Arti Tanda Anggota Kehormatan Muhammadiyah Ternyata Nyindir Banget

Gibran Tak Mau Datang, Arti Tanda Anggota Kehormatan Muhammadiyah Ternyata Nyindir Banget

Kotak Suara | Jum'at, 24 November 2023 | 11:11 WIB

Dalih Bagi Tugas, Gibran Absen Dampingi Prabowo di Acara Muhammadiyah Hari Ini

Dalih Bagi Tugas, Gibran Absen Dampingi Prabowo di Acara Muhammadiyah Hari Ini

Kotak Suara | Jum'at, 24 November 2023 | 10:57 WIB

Usai Datangi JK, Kini Ganjar Senyum Semringah Temui Boediono di Menteng

Usai Datangi JK, Kini Ganjar Senyum Semringah Temui Boediono di Menteng

Kotak Suara | Jum'at, 24 November 2023 | 10:50 WIB

Terkini

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 21:32 WIB

×