Cara Hacker Curi 252 juta Data DPT dari Website KPU

M Nurhadi Suara.Com
Rabu, 29 November 2023 | 12:08 WIB
Cara Hacker Curi 252 juta Data DPT dari Website KPU
Ilustrasi Hacker di Dunia (Unsplash/Hacker)

Suara.com - Peretas, -yang belum diketahui bekerja secara individu atau kelompok- menggunakan nama alias Jimbo mengaku telah menjual data 252 juta daftar pemilih tetap (DPT) dari website KPU.

Cara yang digunakan hacker tersebut tidak dirincikan secara langsung. Namun, menurut ahli keamanan siber, hacker itu menggunakan metode phishing.

Disampaikan oleh Ketua Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC, Pratama Persadha, metode lain yang mungkin digunakan pelaku untuk mencuri data KPU adalah social engineering dan injeksi malware.

"Dalam tangkapan layar lain yang dibagikan oleh Jimbo, terlihat halaman situs web KPU yang kemungkinan berasal dari halaman dasbor pengguna," kata dia dalam keterangan resminya, dikutip pada Rabu (29/11/2023).

"Dengan adanya tangkapan layar tersebut, kemungkinan besar Jimbo berhasil mendapatkan akses login dengan peran admin KPU dari domain sidalih.kpu.go.id menggunakan metode phishing, social engineering, atau melalui malware," sambungnya.

CISSREC melaporkan bahwa Jimbo berusaha menjual data KPU sekitar 204 juta warga Indonesia dengan harga US$74 ribu atau sekitar Rp 1,2 miliar.

Jimbo membagikan 500 data contoh di situs darkweb Breachforums. Akun tersebut juga mengunggah beberapa tangkapan layar dari situs web Cek DPT Online milik KPU untuk memverifikasi data yang diperoleh.

"Jimbo juga menyatakan dalam postingan di forum tersebut bahwa dari data 252 juta yang berhasil diperolehnya, terdapat beberapa data yang terduplikasi. Setelah dilakukan penyaringan, terdapat 204.807.203 data unik, jumlah ini hampir sama dengan jumlah pemilih dalam DPT Tetap KPU yang berjumlah 204.807.222 pemilih dari 514 kabupaten/kota di Indonesia serta 128 negara perwakilan," tulis Ketua Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC, Pratama Persadha.

Data tersebut termasuk Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor Kartu Keluarga, nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP), nomor paspor untuk pemilih di luar negeri, nama lengkap, jenis kelamin, tanggal dan tempat lahir, status pernikahan, alamat lengkap, RT, RW, kode kelurahan, kecamatan, dan kabupaten, serta kode Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Baca Juga: Siapkan Topik Debat Pilpres 2024, KPU Undang Akademisi hingga Jurnalis

KPU memverifikasi data dari sampel yang diberikan oleh Jimbo. Hasilnya, data yang dikeluarkan dari situs web Cek DPT Online sama persis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI