Ogah Debat Capres-cawapres Disamakan Kayak Cerdas Cermat, KPU Cari Metode yang Pas dan Tepat

Rabu, 29 November 2023 | 12:56 WIB
Ogah Debat Capres-cawapres Disamakan Kayak Cerdas Cermat, KPU Cari Metode yang Pas dan Tepat
Ketua KPU Hasyim Asy'ari saat berada di Kantor KPU. (Suara.com/Dea)

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menanggapi kritik dan masukan dari berbagai pihak yang menyebut debat calon presiden dan calon wakil presiden (capres dan cawapres) seperti cerdas cermat.

Ketua KPU Hasyim Asy'ari kemudian menyatakan butuh masukan dari semua pihak agar agar situasi dalam debat capres dan cawapres nantinya memiliki metode yang tepat dan sesuai sehingga lebih hidup.

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam sambutan rapat koordinasi dengan sejumlah pihak di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat pada Rabu (29/11/2023).

"Mohon bantuan bapak ibu untuk memberikan masukan kepada kami tentang metode yang pas, yang tepat, yang kemudian debatnya seringkali kan dikritik debatnya kayak cerdas cermat," katanya.

Selain itu, ia berharap topik perbincangan dalam debat capres-cawapres nantinya bisa berjalan hidup dengan topik-topik yang realistis.

"Kira-kira yang realistis dan juga sustainability atau keberlanjutan dan tentu saja kontekstual karena ada situasi geopolitik regional, geoolitik global, yang itu akan berpengaruh pada situasi lokal," ujar Hasyim.

KPU sebelumnya mengatakan memanggil sejumlah pihak untuk mengikuti rapat koordinasi dengan agenda pembahasan mekanisme debat capres dan cawapres.

"Rencananya pagi hari akan mengundang sejumlah orang yang kami anggap paham dan tahu tentang mekanisme debat capres cawapres. Ada dari kalangan akademisi, pemerintah, jurnalis atau media dan juga ada teman-teman dari NGO atau masyarakat sipil," kata Hasyim dalam konferensi pers di Kantor KPU, Selasa (28/11/2023).

Dia menjelaskan ada dua hal yang akan dibahas dalam pertemuan itu yakni tema debat dan metode pelaksanaannya.

Baca Juga: Klaim Mengusung Gagasan, Anies Minta KPU Segera Umumkan Jadwal Debat Capres-Cawapres

Selanjutnya, kata Hasyim, pertemuan akan dilanjutkan dengan para tim dari capres dan cawapres untuk membahas hasil pertemuan sebelumnya.

"Sorenya, kami akan mengundang tim paslon membahas kampanye metode debat tersebut, untuk menyampaikan perkembangan diskusi pagi hari soal topik dan metode kami sampaikam ke tim paslon dan kami ambil kesepakatan-kesepakatan tentang rincian atau detail dari topik yang dijadikan bahan debat demikian juga metodenya, rencana, usulan siapa saja panelis yang dianggap ahli atau mumpuni di bidang tersebut," tutur Hasyim.

Ia berharap dengan adanya rapat koordinasi tersebut pasangan capres dan cawapres bisa memahami mekanisme debat. Sehingga KPU akan menyusun pertanyaan berdasarkan topik-topik yang sudah disepakati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI