Ganjar Pranowo Kampanye di Palu: Korupsi Harus Disikat!

Senin, 04 Desember 2023 | 19:21 WIB
Ganjar Pranowo Kampanye di Palu: Korupsi Harus Disikat!
Calon presiden RI nomor urut 3, Ganjar Pranowo kampanye di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (4/12/2023). [Dok. Tim media Ganjar-Mahfud]

Suara.com - Calon presiden RI nomor urut 3, Ganjar Pranowo menegaskan bahwa pemberantasan korupsi menjadi salah satu prioritas visi misinya bersama Mahfud MD di Pilpres 2024.

Hal itu disampaikannya saat bertemu Tim Pemenangan Daerah (TPD), caleg partai pengusung dan relawan Ganjar-Mahfud di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (4/12/2023).

"Pemberantasan korupsi menjadi visi misi saya dengan Pak Mahfud. Korupsi harus disikat," kata Ganjar.

Ia mengaku selama menjabat Gubernur Jawa Tengah mengitikadkan dirinya sebagai pemimpin yang tidak korupsi dan tidak menipu.

"Mboten korupsi, mboten menipu,” ujarnya.

Kendati begitu, ia menyadari memberantas korupsi bukanlah hal yang mudah. Ia menceritakan pengalamannya ketika ada seorang pegawai mencoba menyuapnya. Padahal dalam beberapa kesempatan ia selalu menegaskan agar jangan korupsi.

“Sejak hari ini tidak ada lagi korupsi, tidak ada lagi gratifikasi, tidak ada lagi sogok-menyogok,” tutur Ganjar.

“Bung, Anda bawa pulang ini, kasihkan kepada istri anak Anda, kalau tidak, kembalikan ke saya, saya laporkan ke KPK sebagai gratifikasi,” sambungnya.

Atas dasar rentetan kejadian itulah, ia menilai penegakkan hukum di Indonesia belum banyak berubah. Inilah yang menjadi alasan kuat kenapa Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Sukarnoputri memilih Mahfud MD dipasangkan dengannya, lantaran Mahfud berpengalaman di bidang hukum.

Baca Juga: Muslim AS Kampanye Anti Joe Biden Jelang Pemilu 2024, Buntut Dukung Israel Perangi Hamas Palestina

Untuk menangani perilaku korupsi, Ganjar bersama Mahfud bersepakat bahwa pendidikan karakter dan wawasan budi pekerti di dunia pendidikan sangatlah penting yang selama ini kurang mendapat perhatian serius. Lembaga pendidikan bukan semata mendesain siswa-siswanya menjadi pekerja.

“Jika guru yang mengajarkan karakter itu jujur berintegritas, siswanya belajar untuk kemudian punya integritas. Di saat para siswa kembali ke masyarakat, mereka tidak akan korupsi,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI