Blusukan ke Pasar di Serang, Siti Atikoh Ganjar Temukan Harga Cabai Masih Pedas!

Senin, 11 Desember 2023 | 13:06 WIB
Blusukan ke Pasar di Serang, Siti Atikoh Ganjar Temukan Harga Cabai Masih Pedas!
Istri calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo, Siti Atikoh, melakukan blusukan di Pasar Rau Kota Serang, Banten, Senin (11/12/2023). (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Istri calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Supriyanti melakukan blusukan ke Pasar Rau, Kota Serang, Banten, Senin (11/12/2023). Atikoh coba mengecek harga sejumlah bahan pokok salah satunya harga cabai.

Berdasarkan pantauan Suara.com, Atikoh tiba melakukan blusukan di Pasar Rau mulai pukul 07.50 WIB.

Ia langsung mendatangi penjual-penjual yang menjajakan dagangannya di lokasi.

Atikoh lantas tak ragu untuk membuka dialog atau interaksi dengan sejumlah pedagang yang disinggahinya. Salah satunya Atikoh coba berinteraksi dengan sejumlah pedagang cabai yang ada di Pasar Rau ini.

"Ini cabai sekarang harga berapa per kilo?," tanya Atikoh.

"Sekarang Rp 100 ribu per kilonya bu," jawab di pedang cabai.

Atikoh lantas mengatakan, jika harga cabai di pasar ini memang relatif berbeda dari yang ia ketahui sebelumnya. Ia sebelumnya mengetahui jika harga cabai sedang tinggi yakni Rp130 ribu per kilo.

"Kemarin (harga) bisa sampai Rp 130 ribu per kilo," kata Atikoh.

Tak hanya satu pedagang, ia menemui pedagang cabai lainnya di pasar ini. Ia kembali bertanya mengenai harganya.

Baca Juga: Sehari Jelang Debat Pilpres Perdana, Ganjar Kampanye di Jakarta dan Mahfud Ikut Rapat Kabinet di Istana

Menurutnya, harga cabai di Pasar Rau ini kurang lebih masih relatif sama tinggi dengan di daerah lainnya.

"(Harganya di banding pasar lain) hampir sama, kemarin di Jogja Rp130 ribu (perkilo) di sini juga Rp130 ribu, kemudian cabai keriting ini juga sama," ujar Atikoh.

Ia pun berkesimpulan jika harga cabai di beberapa wilayah masih tinggi.

"Iya masih tinggi tapi harganya tidak terlalu jomplang dari harganya yang satu dengan pasar yang lain," tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, jika dalam hal ini sebenarnya terjadi dilema, di mana kalau harga tinggi petani senang tapi konsumen menjerit. Ia pun berharap ke depan bisa ada solusinya.

"Ada dua ini sih ya, di satu sisi petani senang tapi konsumennya kasian, cuman harus ada intervensi dari pemerintah ketika harga rendah itu hasil petani bisa ditampung kemudian nanti dikeluarkan ketika harganya itu tinggi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI