Suara.com - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD menanggapi pernyataan calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto yang menyebut namanya soal penyelesaian kasus-kasus HAM berat masa lalu.
"Saya justru sejak tahun 2009 ndak ada yang ngerjakan, yang ngerjakan baru saya kan," kata Mahfud di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2023).
Dia bahkan membanggakan diri karena mendapatakan pujian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) soal penyelesaian kasus HAM.
"Ada enggak yang ngerjakan? Kan baru saya yang ngerjakan, termasuk mendapat pujian dari PBB kan sesudah saya, PBB resmi loh memuji Indonesia dalam penyelesaian HAM tahap ini," ujar dia.
Lebih lanjut, Mahfud menyebut dirinya bersama Ganjar Pranowo berkomitmen untuk menyelesaikan kasus-kasus HAM masa lalu.
"Iya gampang kalau jadi presiden, kalau enggak jadi presiden kan susah," tandas dia.

Dalam debat perdana capres, Prabowo sempat menyebut nama Mahfud selaku Menteri Koordintor Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam).
"Masalah ini (penyelesaian kasus-kasus HAM) ditangani justru oleh wakil presiden Anda. Jadi, apa lagi yang mau ditanya kepada saya?" ujar Prabowo.
Diketahui, debat perdana yang diikuti para calon presiden yaitu Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo akan digelar besok, Selasa (12/12/2023) di Kantor KPU. Debat tersebut digelar pukul 19.00 WIB.
Adapun tema yang dibahas ialah pemerintahan, hukum, HAM, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, penanganan disinformasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga.