Kubu Prabowo - Gibran Usul Format Debat Town Hall, Anies: Otentik Aja, Gak Usah Banyak Kosmetik!

Agung Sandy Lesmana, Rakha Arlyanto

Minggu, 17 Desember 2023 | 11:28 WIB
Kubu Prabowo - Gibran Usul Format Debat Town Hall, Anies: Otentik Aja, Gak Usah Banyak Kosmetik!
Kubu Prabowo - Gibran Usul Format Debat Town Hall, Anies: Otentik Aja, Gak Usah Banyak Kosmetik! [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Capres nomor urut 1, Anies Baswedan merespons terkait usulan format debat town hall dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Anies meminta setiap kandidat di Pilpres 2024 harus bisa memanfaatkan kesempatan debat untuk menunjukkan kemampuannya sebagai calon pemimpin.

Oleh sebab itu, Anies menilai debat dapat menjadi ajang untuk memamerkan kemampuan masing-masing. Sebab pertanyaan yang datang tidak bisa dipersiapkan secara rinci jawabannya.

“Jawaban yang muncul adalah apa yang sudah ada dalam pikiran, jadi sebenarnya ini adalah kesempatan untuk otentik. Otentik aja, apa adanya, enggak usah banyak banyak kosmetik lah," kata Anies di Morowali, Sulawesi Tengah, Sabtu (16/12/2023) malam.

Eks Gubernur DKI Jakarta itu mengaku tak masalah jika format debat Pilpres diubah dengan format lain. Baginya, gagasan dan visi-misi dari kandidat Pilpres tetap bisa disampaikan meski melalui format yang berbeda.

Meski begitu, Anies berpandangan, setiap kandidat harus bisa beradaptasi dengan format apa pun yang sudah ditentukan KPU.

Wajah Datar dan Pandangan Mata Lurus ke Depan, Anies Tak Merespon Saat Disinggung Soal Ordal [Suara.com/Mae Harsa]
Anies Baswedan. [Suara.com/Mae Harsa]

“Ya di situlah letak seninya bagaimana menyampaikan gagasan dengan suasana apa pun pengaturan apa pun. Jadi kalau buat saya, bukan soal cara kok, caranya boleh saja apa saja,” jelas dia.

TKN Usul Town Hall

Sebelumnya, Wakil Komandan Tim Kampanye Nasional Pemilih Muda atau TKN Fanta Prabowo-Gibran, Rahayu Saraswati menilai format debat perdana calon presiden di KPU masih belum maksimal. Ia menyarankan format lain untuk lebih mengulik gagasan masing-masing calon.

baca juga

Ia menegaskan apa yang menjadi sarannya bukan sebatas mewakili pribadi sendiri maupun TKN Prabowo-Gibran. Lebih dari itu, masukan terkait format debat ini datang dari mereka kalangan generasi muda.

Wakil Komandan TKN Pemilih Muda (Fanta) Prabowo-Gibran, Rahayu Saraswati. [Suara.com/Novian]
Wakil Komandan TKN Pemilih Muda (Fanta) Prabowo-Gibran, Rahayu Saraswati. [Suara.com/Novian]

Pertama, hal yang disorot pada debat perdana ialah format debat yang berlangsung di halaman KPU RI. Saraswati mengatakan suasana di area tersebut cenderung panas. Mengingat keterbatasan area dan banyaknya orang.

Hal ini berdasarkan pengalaman dirinya ketika hadir di tempat serupa dalam acara pengundian nomor urut paslon.

"Itu panasnya minta ampun. Jadi saya bisa membayangkan bahwa itu mungkin menimbulkan ketidaknyamanan," kata Saraswati kepada wartawan di Jakarta, Jumat (15/12/2023).

Saraswati menegaskan tentu ketidaknyamanan bukan hanya dirasakan Prabowo, melainkan dua capres lain, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyapa keponakannya, Rahayu Saraswati di Rapat Koordinasi Nasional atau Rakornas Partai Gerindra di Jakarta International Expo (JIEXPO), Kemayoran, Jakarta, Jumat (15/12/2023). (Suara.com/Novian)
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyapa keponakannya, Rahayu Saraswati di Rapat Koordinasi Nasional atau Rakornas Partai Gerindra di Jakarta International Expo (JIEXPO), Kemayoran, Jakarta, Jumat (15/12/2023). (Suara.com/Novian)

"Bukan hanya saya bicara tentang Pak Prabowo tapi untuk semua capres, untuk semua paslon menurut saya itu agak enggak fair gitu ya," kata Saraswati.

Ketidaknyamanan bukan hanya dari suasana tempat yang panas, bisa jadi ketiga calon tidak nyaman lantaran harus berdiri terus selama mengikuti sesi debat.

"Belum lagi ketiga capres tiga capres ini diminta untuk berdiri, tidak ada kursi, tidak ada istirahat pada saat yang lainnya berbicara," kata Saraswati.

Saraswati menyoroti sekaligus terkait format debat dari segi bagaimana pertanyaan-pertanyaan disampaikan hingga durasi yang sebentar. Menurutnya dengan menghadirkan ketiganya langsung bersamaan dan dibatasi waktu kurang lebih tiga menit, masing-masing paslon tidak bisa maksimal mendalami gagasan satu sama lain.

Saraswati mengatakan untuk orang yang memiliki kecerdasan saja belum tentu punya kemampuan untuk merangkum semua pemikiran dengan lancar dalam waktu tiga atau empat menit.

"Jadi mungkin ini bisa menjadi bahan masukan, siapa tahu masih bisa mengubah untuk ke depannya. Menjadi bahan pertimbangan dari KPU sendiri bagaimana untuk adanya mungkin bisa bentuknya town hall. Town hall meeting di mana para pakar atau perwakilan dari lintas generasi bisa menanyakan dan mendalami visi, misi, gagasan setiap paslon sendiri-sendiri," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

"Ndasmu Etik" Prabowo Subianto Ditanggapi Kubu Anies Baswedan dan Ganjar

"Ndasmu Etik" Prabowo Subianto Ditanggapi Kubu Anies Baswedan dan Ganjar

Kotak Suara | Minggu, 17 Desember 2023 | 11:02 WIB

Usai Kemenag Undang Prabowo di Sarasehan Santri, Bawaslu Diminta Awasi Kampanye Terselubung

Usai Kemenag Undang Prabowo di Sarasehan Santri, Bawaslu Diminta Awasi Kampanye Terselubung

Kotak Suara | Minggu, 17 Desember 2023 | 10:43 WIB

Target Bagikan WiFi Gratis di 200 Titik Jakarta, Relawan Prabowo: Silakan Digunakan Anak Sekolah, Tapi...

Target Bagikan WiFi Gratis di 200 Titik Jakarta, Relawan Prabowo: Silakan Digunakan Anak Sekolah, Tapi...

News | Minggu, 17 Desember 2023 | 10:23 WIB

Anies Doakan Mendiang Istri Habib Rizieq: Semoga Almarhum Husnul Khotimah

Anies Doakan Mendiang Istri Habib Rizieq: Semoga Almarhum Husnul Khotimah

Kotak Suara | Minggu, 17 Desember 2023 | 03:10 WIB

Terkini

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:23 WIB

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:19 WIB

Bansos Salah Sasaran? Kemensos Bongkar Modus Baru Penyalahgunaan KTP Warga untuk Judi Online

Bansos Salah Sasaran? Kemensos Bongkar Modus Baru Penyalahgunaan KTP Warga untuk Judi Online

Sulsel | Kamis, 17 September 2026 | 09:19 WIB

Igor Tolic Bongkar Kunci Persib Bungkam FC Seoul: Berjuang hingga Detik Terakhir

Igor Tolic Bongkar Kunci Persib Bungkam FC Seoul: Berjuang hingga Detik Terakhir

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 09:17 WIB

Harga HP Makin Mahal, Xiaomi: Value untuk Pengguna Tidak Berubah

Harga HP Makin Mahal, Xiaomi: Value untuk Pengguna Tidak Berubah

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 09:16 WIB

Ledakan Maut Guncang Pabrik Bata Ringan di Lamongan: 1 Tewas, 6 Luka Bakar Parah

Ledakan Maut Guncang Pabrik Bata Ringan di Lamongan: 1 Tewas, 6 Luka Bakar Parah

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 09:14 WIB

5 Warna Base Ombre untuk Bibir Hitam dan Kulit Gelap agar Hasilnya Cantik

5 Warna Base Ombre untuk Bibir Hitam dan Kulit Gelap agar Hasilnya Cantik

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:10 WIB

Petaka Usai Tahlilan di Lampung Tengah: 1 Warga Tewas, Puluhan Mendadak Tumbang

Petaka Usai Tahlilan di Lampung Tengah: 1 Warga Tewas, Puluhan Mendadak Tumbang

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 09:07 WIB

Cara Membuat SKCK Online: Syarat, Alur, Masa Berlaku, dan Biayanya

Cara Membuat SKCK Online: Syarat, Alur, Masa Berlaku, dan Biayanya

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:03 WIB

Ulasan Novel Para Putra dan Pujaan Hati: Ketika Kasih Ibu Menjadi Belenggu

Ulasan Novel Para Putra dan Pujaan Hati: Ketika Kasih Ibu Menjadi Belenggu

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 09:00 WIB

×