Ikut Greget Gegara Bansos Diklaim dari Dompet Pribadi Jokowi, Anies: Itu Dibeli dengan Uang Pajak Rakyat!

Rabu, 03 Januari 2024 | 14:02 WIB
Ikut Greget Gegara Bansos Diklaim dari Dompet Pribadi Jokowi, Anies: Itu Dibeli dengan Uang Pajak Rakyat!
Capres nomor urut 1, Anies Baswedan dalam acara Desak Anies di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Rabu (3/1/2024). (Suara.com/Rakha)

Suara.com - Capres nomor urut 1, Anies Baswedan ikut berkomentar terkait ramainya polemik bansos yang belakangan ini disebut merupakan bantuan dari dompet pribadi Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Anies menegaskan bahwa dana bansos berasal dari uang pajak rakyat.

"Bansos itu dibeli dengan uang pajak. Uang pajak itu didapat dari rakyat Indonesia. Bansos itu adalah dari rakyat Indonesia yang sudah bisa membayar pajak kepada mereka yang belum sejahtera," kata Anies dalam acara Desak Anies di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Rabu (3/1/2024).

Oleh sebab itu, Anies mewanti-wanti jangan pernah Bansos diklaim merupakan bantuan pribadi oleh pihak-pihak tertentu.

"Jangan pernah Bansos itu diklaim sebagai bantuan pribadi karena itu bukan uang pribadi, karena itu adalah uang rakyat yang dititipkan," jelas Anies.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu lalu mengambil contoh Bansos dibagi-bagikan kepada masyarakat namun diklaim sebagai bantuan pribadi. Baginya, hal itu tidak etis untuk dilakukan.

"Etis tidak? Tidak etis dan itu salah. Karena itu lah kita harus luruskan bansos itu adalah uang negara dari pahak rakyat bukan dari satu orang dan itu adalah utk menghidupi saudara-saudara kita yanh belum mampu," ucap Anies.

"Karena itu menurut saya ini harus diluruskan," lanjutnya.

Pernyataan Zulhas

Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas ditemui di sela-sela menghadiri Rakernas VI Projo, Indonesia Arena GBK, Senayan, Jakarta, Sabtu (14/10/2023). (Suara.com/Bagaskara)
Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas ditemui di sela-sela menghadiri Rakernas VI Projo, Indonesia Arena GBK, Senayan, Jakarta, Sabtu (14/10/2023). (Suara.com/Bagaskara)

Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial memperlihatkan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan atau Zulhas dan sejumlah kader PAN tengah berada di atas panggung dalam rangka kegiatan kampanye.

Baca Juga: Profil dan Biodata Mutiara Baswedan, Ternyata Dekat dengan Anak Prabowo

Di atas panggung, Zulhas berinteraksi dengan masyarakat dengan menanyakan perihal bansos dan BLT.

"Yang kasih bansos sama BLT siapa?" kata Zulhas dalam video yang diunggah oleh pemilik akun X @ARSIPAJA pada Minggu (31/1/2023).

Kemudian, masyarakat serempak menjawab nama Jokowi.

Setelah itu, pria yang juga menjabat sebagai menteri perdagangan (mendag) tersebut mengajak masyarakat untuk mengangkat tangan apabila menyukai Jokowi.

"Yang suka sama Jokowi angkat tangan," ungkapnya.

Setelah itu, Zulhas mengajak masyarakat untuk mendukung capres-cawapres Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

"Pak Jokowi itu PAN. PAN itu pak Jokowi. Makanya kita dukung Gibran, cocok?" ucapnya.

"Gibran itu siapa sih? Anaknya Pak Jokowi," lanjut Zulhas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI