Anies: Rasio Utang Indonesia Idealnya Tak Lebih dari 30% GDP

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Minggu, 07 Januari 2024 | 20:51 WIB
Anies: Rasio Utang Indonesia Idealnya Tak Lebih dari 30% GDP
Capres dan cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan di debat capres ketiga. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Calon Presiden nomor urut satu, Anies Baswedan dalam debat calon presiden di Istora Senayan Jakarta, Minggu 7 Januari 2024 menyoroti utang berisiko pada terjadinya intervensi kedaulatan Indonesia.

Anies juga menilai ada batasan besaran utang tertentu yang masih aman bagi negara berkembang dan menengah seperti Indonesia, yang berbeda dengan negara maju.

“Utang luar negeri adalah instrumen yang sah. Namun, ada risiko intervensi kedaulatan oleh negara pemberi utang. Pertanyaannya, apa kebijakan pasangan calon untuk menghindari intervensi kedaulatan Indonesia akibat utang yang terus bertambah?” ujar Anies, Minggu, (7/1/2024).

Anies menilai, sebaiknya disebutkan berapa proporsi yang ideal untuk utang di Indonesia. Anies menanggapi pernyataan Prabowo yang ironisnya mengatakan bahwa utang luar negeri Indonesia adalah yang terbaik.

“(Tidak cukup) kalau hanya mengatakan bahwa utang kita termasuk yang terbaik, berapa angkanya. Menurut hemat kami, (rasio) utang kita harus maksimal berada di angka 30 persen dari GDP (produk domestik bruto/gross domestic product), sehingga kita aman di bawah 30 persen,” ujar Anies.

Menurut Anies, utang tetap dapat dilakukan, tetapi memperhatikan beberapa kondisi.

“Caranya apa (agar 30 persen GDP) dengan pertama, menata utangnya, yang kedua memperbesar GDP-nya. Yang tidak kalah penting adalah melakukan pengembangan skema-skema yang lebih kreatif dalam mencari utang luar negeri, termasuk melibatkan swasta,” tegasnya.

Anies pun menilai perlu mengurangi kebocoran pajak dalam pengelolaan utang negara.

“Lalu memastikan bahwa ada perluasan wajib pajak yang harapannya nanti akan memperkuat juga di (rasio) GDP kita di samping mengurangi kebocoran pajak dan utang-hutang yang kita gunakan untuk aktivitas produktif,” kata dia.

baca juga

Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 itu meminta utang jangan dipakai untuk aktivitas yang tidak produktif, sehingga menghambur-hamburkan anggaran negara yang terbatas.

“Jangan sampai utang itu digunakan untuk kegiatan yang non-produktif, misalnya utang dipakai untuk membeli alutsista bekas oleh Kementerian Pertahanan. Itu bukan sesuatu yang tepat,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Subianto Bantah Pernyataan Capres Nomor Urut 1 soal Data Keamanan, Anies Baswedan Cuma Senyum Sinis

Prabowo Subianto Bantah Pernyataan Capres Nomor Urut 1 soal Data Keamanan, Anies Baswedan Cuma Senyum Sinis

Kotak Suara | Minggu, 07 Januari 2024 | 20:49 WIB

Disentil Anies Baswedan Tak Singgung ASEAN Soal Laut Cina Selatan, Ganjar Pranowo: Itu Rumit Pak!

Disentil Anies Baswedan Tak Singgung ASEAN Soal Laut Cina Selatan, Ganjar Pranowo: Itu Rumit Pak!

Kotak Suara | Minggu, 07 Januari 2024 | 20:47 WIB

Debat Capres Ketiga, Anies: Presiden Harus Menjadi Panglima Diplomasi

Debat Capres Ketiga, Anies: Presiden Harus Menjadi Panglima Diplomasi

Kotak Suara | Minggu, 07 Januari 2024 | 20:45 WIB

Panas! Prabowo Langsung Menyela Saat Anies Klarifikasi soal Luas Lahan Miliknya

Panas! Prabowo Langsung Menyela Saat Anies Klarifikasi soal Luas Lahan Miliknya

Kotak Suara | Minggu, 07 Januari 2024 | 20:45 WIB

Anies Sindir Prabowo Soal Agenda Di Negara Selatan: Presiden Jadi Panglima Diplomasi, Bukan Hanya Jadi Penonton

Anies Sindir Prabowo Soal Agenda Di Negara Selatan: Presiden Jadi Panglima Diplomasi, Bukan Hanya Jadi Penonton

Kotak Suara | Minggu, 07 Januari 2024 | 20:45 WIB

Ganjar Pranowo: Begitu Saya Jadi Presiden, Gas di Natuna Utara Harus Dieksploitasi

Ganjar Pranowo: Begitu Saya Jadi Presiden, Gas di Natuna Utara Harus Dieksploitasi

Kotak Suara | Minggu, 07 Januari 2024 | 20:43 WIB

Terkini

7 Perusahaan Lagi Antre IPO Tahun Ini

7 Perusahaan Lagi Antre IPO Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:42 WIB

Hilirisasi Agro Berpotensi Tambah PDB hingga 10 Kali Lipat, Ini Strateginya

Hilirisasi Agro Berpotensi Tambah PDB hingga 10 Kali Lipat, Ini Strateginya

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:39 WIB

7 Cara Memakai Air Mawar sebagai Setting Spray agar Makeup Tidak Crack

7 Cara Memakai Air Mawar sebagai Setting Spray agar Makeup Tidak Crack

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 08:36 WIB

Jenius Catat Transaksi Valas hingga Nabung Jadi Andalan Pengguna

Jenius Catat Transaksi Valas hingga Nabung Jadi Andalan Pengguna

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:35 WIB

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 08:22 WIB

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:21 WIB

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:20 WIB

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:09 WIB

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

News | Kamis, 17 September 2026 | 08:08 WIB

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 08:00 WIB

×