Deretan Menteri Pendukung Anies Baswedan di Kabinet Jokowi

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 30 Januari 2024 | 16:58 WIB
Deretan Menteri Pendukung Anies Baswedan di Kabinet Jokowi
Capres nomor urut 1, Anies Baswedan di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. (Suara.com/Rakha)

Suara.com - Partai Nasional Demokrat (Nasdem) menjadi pendukung Calon Presiden Anies Baswedan dalam Pemilu 2024. Para menteri pendukung Anies di Kabinet Jokowi pun kini dipertanyakan nasibnya. Benarkah kedudukan mereka akan terancam? Benarkah menteri – menteri itu siap mundur?

Sebagai informasi, kini Nasdem hanya menempatkan satu perwakilannya yang menjabat sebagai menteri, yakni Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar.

Sebelumnya, dua menteri lain yang berasal dari Nasdem adalah Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate.

Kedua menteri ini menyatakan mundur dari jabatannya setelah terjerat kasus korupsi. Syahrul terlibat korupsi di tubuh Kementerian Pertanian, sementara Johnny menjadi tersangka dalam kasus korupsi menara BTS. 

Kendati demikian, tidak tersiar kabar akan mundurnya Menteri Siti Nurbaya. Hal ini sekaligus membantah pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah yang mengklaim bahwa sejumlah menteri yang saat ini partainya tergabung dalam Koalisi Perubahan dan mendukung Anies Baswedan sebagai capres akan ditarik dari kabinet.

Merespons hal tersebut, Juru Bicara Timnas Anies dan Muhaimin Iskandar (AMIN), Surya Tjandra dengan tegas membatah. Menurutnya hal itu hanya harapan dari Fahri Hamzah. "Itu sih harapan dia sendiri aja," kata Surya kepada Suara.com.

Surya mengatakan penggantian menteri di kabinet merupakan hak prerogatif dari Jokowi. Selain itu, Surya menilai Jokowi punya pekerjaan yang lebih penting saat ini ketimbang melakukan reshuffle jajaran menteri.

"Yang bisa lakukan itu ya Pak Jokowi, dan saya kira Presiden tidak akan mengambil tindakan apa pun. Ada pekerjaan pemerintahan yang harus jadi perhatiannya selain Pilpres," jelas Surya.

Berbeda dengan Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga mendukung Anies memilih menjadi oposisi dan berada di luar kabinet Jokowi. Melansir laman resmi pks.id, empat tahun lalu saat kabinet Presiden Jokowi baru terbentuk PKS memberikan alasan mengapa mereka memilih sikap berada di luar pemerintahan. "Ada 3 hal yang membuat PKS lebih memilih di luar pemerintahan. Pertama, memenuhi logika atau kepantasan demokrasi dimana harus ada check and balances terhadap kekuasaan. Bagaimana jadinya nasib demokrasi, jika tidak ada yang mengawal penguasa?" ujar Presiden PKS saat itu, Mohamad Sohibul Iman.

"Kedua, perlunya pendidikan demokrasi yang benar. Dalam demokrasi selalu ada kontestasi, dan dalam kontestasi pasti ada yg menang/terpilih dan yang kalah/tidak terpilih. Yang menang kami persilakan menjalankan kekuasaan, dan yang kalah dipersilakan mengawasi jalannya pemerintahan, dan terus berjuang mengambil hati rakyat agar di kontestasi berikut bisa menang. Itulah sirkulasi kekuasaan demokrasi," katanya.

"Ketiga, kami mendengar suara rakyat yang menginginkan pemerintahan Jokowi periode kedua harus diawasi. Ini terbukti dari survei-survei dimana lebih dari 70% responden menginginkan adanya partai di luar pemerintahan. PKS ingin memenuhi keinginan mayoritas rakyat tersebut," katanya.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketenangan Keluarga Anies Baswedan di Tengah Badai Politik

Ketenangan Keluarga Anies Baswedan di Tengah Badai Politik

Kotak Suara | Selasa, 30 Januari 2024 | 16:30 WIB

Dikerumuni Warga, Adab Anies Baswedan Tetap Diam saat Disapa Jadi Omongan

Dikerumuni Warga, Adab Anies Baswedan Tetap Diam saat Disapa Jadi Omongan

Lifestyle | Selasa, 30 Januari 2024 | 16:30 WIB

Anies Baswedan Beri Izin Pendirian 195 Gereja Saat Jadi Gubernur Jakarta, Warga Heran Kenapa Tak Dipublikasikan?

Anies Baswedan Beri Izin Pendirian 195 Gereja Saat Jadi Gubernur Jakarta, Warga Heran Kenapa Tak Dipublikasikan?

Kotak Suara | Selasa, 30 Januari 2024 | 16:08 WIB

Berkarakter, Anies Dinilai Siap Jadi Pemimpin untuk Hadapi Tantangan Internasional

Berkarakter, Anies Dinilai Siap Jadi Pemimpin untuk Hadapi Tantangan Internasional

Kotak Suara | Selasa, 30 Januari 2024 | 15:57 WIB

Jelang Pencoblosan Jokowi Kasih BLT Rp600 Ribu Sekaligus, Sri Mulyani Jawab Begini

Jelang Pencoblosan Jokowi Kasih BLT Rp600 Ribu Sekaligus, Sri Mulyani Jawab Begini

Bisnis | Selasa, 30 Januari 2024 | 15:55 WIB

Mengenyam Pendidikan di Luar Negeri, Anies Dinilai Punya Pemikiran Internasional

Mengenyam Pendidikan di Luar Negeri, Anies Dinilai Punya Pemikiran Internasional

Kotak Suara | Selasa, 30 Januari 2024 | 15:54 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB