Ngaku Jadi Napi Karena Pihak Tertentu, Siapa yang Penjarakan Ahok?

Farah Nabilla | Suara.com

Rabu, 07 Februari 2024 | 15:34 WIB
Ngaku Jadi Napi Karena Pihak Tertentu, Siapa yang Penjarakan Ahok?
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Instagram/@basukibtp)

Suara.com - Mantan Komisaris Utama (Komut) PT. Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kini mulai buka-bukaan soal alasannya mengundurkan diri dari Pertamina dan memilih untuk mendukung penuh paslon nomor urut 3, Ganjar - Mahfud dalam pilpres 2024 mendatang.

Sebelumnya, Ahok yang diketahui sebagai kader PDIP mengaku dirinya ingin menggunakan kesempatan mutlak sebagai pendukung Ganjar - Mahfud.

"Saya kira ini kesempatan saya seumur hidup ya (untuk dukung Ganjar) Kalau kita tidak memperjuangkan Mas Ganjar, kita akan menyesal seumur hidup nanti," ungkap Ahok saat menghadiri Konser Salam Metal (Menang Mutlak) yang digelar di Gelora Bung Karno (GBK) pada Sabtu (03/04/2024) lalu.

Dalam berbagai kesempatan dialog, Ahok pun secara gamblang menyebut dirinya ingin membantu pemenangan Ganjar - Mahfud dengan menyindir pihak yang dianggapnya tidak bisa bekerja.

"Kita tidak mau pilih orang yang terbukti tidak bisa kerja,” ucap Ahok kepada seorang ibu dalam video yang viral di media sosial.

Tak hanya itu, Ahok pun secara gamblang memberikan pertanyaan satir dalam dialog tersebut yang menyindir nama Jokowi.

"Terus ibu kira Pak Jokowi juga bisa kerja? Tidak fair kalo kita pilih presiden bukan berdasarkan kemampuan kerja," lanjut Ahok dalam kesempatan dialognya tersebut.

Pernyataan Ahok ini pun menjadi viral di media sosial. Tak hanya itu, dalam kesempatan lain, Ahok pun menyebut ada pihak yang juga mengangkatnya sebagai Komut Pertamina setelah berhasil menjebloskannya ke penjara sebagai narapidana (napi) kasus penistaan agama di tahun 2016 silam.

Lalu, siapa sosok itu sebenarnya? Simak inilah selengkapnya.

Blak-blakan soal pihak yang jadikannya napi

Dalam sebuah kesempatan dialog berjudul "Eropa Bersatu : Festival Tiga Jari" yang digelar secara daring antara para diaspora di Jerman dan Indonesia, Ahok pun mendapat kesempatan untuk berbicara dalam forum tersebut.

Ahok pun awalnya menyebut bahwa dirinya sengaja mundur dari Pertamina lantaran ingin sepenuhnya mendukung Ganjar.

"Justru kalau Ganjar akan kalah, saya harus melepaskan jabatan saya untuk fight, untuk kemenangan Ganjar,"ucap Ahok.

Ia pun menyindir pihak lain yang tak berjuang penuh untuk mendukung Ganjar dalam pilpres 2024.

"Jadi jangan gunakan persepsi yang salah. Kalau kamu merasa Ganjar akan kalah, tidak bisa satu putaran (pemilu), kamu harus all out dong keluar, berjuang untuk dia,"lanjut Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seret Jokowi, Ahok Ungkap Alasan Dirinya Dipenjara di Kasus Penistaan Agama

Seret Jokowi, Ahok Ungkap Alasan Dirinya Dipenjara di Kasus Penistaan Agama

News | Rabu, 07 Februari 2024 | 15:26 WIB

Jadi Tumbal Politik, Ahok Dipenjara agar Jokowi Menang Pilpres 2019

Jadi Tumbal Politik, Ahok Dipenjara agar Jokowi Menang Pilpres 2019

News | Rabu, 07 Februari 2024 | 15:11 WIB

Ahok Blak-blakan Sebut Hanya Megawati yang Belanya, Ganjar Pantas Jadi Presiden!

Ahok Blak-blakan Sebut Hanya Megawati yang Belanya, Ganjar Pantas Jadi Presiden!

Kotak Suara | Rabu, 07 Februari 2024 | 15:07 WIB

Adu Rekam Jejak Ahok vs Jokowi: Salah Satunya Disebut Tak Bisa Kerja

Adu Rekam Jejak Ahok vs Jokowi: Salah Satunya Disebut Tak Bisa Kerja

Lifestyle | Rabu, 07 Februari 2024 | 14:45 WIB

Ahok Sebut Adiknya Pilih Prabowo, Gibran Jadi Faktor?

Ahok Sebut Adiknya Pilih Prabowo, Gibran Jadi Faktor?

Kotak Suara | Rabu, 07 Februari 2024 | 14:40 WIB

Ahok Bocorkan Niat Megawati Siapkan Puan Maharani Jadi Presiden 2024

Ahok Bocorkan Niat Megawati Siapkan Puan Maharani Jadi Presiden 2024

News | Rabu, 07 Februari 2024 | 14:37 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB