Terakhir Kali PDIP Jadi Oposisi, Megawati dan Puan Menangis

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 21 Februari 2024 | 16:49 WIB
Terakhir Kali PDIP Jadi Oposisi, Megawati dan Puan Menangis
Kolase foto sejumlah politisi PDI Perjuangan menangis tanggapi kenaikan harga BBM di era SBY. [witter/@ekowboy2]

Suara.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyatakan siap menjadi oposisi bagi pemerintahan baru jika pasangan calon yang mereka usung yakni Ganjar Pranowo – Mahfud Md kalah dalam Pemilu 2024. Pertanyaan kapan terakhir kali PDIP menjadi oposisi pun akhirnya mengemuka.

Pasalnya, peran Partai Banteng sebagai pengawas pemerintahan terakhir kali dilakukan sepanjang 2004 – 2009. Saat itu Indonesia berada di bawah pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY selama sepuluh tahun. 

Menguatnya peluang PDIP menjadi oposisi juga sempat dilontarkan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto. Hasto menyatakan partainya siap menjadi oposisi dalam pemerintahan dan parlemen di masa yang akan datang. PDIP nantinya akan menjalankan fungsi check and balance. 

Ada momen menarik ketika PDIP jadi oposisi di era SBY, Megawati dan Puan pernah mengeluarkan protes dan menangis secara terpisah sebagai respons terhadap kebijakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang meningkatkan harga bahan bakar minyak pada tahun 2008.

Hasil Sementara Pemilu

Berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count, Pasangan Calon Presiden – Wakil Presiden Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka dipastikan memenangi pemilu dengan perolehan suara di atas 50 persen, unggul jauh dari Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar serta Ganjar – Mahfud.

Menyikapi hal ini, Ganjar dan Anies mendorong PDIP -yang merupakan partai dominan di parlemen- untuk menggunakan hak angket. Hak tersebut merupakan salah satu hak anggota DPR untuk menyelidiki terhadap pelaksanaan suatu undang-undang/kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan hal penting, strategis, dan berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang diduga bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Jika PDIP benar – benar menggunakan hak tersebut, maka mereka dinilai benar – benar mulai menjalankan fungsi sebagai oposisi. Pasalnya, dugaan kecurangan kuat diarahkan kepada pasangan Prabowo – Gibran, yang justru berpeluang besar juga memenangi penghitungan real count dari KPU.

Secara terpisah, Pengamat Politik Ujang Komaruddin menyebutkan jika benar akan menjadi oposisi, PDIP bakal menjadi oposisi tunggal. Partai – partai di luar PDIP yang tidak berkoalisi dengan Prabowo – Gibran kemungkinan besar akan dirangkul masuk dalam pemerintahan.

"Kalau PKS kan dari dulu dekat dengan Prabowo. Walaupun hari ini tidak dukung Prabowo, bisa saja nanti gabung dengan Prabowo," jelasnya.

Lantaran itu, ia menilai kemungkinan besar hanya tinggal PDIP partai parlemen yang bakal tetap berada di oposisi. Sebab, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terlihat enggan untuk gabung dengan Prabowo.

"Kita lihat bahwa di PDIP adalah Megawati, jadi oposisi jadi lebih dominan daripada bergabung dengan Prabowo. Saya sih melihat pilihannya menjadi oposisi," katanya.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diajukan MAKI, Gugatan Praperadilan Persidangan In Absentia Harun Masiku Ditolak

Diajukan MAKI, Gugatan Praperadilan Persidangan In Absentia Harun Masiku Ditolak

News | Rabu, 21 Februari 2024 | 16:40 WIB

Adab AHY Sungkem ke Prabowo-Hadi Sebelum Jadi Menteri Bikin Warganet Kepincut: Panutan Anak Muda

Adab AHY Sungkem ke Prabowo-Hadi Sebelum Jadi Menteri Bikin Warganet Kepincut: Panutan Anak Muda

News | Rabu, 21 Februari 2024 | 16:23 WIB

Intip Gurita Bisnis Titiek Soeharto, Putri Cendana yang Tajir Melintir

Intip Gurita Bisnis Titiek Soeharto, Putri Cendana yang Tajir Melintir

Bisnis | Rabu, 21 Februari 2024 | 16:01 WIB

Ikuti Langkah Megawati, Mayoritas Menteri dari PDIP Tak Hadiri Pelantikan AHY di Istana Negara

Ikuti Langkah Megawati, Mayoritas Menteri dari PDIP Tak Hadiri Pelantikan AHY di Istana Negara

News | Rabu, 21 Februari 2024 | 15:53 WIB

Ini Langkah KPU Setelah Terima Surat Penolakan Sirekap dari PDIP Via WA

Ini Langkah KPU Setelah Terima Surat Penolakan Sirekap dari PDIP Via WA

Kotak Suara | Rabu, 21 Februari 2024 | 15:43 WIB

Definisi Cantiknya Gak Kenal Waktu dan Zaman, Visual Titiek Soeharto Tahun 1989 Tuai Decak Kagum

Definisi Cantiknya Gak Kenal Waktu dan Zaman, Visual Titiek Soeharto Tahun 1989 Tuai Decak Kagum

Lifestyle | Rabu, 21 Februari 2024 | 15:41 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB