Siap-siap! KPU Cirebon Buka Pendaftaran Ribuan Pantarlih untuk Coklit Data Pemilih

Dwi Bowo Raharjo

Minggu, 09 Juni 2024 | 00:10 WIB
Siap-siap! KPU Cirebon Buka Pendaftaran Ribuan Pantarlih untuk Coklit Data Pemilih
Suasana tampak depan Gedung KPU Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (8/6/2024). (ANTARA/Fathnur Rohman)

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, membuka rekrutmen untuk ribuan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) atau Pantarlih. Jadwal penerimaan untuk 6.599 orang ini dibuka pada 13-19 Juni 2024.

“Kami membuka pendaftaran untuk Pantarlih atau PPDP ini guna membantu proses pemutakhiran data pemilih pada Pilkada Serentak 2024 di Cirebon,” kata Komisioner KPU Kabupaten Cirebon Masyhuri Abdul Wahid di Cirebon, Sabtu (8/6/2024).

Ia menyatakan petugas tersebut memiliki kewajiban untuk melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) terhadap data pemilih secara langsung di Kabupaten Cirebon.

Berdasarkan ketentuan, kata Abdul, apabila terdapat lebih dari 400 pemilih dalam satu tempat pemungutan suara (TPS) maka dibutuhkan dua petugas untuk melakukan coklit.

Menurut dia, dari hasil pemetaan sementara jumlah TPS di Kabupaten Cirebon tercatat sekitar 3.310 lokasi yang tersebar di 40 kecamatan.

“Mereka nantinya bertugas selama satu bulan untuk melaksanakan coklit, dengan datang langsung ke rumah-rumah warga,” ujarnya.

Abdul menjelaskan peran petugas ini cukup krusial dalam memperbarui data pemilih, terutama memverifikasi jumlah pemilih potensial yang diperkirakan mencapai sebanyak 200 ribu jiwa.

Oleh karena itu, KPU Kabupaten Cirebon membuka rekrutmen PPDP agar proses coklit bisa menghasilkan data yang akurat dan kredibel.

“Kami juga bekerjasama dengan Disdukcapil setempat, agar penduduk yang sudah berusia 17 tahun pada 27 November 2024 bisa melakukan perekaman KTP elektronik,” katanya.

baca juga

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Cirebon Esya Karnia Puspawati menambahkan bahwa pada Pemilu 2024, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di wilayahnya tercatat sekitar 1,7 juta orang.

Selain membuka pendaftaran petugas PPDP, KPU Kabupaten Cirebon pun telah merekrut sebanyak 1.472 badan adhoc yang bertugas guna menyukseskan pelaksanaan Pilkada 2024 di Cirebon.

“Kami juga fokus berupaya agar tingkat partisipasi pemilih saat pilkada nanti bisa di atas 80 persen,” ujar Esya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muncul Saksi Suroto, Susno Duadji Sebut Kasus Vina Bisa Berbalik 180 Derajat

Muncul Saksi Suroto, Susno Duadji Sebut Kasus Vina Bisa Berbalik 180 Derajat

News | Sabtu, 08 Juni 2024 | 16:32 WIB

Teman Almarhum Eky Buka Suara soal Kasus Vina, Sebut Insiden di Flyover Tak Pernah Terjadi

Teman Almarhum Eky Buka Suara soal Kasus Vina, Sebut Insiden di Flyover Tak Pernah Terjadi

Entertainment | Sabtu, 08 Juni 2024 | 10:15 WIB

Terpidana Kasus Vina Cirebon Dapat Bantuan Hukum Gratis, Alasan Otto Hasibuan Bela Sudirman yang Divonis Seumur Hidup

Terpidana Kasus Vina Cirebon Dapat Bantuan Hukum Gratis, Alasan Otto Hasibuan Bela Sudirman yang Divonis Seumur Hidup

News | Jum'at, 07 Juni 2024 | 21:32 WIB

Setop Bahas Pegi Setiawan, Denny Darko Minta Polisi Periksa Ulang Para Saksi Kasus Vina

Setop Bahas Pegi Setiawan, Denny Darko Minta Polisi Periksa Ulang Para Saksi Kasus Vina

Entertainment | Sabtu, 08 Juni 2024 | 09:45 WIB

Terkini

Tampil Apik Saat Ajax Gunduli Nathan Tjoe-A-On Cs, Maarten Paes Dapat Kabar Bahagia

Tampil Apik Saat Ajax Gunduli Nathan Tjoe-A-On Cs, Maarten Paes Dapat Kabar Bahagia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:17 WIB

Cara Memilih Krim Pagi yang Aman untuk Kulit Sensitif, Perhatikan 6 Hal Ini

Cara Memilih Krim Pagi yang Aman untuk Kulit Sensitif, Perhatikan 6 Hal Ini

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 08:15 WIB

Berpegangan pada Tabung LPG 3 Kg, Lima ABK KM Virgo Bertahan 9 Jam di Tengah Laut Jawa

Berpegangan pada Tabung LPG 3 Kg, Lima ABK KM Virgo Bertahan 9 Jam di Tengah Laut Jawa

News | Rabu, 16 September 2026 | 08:11 WIB

Bobotoh Serbu Seoul, Marc Klok: Hormat Setinggi-tingginya, Kami Membawa Nama Indonesia

Bobotoh Serbu Seoul, Marc Klok: Hormat Setinggi-tingginya, Kami Membawa Nama Indonesia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:07 WIB

Kabut Asap Kiriman dari Selatan Diklaim Perburuk Kualitas Udara di Riau

Kabut Asap Kiriman dari Selatan Diklaim Perburuk Kualitas Udara di Riau

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 08:06 WIB

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Investor Soroti Kepastian Investasi Indonesia

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Investor Soroti Kepastian Investasi Indonesia

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:01 WIB

Petualangan ke Dunia Tanpa Titik Akhir di Buku Princess, Bajak Laut & Alien

Petualangan ke Dunia Tanpa Titik Akhir di Buku Princess, Bajak Laut & Alien

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 08:00 WIB

Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 T

Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 T

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:59 WIB

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 07:48 WIB

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:43 WIB

×