Cerita Jusuf Hamka Tak Punya Baju Kuning Saat 'Dirayu' Airlangga Jadi Cawagub DKI

Bangun Santoso | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Sabtu, 13 Juli 2024 | 15:23 WIB
Cerita Jusuf Hamka Tak Punya Baju Kuning Saat 'Dirayu' Airlangga Jadi Cawagub DKI
Pengusaha yang juga politisi Partai Golkar Jusuf Hamka. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Pengusaha sekaligus politisi dari Partai Golkar Jusuf Hamka menceritakan awal mula dirinya bisa diajak ntuk menjadi bakal calon wakil gubernur di Pilgub Jakarta 2024.

Jusuf Hamka bercerita, semua berawal sebuah undangan pertemuan dari Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di kantornya. Dalam pertemuan itu Jusuf diminta menjelaskan gagasannya bagaimana mengatasi permasalah di Jakarta, seperti kemacetan dan banjir.

"Tanggal 11 itu saya makan siang, dipanggil oleh ketua umum Golkar di kantor beliau, terus saya ditanya ini bagaimana Jakarta dengan kemacetan, banjir. Apa sih yang bisa dilakukan, kamu kan pelaku usaha infrastruktur," kata Jusuf Hamka ditemui usai bertemu Mahfud MD di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2024).

Dalam pertemuan itu, Jusuf Hamka pun membeberkan gagasannya. Pertama mengenai soal kemacetan. Ia menceritakan bagaimana dirinya mengurai kemacetan dengan membangun sejumlah jalan.

"Saya bilang, pak kami sedang membangun Harbour Road 2, itu mengatasi, mengurai kemacetan dari pelabuhan Yanjung Priok sampai ke Pluit bahkan sampai ke Cengkareng. Sebab setelah Harbour Road 2, kami juga mendapatkan tugas lagi untuk bangun Pelura (Peluit-Nandara). Jadi kami bikin tol di sana," papar dia.

"Terus dia tanya, kira-kira gimana cara mengurai kemacetan yang bagus. Saya bilang kalau mau mengatasi kemacetan ini masalah nyali. Nyali apa? Berani apa enggak. Karena kalau mau ngatasi kemacetan mobilnya diproduksi bertambah, jalannya gak produksi bertambah. Gak seimbang," sambungnya.

Jusuf menyampaikan, soal kemacetan juga dirasakan sangat memberatkan pengguna jalan apalagi seperti dirinya yang sudah berumur. Ia menyontohkan yang terjadi di Semanggi ke arah Jalan Thamrin.

"Kenapa sih enggak di bangun flyover? Ini pasti mungkin pada ewuh pakewuh terhadap pemilik gedung karena pasti akan merusak keindahan. Sebenarnya bisa disiasati saya bilang pak, tidak perlu merusak keindahan. Jalan tetap ada, apakah flyover apakah BUMD itu kan bisa ditugaskan bikin jalan tol karena APBD 96 triliun, lebih dari cukup saya bilang. Saya ceritalah begitu ke beliau," kata Jusuf Hamka.

Menurutnya, Airlangga juga bertanya mengenai pengelolaan sampah. Jusuf kebetulan mengurai sampah dengan budidaya belatung.

"Jadi kita budidaya belatung jadi ibu-ibu rumah tangga yang punya sampah, itu sampahnya akan dimakan oleh belatung-belatung itu. Nah itu saya ditanya soal sampah. Terus soal kemacetan," ujarnya.

Jusuf kemudian juga menyoroti soal moda transportasi yang belum layak di Jakarta. Menurutnya, transportasi di Jakarta bisa disubsidi dan masyarakat bisa menikamati secara gratis.

"Bagaimana warga Jakarta? Warga Jakarta ini pak semuanya harus pakai kendaraan pribadi saat ini, kenapa? Karena angkutan umumnya belum nyaman walaupun sudah ada MRT, LRT, ya kan, sudah ada busway. Harus dibikin lebih baik, bagaimana bikin lebih baik? Pak selter-selternya coba dibikin kaya tempat selter Whoosh, pasti pak orang-orang berdasi itu semua mau kok pada naik busway, naik MRT naik apa semua," terang dia.

Usai perbicangan itu, Jusuf Hamka mengaku pulang ke rumahnya. Dan tak lama berselang pada sore harinya dihubungi untuk datang ke Kantor Golkar.

"Saya diminta datang ke DPP Golkar, 'saya bilang kenapa lagi pak?', ajudan yang telepon, ya udah saya harus berangkat ke DPP Golkar. Jam 4 saya dateng, di sana sudah ada pengurus Golkar lengkap, coba ceritain lagi konsep kamu ini, saya ceritakan terus mereka rapat saya menunggu di luar," ujarnya.

"Mendadakan, 'Pak Yusuf ada baju kuning nggak?' Kata ajudan. 'Nggak punya pak, ya udah dipinjemin', makanya bajunya gombrong. 'Kenapa pak?' 'Ya udah nanti tunggu aja'. Tau-tau datang temen-temen dari PSI," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Temui Mahfud, Bos Jalan Tol Jusuf Hamka Tanya Utang Negara: Kenapa Kami Diperlakukan Seperti Ini?

Temui Mahfud, Bos Jalan Tol Jusuf Hamka Tanya Utang Negara: Kenapa Kami Diperlakukan Seperti Ini?

News | Sabtu, 13 Juli 2024 | 14:59 WIB

Mengintip Isi Garasi Jusuf Hamka yang Bakal Dicalonkan Jadi Gubernur DKI dari Partai Golkar

Mengintip Isi Garasi Jusuf Hamka yang Bakal Dicalonkan Jadi Gubernur DKI dari Partai Golkar

Otomotif | Sabtu, 13 Juli 2024 | 14:54 WIB

Didorong Golkar di Pilgub Jakarta, Bos Jalan Tol Jusuf Hamka Malah Ingin Bangun Kampungnya di Kaltim atau Sumedang

Didorong Golkar di Pilgub Jakarta, Bos Jalan Tol Jusuf Hamka Malah Ingin Bangun Kampungnya di Kaltim atau Sumedang

News | Sabtu, 13 Juli 2024 | 13:59 WIB

Selain dengan Kaesang di Pilgub Jakarta, Jusuf Hamka: Kalau Sama RK di Jabar Juga Oke

Selain dengan Kaesang di Pilgub Jakarta, Jusuf Hamka: Kalau Sama RK di Jabar Juga Oke

Kotak Suara | Sabtu, 13 Juli 2024 | 13:32 WIB

Klaim Tak Punya Logistik Jadi Cawagub Kaesang di Jakarta, Jusuf Hamka: Saya Hanya Bisa Kasih Sekolah-Kesehatan Gratis

Klaim Tak Punya Logistik Jadi Cawagub Kaesang di Jakarta, Jusuf Hamka: Saya Hanya Bisa Kasih Sekolah-Kesehatan Gratis

Kotak Suara | Sabtu, 13 Juli 2024 | 13:21 WIB

Mau Diduetkan dengan Kaesang, Ini Gagasan Jusuf Hamka soal Banjir hingga Macet yang Bikin Golkar Terpincut

Mau Diduetkan dengan Kaesang, Ini Gagasan Jusuf Hamka soal Banjir hingga Macet yang Bikin Golkar Terpincut

News | Sabtu, 13 Juli 2024 | 13:10 WIB

Siap Maju di Pilgub Jakarta Dampingi Kaesang, Jusuf Hamka: Nanti Nama Duetnya Kabah, Kaesang-Babah Alun

Siap Maju di Pilgub Jakarta Dampingi Kaesang, Jusuf Hamka: Nanti Nama Duetnya Kabah, Kaesang-Babah Alun

News | Sabtu, 13 Juli 2024 | 12:34 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB