Klaim Makin Lengket Dengan Golkar Di Pilgub Jabar, Gerindra Sebut Bakal Ada Kejutan

Senin, 22 Juli 2024 | 21:16 WIB
Klaim Makin Lengket Dengan Golkar Di Pilgub Jabar, Gerindra Sebut Bakal Ada Kejutan
Sekretaris Jederal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani. (Suara.com/Bagas)

Suara.com - Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengklaim, partainya makin lengket dengan Partai Golkar terkait dalam urusan Pilgub Jawa Barat. Hanya saja, soal kesepakatan figur yang diusung, Muzani masih belum mau menyampaikan.

"(Gerindra-Golkar) tambah lengket," kata Muzani di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/7/2024).

Ia mengatakan, Gerindra dengan Golkar dan beberapa partai lainnya dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) sudah hampir ada kesepakatan. Dia bilang, kesepakatan hanya tingggal menunggu momentum diumumkan.

"Waktu yang baik untuk diumumkan," katanya.

Ditanya apakah Gerindra sudah sepakat mengusung Ridwan Kamil di Jabar? Muzani justru menyampaikan akan ada kejutan.

"Pokoknya nanti mengejutkan," katanya.

"(Pokoknya) Kita kejutin," sambungnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno, mengungkapkan, jika dalam waktu dekat para ketua umum partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk duduk bersama putuskan figur untuk Pilgub Jakarta dan Jawa Barat 2024.

"Saya kira sih dalam waktu dekat ya, karena kan kita juga semakin mendekati waktu pendaftaran ya. Jadi saya rasa dalam waktu dekat ini memang akan ada pertemuan untuk mengerucutkan dan memutuskan siapa yang akan maju," kata Eddy di Komplek Parlemen, Senayan, Jarkarta, dikutip Jumat (19/7/2024).

Baca Juga: Gerindra Akui Hasil Survei Menonjol di Jateng: Duet Ahmad Luthfi-Kaesang Menarik

Kendati begitu, Eddy tak membeberkan waktu pasti pertemuan para ketua umum KIM tersebut.

"Saya tidak bisa memastikan tapi ya untuk menyatukan jadwal para ketum partai ini kan butuh seni juga. Mudah-mudahan secepatnya," katanya.

Sementara di sisi lain, Eddy mengatakan, jika dalam perembukan KIM untuk menentukan figur yang akan maju di Pilkada, survei akan dijadikan acuan.

"Tentu kita akan ajukan survei itu sebagai salah satu acuan akademis kita, karena kita berbasis data yang didapatkan langsung dari lapangan," katanya.

"Tetapi kita juga lihat survei itu tidak menjadi penentu bahwa pasangan calon yang surveinya unggul itu akan menang di pilkada. Kita lihat ketika Anies-Sandi maju di Pilgub Jakarta kan surveinya sangat rendah, tiba-tiba bisa mendapat kemenangan," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Mental Health Check-in Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI