Didorong PPP Maju Pilkada usai Keok Pilpres, Cak Imin Tinggal Pilih: Jakarta, Jabar atau Jatim?

Agung Sandy Lesmana, Dea Hardiningsih Irianto

Rabu, 24 Juli 2024 | 07:35 WIB
Didorong PPP Maju Pilkada usai Keok Pilpres, Cak Imin Tinggal Pilih: Jakarta, Jabar atau Jatim?
Didorong PPP Maju Pilkada usai Keok Pilpres, Cak Imin Tinggal Pilih: Jakarta, Jabar atau Jatim? [Suara.com/Rakha]

Suara.com - Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Mardiono mendorong Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin maju pada Pilkada 2024.

Pasalnya, dia menilai Cak Imin bisa maju pada pilkada kali ini sambil menunggu perhelatan Pilpres 2029 usai kalah pada Pilpres 2024 lalu bersama Anies Baswedan.

Hal itu disampaikan Mardiono pada saat memberikan sambutan dalam acara Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) dan Harlah PKB ke-26.

Awalnya, Mardiono memuji pengalaman pada karier politik Cak Imin yang sudah pernah berada di eksekutif dan legislatif.

Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Mardiono. (Suara.com/Dea)
Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Mardiono. (Suara.com/Dea)

"Semua karier politiknya selalu berhasil, dan sudah melewati beberapa jabatan yang sudah pernah dijabat oleh beliau, menteri sudah, wakil pimpinan DPR sudah, MPR dan ketua organisasi juga sudah, calon wakil presiden sudah," kata Mardiono di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (23/7/2024).

Namun, lanjut Mardiono, jika Cak Imin mau menjadi calon presiden, dia mesti menunggu lima tahun lagi menuju Pilpres 2029.

Untuk itu, Mardiono menyebut Cak Imin bisa memanfaatkan waktu lima tahun ini dengan menjabat sebagai kepala daerah.

"Emang PPP dorong Cak Imin supaya mengisi kekosongan waktu selama 5 tahun ini," ucap Mardiono.

Lebih lanjut, Mardiono menyebut Cak Imin bisa saja maju pada pilkada di daerah-daerah strategis seperti Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

baca juga

"Kami harapkan Cak Imin nanti turun entah ke mana, apa DKI, Jawa Barat, Jawa Timur," ujar Mardiono.

Sebab, dia menilai Cak Imin merupakan tokoh fenomenal yang memiliki elektabilitas tinggi sehingga dianggap sebagai tokoh potensial dalam bursa Pilkada 2024.

 "Mungkin penting kita untuk mendorong karena Cak Imin tidak bisa kita abaikan, karena Cak Imin tokoh yang fenomenal," tandas Mardiono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PKB Dibujuk Gerindra Gabung Pemerintahan, Cak Imin: PKS, Don't Worry

PKB Dibujuk Gerindra Gabung Pemerintahan, Cak Imin: PKS, Don't Worry

News | Rabu, 24 Juli 2024 | 07:17 WIB

Kode Ahmad Syaikhu Ke Gerindra Minta Masuk Pemerintahan: Jangan Cuma Ajak NasDem-PKB, PKS Ditinggal Sendirian

Kode Ahmad Syaikhu Ke Gerindra Minta Masuk Pemerintahan: Jangan Cuma Ajak NasDem-PKB, PKS Ditinggal Sendirian

Kotak Suara | Selasa, 23 Juli 2024 | 23:12 WIB

Alasan Cak Imin Tak Jadikan Harlah PKB Deklarasi Dukung Calon Di Pilkada

Alasan Cak Imin Tak Jadikan Harlah PKB Deklarasi Dukung Calon Di Pilkada

Kotak Suara | Rabu, 24 Juli 2024 | 00:10 WIB

Kritik Cak Imin Ke Lembaga Yang Dipimpin Megawati, Sebut BPIP Belum Dikelola Secara Cerdas

Kritik Cak Imin Ke Lembaga Yang Dipimpin Megawati, Sebut BPIP Belum Dikelola Secara Cerdas

News | Rabu, 24 Juli 2024 | 05:05 WIB

Terkini

Petani di Daerah Belum Dilibatkan Bahas RUU Reforma Agraria, YLBHI: Jangan Cuma NGO di Jakarta

Petani di Daerah Belum Dilibatkan Bahas RUU Reforma Agraria, YLBHI: Jangan Cuma NGO di Jakarta

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:15 WIB

5 Cairan Pembersih Kerak Wajan dan Panci, Lengkap Harga dan Review Pengguna!

5 Cairan Pembersih Kerak Wajan dan Panci, Lengkap Harga dan Review Pengguna!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:15 WIB

Antrean Solar Kembali Mengular di Palembang, Mengapa Belum Tuntas Usai Rakor Pemprov?

Antrean Solar Kembali Mengular di Palembang, Mengapa Belum Tuntas Usai Rakor Pemprov?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 19:10 WIB

PR Besar Menkeu Suahasil Nazara: Kredibilitas hingga Tinggkatkan Kualitas Belanja

PR Besar Menkeu Suahasil Nazara: Kredibilitas hingga Tinggkatkan Kualitas Belanja

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:10 WIB

Ambang Batas Parlemen Mau Naik 5 Persen, Pengamat: Suara Rakyat Makin Banyak Hangus

Ambang Batas Parlemen Mau Naik 5 Persen, Pengamat: Suara Rakyat Makin Banyak Hangus

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:08 WIB

Istana Buka Suara soal Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus HGB: Presiden Tidak Ikut Campur

Istana Buka Suara soal Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus HGB: Presiden Tidak Ikut Campur

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:06 WIB

Harga Murah Bisa Borong Mie Gacoan & Dimsum Pakai Promo BRImo!

Harga Murah Bisa Borong Mie Gacoan & Dimsum Pakai Promo BRImo!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 19:03 WIB

Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam

Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 19:00 WIB

3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia

3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 18:58 WIB

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Video | Rabu, 16 September 2026 | 18:55 WIB

×