Pengamat Kebijakan Publik, Gigin Praginanto, menyentil Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi yang berkasus dengan siswi SMP bernama Syarifah Fadiyah Alkaff (SFA).
Untuk diketahui, Syarifah Fadiyah yang merupakan siswi SMP Jambi viral usai membuat video berisi kritik terhadap Pemkot dan Wali Kota Jambi yang bekerja sama dengan perusahaan China.
Kritik tersebut merupakan bentuk menuntut keadilan atas neneknya yang bernama Hafsah karena rumah dan sumurnya dirusak berkali-kali.
Sayangnya, kritik tersebut berujung pada pelaporan atas dugaan melanggar UU ITE. Namun, Pemkot Jambi mengatakan sudah memaafkan Syarifah.
"Sejak Minggu tanggal 4 Juni 2023 akun TikTok atas nama @fadiyahalkaff tersebut sudah membuat permintaan maaf di akun tersebut," kata M Gempa Alwajon, Kepala Bagian Hukum Pemkot Jambi melalui pesan singkat, Selasa (6/6/2023).
Usai Syarifah mengucapkan permohonan maafnya, Pemkot Jambi memutuskan untuk memaafkan sehingga laporan dugaan pelanggaran UU ITE tidak dilanjutkan.
Menanggapi hal tersebut, Gigin menyoroti pegawai di pemerintahan kota yang bisa dipastikan berisikan orang yang sudah dewasa, bukan remaja di bawah umur.
“Pemkot tentu dikelola oleh orang dewasa. Gak mungkin di bawah umur,” ujar Gigin, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @giginpraginanto pada Rabu (7/6/2023).
Namun, meski sudah berusia dewasa, para pegawai pemerintah kota itu bersikap seperti anak-anak dan justru SFA lah yang bersikap seperti orang dewasa.
“Tapi kelakuan mereka seperti anak-anak. Pengritiknya yang di bawah umur malah tampil bagai orang dewasa,” tutur Gigin.