Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

M Nurhadi, Rina Anggraeni

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:44 WIB
Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI
Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Bursa Efek Indonesia memperbarui metodologi pengawasan saham melalui penerapan instrumen price impact ratio untuk emiten berkapitalisasi besar.
  • Kebijakan yang diumumkan Jeffrey Hendrik pada 14 Juli 2026 ini menetapkan 37 saham baru ke dalam kriteria konsentrasi tinggi.
  • Sebanyak 51 saham terkonsentrasi tersebut resmi dikecualikan dari perhitungan indeks utama bursa demi menjaga kredibilitas dan efisiensi perdagangan nasional.

Suara.com - Otoritas bursa domestik meluncurkan pembaruan signifikan pada sistem pemantauan transaksi pasar modal. Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan langkah penyesuaian terhadap metodologi penentuan High Shareholding Concentration (HSC), yakni sebuah parameter berbasis rasio dampak harga yang diaplikasikan untuk menyaring saham dengan konsentrasi kepemilikan yang terlampau pekat.

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, memaparkan bahwa pembenahan regulasi ini menyasar emiten yang mengantongi nilai kapitalisasi pasar (market cap) di atas ambang Rp10 triliun.

Dalam skema teranyar ini, otoritas menyematkan variabel price impact ratio sebagai instrumen penyaringan mutakhir dalam alur pengawasan bursa.

"Kami telah melakukan revisi atas metodologi High Shareholding Concentration. Kami menambahkan satu kriteria, yaitu price impact ratio atas seluruh saham dengan kapitalisasi pasar di atas Rp10 triliun. Atas saham-saham yang memiliki price impact ratio yang tinggi, akan dilakukan screening atas indikasi ada atau tidaknya High Shareholding Concentration," ujar Jeffrey dalam konferensi pers di Gedung BEI, Selasa (14/7/2026).

Jeffrey menjelaskan bahwa dalam operasional harian, manajemen bursa senantiasa memberlakukan berbagai faktor pemicu (trigger factors) guna mengawal aktivitas transaksi. Ketentuan tersebut mengikat seluruh saham secara menyeluruh dan dieksekusi secara situasional sesuai kebutuhan pengawasan di lapangan.

Mengacu pada kalkulasi sistem baru tersebut, ditemukan 37 saham baru yang terindikasi memenuhi kriteria kepemilikan terkonsentrasi. Penambahan ini mendongkrak akumulasi emiten dalam radar HSC dari total sebelumnya menjadi 51 saham.

"Kami akan segera mengumumkan ada 37 saham Yang masuk dalam kriteria high shareholding concentration Sehingga total saham yang ada di dalam high shareholding concentration Akan menjadi 51 saham," bebernya.

Langkah pembaruan formula pengawasan ini ditegaskan sebagai bagian dari peta jalan pembenahan jangka panjang yang diusung oleh otoritas bursa demi menaikkan level kredibilitas perdagangan saham nasional.

"Ini adalah bagian dari reformasi berkelanjutan yang terus kami lakukan untuk memastikan transaksi yang teratur, wajar, dan efisien terus dapat kami hadirkan di Bursa Efek Indonesia," tegasnya.

baca juga

Jeffrey mengimbuhkan bahwa daftar rinci mengenai emiten yang terjerat klasifikasi HSC tersebut akan dipublikasikan secara resmi ke publik sesaat setelah sesi perdagangan bursa berakhir. Langkah mitigasi juga disiapkan agar emiten dalam kategori ini tidak memengaruhi pergerakan indeks acuan para manajer investasi.

" Kami juga sudah menetapkan Bahwa seluruh saham dalam kategori high shibolding concentration Tidak akan kami masukkan dalam indeks utama di Bursa Seperti LQ45, IDX30 dan indeks utama lainnya," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:34 WIB

IHSG Bertahan di Atas 6.000, Tapi Dihantam Saham Perbankan

IHSG Bertahan di Atas 6.000, Tapi Dihantam Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:40 WIB

Tak Sekadar Chatbot, Investor Ritel Bisa Manfaatkan AI untuk Analisis Saham

Tak Sekadar Chatbot, Investor Ritel Bisa Manfaatkan AI untuk Analisis Saham

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:28 WIB

Prospek Cerah MDKA, Sahamnya Bisa Tembus Rp3.100

Prospek Cerah MDKA, Sahamnya Bisa Tembus Rp3.100

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:23 WIB

Terkini

CISDI Dorong Harga Minuman Manis Naik Minimal 20 Persen lewat Cukai

CISDI Dorong Harga Minuman Manis Naik Minimal 20 Persen lewat Cukai

News | Minggu, 13 September 2026 | 19:13 WIB

Tangerang 10K Meriah, Semarang Bersiap Jadi Etape Selanjutnya

Tangerang 10K Meriah, Semarang Bersiap Jadi Etape Selanjutnya

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 19:03 WIB

4 Shio Diprediksi Paling Hoki setelah 14 September 2026, Hidup Makin Mudah

4 Shio Diprediksi Paling Hoki setelah 14 September 2026, Hidup Makin Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 18:55 WIB

Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026

Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:54 WIB

Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap

Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:50 WIB

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 18:48 WIB

Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 18:45 WIB

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 18:42 WIB

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:37 WIB

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB

×