Presiden Republik Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah menyelesaikan lukisan terbarunya dengan berisi tulisan 'No Justice, No Peace'.
Adapun seperti pernyataan Elite Demokrat Yan Harahap dalam akun Twitter pribadi miliknya, lukisan SBY itu diselesaikan pada Senin (12/6/2023).
Yan Harahap pun kemudian mengungkapkan adanya pesan dari SBY terkait lukisan tersebut.
Ia juga mengatakan bahwa SBY beberapa kali mengutarakan bahwa kedamaian akan dapat dirasakan jika keadilan ditegakkan.
Terkait hal itu, salah satu warganet pun ada yang menyorotinya. Warganet dengan nama akun @ynkfz mengatakan bahwa lukisan SBY yang dominan warna merah dan biru memiliki makna yang begitu dalam.
"Dominan warna merah dan biru. Merah diatas (menekan), biru dibawah (terkesan menahan). Wah, dalem nih maknanya," tutur warganet dengan nama akun @ynkfz dikutip Suara Liberte, Rabu (14/6).
Terlepas dari itu, Yan Harahap juga mengatakan juga bahwa dalam pesan SBY, seandainya keadilan yang diinginkan tidak datang, maka sudah seharusnya manusia memperjuangkan keadilan tersebut.
"Kepada kami, Pak SBY beberapa kali mengatakan, 'jika ingin kedamaian di negeri ini, keadilan harus ditegakkan. Jika keadilan itu tak datang, perjuangkan!'," ungkap Yan Harahap dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @YanHarahap, Rabu (14/6).
Lebih lanjut, Yan Harahap menyebutkan bahwa lukisan yang bertuliskan 'no justice, no peace' dan dirampungkan pada Senin (12/6/2023) itu menunjukkan ekspresi SBY.
Di akhir cuitannya, Yan Harahap pun menyampaikan doa agar SBY senantiasa sehat selalu.
"No justice, no peace". Pak SBY mengekspresikannya melalui lukisan yg beliau selesaikan 12/6/2023. Sehat selalu Pak @SBYudhoyono," tandasnya.