Pegiat media sosial Chusnul Chotimah menyindir mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang menjadi mentor materi penguatan antikorupsi di Provinsi Jawa tengah.
Adapun Ganjar Pranowo mengumpulkan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) se-Jawa Tengah di Auditorium Sasana Widya Praja, BPSDM Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, pada Senin (19/6).
Hal itu ditanggapi Chusnul Chotimah melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Chusnul Chotimah menyindir mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Ia mengatakan bahwa Anies Baswedan cocok jika jadi mentor perihal kelebihan bayar dan berbohong.
"Kalo kelebihan bayar sama ngibul, Anies cocok jadi mentornya," ungkap Chusnul Chotimah dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @ch_chotimah2, Rabu (21/6).
Sementara itu, diketahui bahwa Ganjar Pranowo mengumpulkan APIP dalam rangka pendidikan dan pelatihan (diklat) tematik APIP Daerah Provinsi Jateng, bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Pada pemaparannya, Ganjar menekankan konsep sikap dan pemikiran integritas pada seluruh inspektorat. Menurut Ganjar, penerapan konsep tersebut merupakan hal terpenting bagi seorang birokrat sebelum melakukan tugasnya sebagai pelayan masyarakat, khususnya pengawas.
Sebelumnya, terkait prestasi Anies Baswedan, loyalis mantan Gubernur DKI Jakarta itu, Geisz Chalifah pernah kerap menanggapi perihal pernyataan Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto yang menyebut Anies Baswedan tak memiliki prestasi sehingga membuat narasi dia dijegal.
Mantan Komisaris Ancol ini pun menyinggung bahwa Hasto tidak berbicara pakai data. Ia kemudian memberikan tantangan ke Hasto agar adu data.
"Hasto, ga usah bawa-bawa rakyat. Elu yang mengatakan Anies tidak banyak Prestasi. Persoalannya berani ga kita adu Prestasi Anies selama mimpin Jakarta," ungkap Geisz Chalifah dari akun Twitter pribadi miliknya @GeiszChalifah.
Geisz Chalifah pun tampak siap menantang Hasto untuk adu data.
"Bandingkan dengan 5 tahun sebelumnya dari semua sisi. Sekjen partai bicara ga pake data. Ayuk adu data saja. Kapan dan dimana?," ujarnya.
Lebih lanjut, Geisz Chalifah juga menegaskan bahwa bakal calon presiden (bacapres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu memiliki banyak prestasi. Mulai dari air bersih, hingga mengembalikan martabat rakyat Kampung Akuarium.
"Ada ratusan lainnya. Mau dari Air bersih, perlindungan anak dan perempuan. Kampung akuarium (wong cilik) di gusur oleh Ahok calon Gubernur yang elu dukung. Dikembalikan martabatnya para wong cilik itu oleh Anies. Anies punya banyak prestasi tapi otak anda menolak fakta," tandas Geisz Chalifah.