Prabowo menambahkan ini fenomena terjadi di banyak negara, contohnya di Amerika.
“Jadi saya anggap ya ini risiko saya sebagai prajurit. Saya telah melaksanakan tugas saya dengan sebaik-baiknya sesuai dengan sumpah saya,” katanya.
“Lalu, saya pertaruhkan nyawa saya berkali-kali untuk Republik untuk rakyat. jadi saya tenang, saya tidak kemana-mana,” tambahnya.
“Jadi bener memang banyak pihak selalu dibilang inilah itulah, mau kudeta ya kan dan sebagainya, menculik, membunuh dan sebagainya, saya mau apakan ya?” jelasnya.