Golkar Bisa Bicara Hati ke Hati dengan PDIP buat Usung Ridwan Kamil, Pengamat Beber Hal Ini

Suara Liberte Suara.Com
Kamis, 06 Juli 2023 | 17:52 WIB
Golkar Bisa Bicara Hati ke Hati dengan PDIP buat Usung Ridwan Kamil, Pengamat Beber Hal Ini
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat bersama Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Dok. PDIP)

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP belum menentukan dan mengumumkan calon wakil presiden (cawapres) untuk Ganjar Pranowo.

Dalam data survei, beberapa tokoh disebut potensial mendampingi Ganjar. Tokoh-tokoh ini memiliki tingkat elektabilitas cukup tinggi sehingga berpotensi dilirik oleh PDIP.

Salah satunya adalah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Ia dalam sejumlah data survei berada dalam puncak daftar cawapres dan merupakan sosok yang memiliki popularitas tinggi di masyarakat.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Adi Prayitno melihat potensi Gubernur Jabar sebagai cawapres Ganjar relatif besar. Namun semua kembali pada keputusan PDIP.

Pasalnya, Partai Golongan Karya (Golkar) juga belum memutuskan untuk mendukung capres Ganjar. Dengan begitu PDIP juga tidak akan mengambil inisiatif lebih dahulu.

"PDIP nunggu betul kapan Golkar ini akan mendeklarasikan dukungan politiknya menjadi bagian dari PDIP mengusung Ganjar," ujarnya dikutip Liberte Suara, Kamis (6/7/2023).

"Kalau Golkar langsung mengumumkan bahwa capres 2024 itu adalah Ganjar dan berada di dalam koalisi bersama PDIP maka sangat mungkin nama Ridwan Kamil ini menjadi kompetitor ... karena Ridwan Kamil juga punya nama besar, gubernur yang saat ini cukup populer dan digandrungi oleh banyak orang," papar Adi.

Padahal, kata Adi, Golkar dapat segera mendeklarasikan dukungan terhadap PDIP dan Ridwan sebagai bakal cawapres.

Dengan begitu Golkar dapat berbicara dengan mudah untuk menentukan jagoannya itu mendampingi Ganjar di pemilihan presiden (pilpres) 2024.

Baca Juga: Spanduk Istri Terpasang Saat Suaminya Melarang, PSI Sindir Wali Kota Depok Konsisten: yang Dicopot Kan Cuma Spanduk Kaesang

"Jadi kalau Golkar tertarik misalnya mau mengusung nama Ridwan Kamil, bergabung dulu dengan PDIP baru bicara dari hati ke hati apakah Ridwan Kamil menjadi salah satu nama yang layak menjadi nominator pendamping Ganjar," ungkapnya, menambahkan.

Adi menyimpulkan, PDIP cenderung menginginkan parpol di luar porosnya menyatakan kerja sama terlebih dahulu baru kemudian membicarakan hal lain termasuk cawapres.

PDIP kemungkinan besar tidak akan menyambut positif parpol di luar porosnya yang dengan mudah menyodorkan nama-nama tokoh sebagai cawapres untuk Ganjar.

"Jadi intinya tergabung dulu baru kecenderungan ketika menang ini," tegasnya.

"Jangan tidak bergabung dalam koalisi tapi mengusulkan nama itu sepertinya PDIP relatif agak kurang menyambut dengan baik," jelas Adi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI