Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani, menjadi salah satu relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melaporkan Rocky Gerung karena diduga menghina Presiden Jokowi.
Benny yang merupakan Ketua Umum Barikade 98 melaporkan Rocky Gerung bersama sejumlah organisasi relawan lain seperti Foreder, Sekber Jokowi Nusantara, ABJ, JPKP, SOLMET, Relawan Indonesia Bersatu, Barisan Pembaharuan, AKAR, Indonesia Hari Ini (IHI), SEKNAS, dan Bara JP.
Ia menilai pernyataan b*ajingan t*olol yang dialamatkan kepada Presiden Jokowi dapat dikategorikan sebagai penghinaan terhadap presiden sehingga sebagai rakyat dirinya tidak bisa membiarkan hal tersebut terjadi.
“Ini adalah pernyataan yang bisa dikategorikan penghinaan terhadap presiden,” ujar Benny, dikutip dari detik News.
Dirangkum dari laman resmi BP2MI, Benny Rhamdani yang akrab disapa dengan panggilan BRANI lahir di Bandung, 3 Maret 1968. Jabatan terakhir sebagai anggota DPD RI daerah pemilihan Sulawesi Utara (2014-2019).
Selama menjadi anggota DPD RI, beberapa jabatan pernah diamanahkan, yakni sebagai Wakil Ketua Komite I DPD RI (2014-2017 dan 2017-2017), serta menjadi Anggota Badan Sosialisasi MPR (2017-2018).
Sebagai seorang politisi dan aktivis 98, Benny Rhamdani memiliki segudang pengalaman yang akrab dengan dunia aktivisme dan keberpihakan kepada rakyat, terutama yang tertindas dan tergusur tanahnya akibat konflik agraria.
Benny yang berasal dari Sulawesi Utara mengawali karirnya sebagai aktivis mahasiswa. Selain bergerak di bidang sosial, Benny Rhamdani juga memiliki hobi olahraga, terutama sepak bola, dan pernah menjadi Ketua Asosiasi Kota PSSI Kotamobagu (2015-2019).
Selain itu, berbagai posisi di kepartaian juga sudah pernah dijalaninya. Terakhir, Benny merupakan Direktur Kampanye Tim Nasional Jokowi - KH Ma’ruf Amin.
Baca Juga: Merah Putih Berkibar di Thailand Talent Cup, Dua Rider Astra Honda Naik Podium Tertinggi