Kelompok Relawan Pendukung Ganjar Pranowo, Kongres Rakyat Nasional Ganjar Republik Indonesia Satu (KORNAS GARIS) mengungkapkan, Ganjar harus mulai menyampaikan gagasan dan ide tentang Indonesia ke depan.
Hal ini terkait dengan selesainya masa tugas Ganjar sebagai Gubernur Jawa Tengah.
“Ganjar Pranowo kembali menjadi warga negara biasa, tanpa jabatan, tanpa ajudan. Maka sebagai warga negara biasa, sekaligus menjadi bacapres, saatnya Ganjar Pranowo memperkenalkan diri bersama ide, konsep, gagasan, dan program politik sebagai bacapres. Meski mengusung tema keberlanjutan dan kesinambungan, Ganjar tidak perlu terus bergantung dan mendompleng nama Jokowi,” jelas Sutrisno dalam keterangan resmi yang diterima, Rabu (7/9/23).
Sutrisno meminta agar segenap pihak yang mendukung Ganjar, baik Partai Politik atau rekan relawan pendukung lainnya untuk tidak sombong dengan hasil yang dikeluarkan lembaga survei.
Sebagaimana diketahui, Ganjar langganan jadi posisi teratas soal survei elektabilitas lembaga survei.
“Oleh karena itu, partai politik yang akan mengusung dan mendukung Ganjar Pranowo pun diminta untuk tidak jumawa, sombong, dan angkuh,” ungkapnya.
Bukannya tanpa alasan, menurut Sutrisno, Ganjar bisa menang di Pilpres nanti bukan karena hasil lembaga survei saat ini.
Menurutnya, kemenangan bisa diraih dengan bekerja keras merebut dukungan dan simpati dari masyarakat dengan cara bahu-membahu bergotong royong memenangkan Ganjar.
“Sebab Ganjar Pranowo dapat memenangkan Pilpres 2024 jika dan hanya jika parpol dapat bergotong royong dengan rekan juang politik, relawan, simpatisan untuk membujuk dan merebut hati rakyat,” jelasnya.
Baca Juga: Bos Pertamina Beberkan Alasan Jadikan Sawit Jadi BBM