CEO Insight : Pembangunan Ibu Kota Baru Picu Pemerataan Ekonomi

Suara Liberte

Sabtu, 14 Oktober 2023 | 20:35 WIB
CEO Insight : Pembangunan Ibu Kota Baru Picu Pemerataan Ekonomi
CEO Insight (WE)

CEO Warta Ekonomi Group, Muhamad Ihsan mengajak para pemimpin perusahaan berdiskusi untuk mengembangkan usaha ke depan. Tujuannya, membantu pemerintah mewujudkan Indonesia Emas pada 2045 mendatang.

Ihsan mengatakan pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo berhasil menorehkan prestasi dalam pertumbuhan ekonomi di atas 5% selama tujuh kuartal berturut-turut.

“Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal-II 2023 sebesar 5,17% (year on year/YoY) dan 3,86% (quartal to quartal/QtQ),” ungkap Ihsan saat membuka acara CEO Insight 2023-2024 dengan tema In Conjunction With CEO Achievement Awards 2023 di Royal Ambarrukmo, Yogyakarta, kemarin.

“Adapun nilai pertumbuhan ekonomi ini tidak terlepas dari usaha dan peran Pemerintah di dalam mengendalikan inflasi. BPS mencatat, pada Juli 2023, angka inflasi secara YoY sebesar 3,08% atau menurun jika dibandingkan dengan inflasi YoY pada bulan sebelumnya yang sebesar 3,52%,” tambahnya.

Menurutnya, dengan bertumbuhnya ekonomi Indonesia di atas 5% selama 7 kuartal beruntun memberikan harapan dan dorongan bagi keberhasilan visi Indonesia Emas 2045 yang akan dicapai.

Sementara itu, Direktur Perencanaan Makro Otorita IKN, Agustomi Masik, menjadi yang pertama maju dan menyampaikan bahwa 80% pembangunan IKN dari total anggaran Rp466 triliun akan didapatkan dari swasta. Saat ini investasi sebesar Rp20 triliun sudah masuk dan seluruhnya dari investor lokal.

"Beberapa hari lalu pak presiden sudah groundbreaking. 1-2 November akan ada ground breaking lagi sudah ada list 30 proyek lagi misalnya hotel, sekolah, rumah sakit. Ini mengapa peran swasta sangat besar dalam proyek yang bertujuan memeratakan ekonomi, politik dan sosial di seluruh Indonesia," Ucap Agustomi

Agustomi menyebut, meski IKN sempat dipandang pesimis oleh sebagian masyarakat namun pada kenyataannya keberadaannya terus berkembang. Ia memberikan contoh bagaimana dahulu pada 80-an, area lingkar Jakarta menjadi bagian terpisah dan tak diminati namun kini menjadi satu yang tak terpisahkan menunjang DKI.

"Pertumbuhan kota akan pesat, kita lihat Depok, Bekasi itu terpisah dari Jakarta pada 80an tapi sekarang sudah tak bisa dipisahkan. Namun kemudian pertumbuhan terpusat di Jawa, ada kesenjangan tinggi dengan pulau yang lain. Ada dampak negatif bagaimana ekonomi, politik dan sosial. Bagaimana ongkos logistik mahal. Inilah mengapa Indonesia membangun IKN menggeser pusat ekonomi lebih ke tengah agar bisa menjangkau lebih dekat Indonesia timur. Kekuatan membangun IKN ini kolaborasi antara pemerintah, swasta dan masyarakat," sambungnya.

baca juga

Sedangkan, CEO Bisnis Forum, Jahja Sunarjo mengatakan bahwa orang luar pasti akan sangat tertarik melihat Indonesia. Hal ini seperti saat Cristoper Colombus menemukan Amerika dan membuat banyak orang datang berpindah ke sana.

"Orang luar akan melihat Indonesia dengan sangat menarik. Bagaimana Colombus membawa banyak orang kemudian datang ke Amerika dan membangun tanah itu. Mengapa kita tak bisa masuk ke IKN untuk mendukung pembangunan ekonomi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. Ini menjadi saatnya dan mungkin saya akan membawa banyak investor untuk masuk ke sana," ujarnya.

Kemudian, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Yogyakarta, Robby Kusumaharta, menyebut dalam pengembangan investasi dan pertumbuhan ekonomi, Yogyakarta dinilai menjadi contoh tepat.

“Setelah hadirnya bandara baru, kita terus bergerak bergotong royong dengan memberikan pelatihan-pelatihan 3 in 1 pada banyak sektor. Ini tidak hanya berupa pelatihan mengenai keterampilan. Namun juga menyangkut peningkatan soft skill dan kemampuan lainnya yang dibutuhkan,” jelasnya.

Pembicara lainnya yang hadir yakni Anggota Dewan Eksekutif APINDO, Inka Prawirasasra; Senior Vice President BNI, Rima Cahyani; Wakil Sekretaris Jenderal II AFTECH, Firlie Ganinduto; Direktur Pemasaran, Pelayanan, dan Pengembangan Usaha PT TWC, Ibu Hetty Herawati. Hadir pula Tanri Abeng yang merupakan Mentri BUMN 1998-1999.

Acara ini bertujuan untuk memberikan insight, ide, gagasan dan pandangan perekonomian Indonesia maupun global, kepada nasabah-nasabah Korporasi, Private dan Premier Banking. Kegiatan ini juga bertujuan untuk membuka wawasan khalayak luas dan menjadi aspirasi bagi masyarakat tentang segala aspek yang berhubungan dengan bisnis, ekonomi, dan perbankan dalam mewujudkan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Banyak Pulau Alami Kesenjangan, 30 Proyek IKN Dikebut

Banyak Pulau Alami Kesenjangan, 30 Proyek IKN Dikebut

Jogja | Jum'at, 13 Oktober 2023 | 20:55 WIB

Viral Jokowi Pamer Emas 24 Karat Ditempel di Istana Garuda IKN: Jangan Dicongkel!

Viral Jokowi Pamer Emas 24 Karat Ditempel di Istana Garuda IKN: Jangan Dicongkel!

Lifestyle | Senin, 09 Oktober 2023 | 20:04 WIB

Ini Infrastruktur yang Mau Dibangun Dato Sri Tahir di IKN Sampai Minta Izin Ibu

Ini Infrastruktur yang Mau Dibangun Dato Sri Tahir di IKN Sampai Minta Izin Ibu

Bisnis | Senin, 09 Oktober 2023 | 08:57 WIB

Terkini

WNA India Jadi Korban Penipuan Modus Hipnotis di Bali

WNA India Jadi Korban Penipuan Modus Hipnotis di Bali

Bali | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:19 WIB

Jatim Deklarasikan Provinsi dengan Event Terbanyak, Sedot 30 Persen Wisatawan

Jatim Deklarasikan Provinsi dengan Event Terbanyak, Sedot 30 Persen Wisatawan

Jatim | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:16 WIB

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:13 WIB

Pemprov Papua Selatan: Lahan Cetak Sawah di Merauke 48 Ribu Hektare

Pemprov Papua Selatan: Lahan Cetak Sawah di Merauke 48 Ribu Hektare

Sulsel | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:12 WIB

Khofifah Sambut 4.014 Pelari dari 22 Negara Taklukkan Jalur Ekstrem Gunung Arjuno-Welirang

Khofifah Sambut 4.014 Pelari dari 22 Negara Taklukkan Jalur Ekstrem Gunung Arjuno-Welirang

Jatim | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:00 WIB

Sulteng Belum Mandiri Fiskal, 80 Persen Bergantung Pusat

Sulteng Belum Mandiri Fiskal, 80 Persen Bergantung Pusat

Sulsel | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:55 WIB

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:43 WIB

Perbasi Surakarta 2026-2030 Dilantik, Bidik Sapu Bersih Emas Porprov Jateng 2026

Perbasi Surakarta 2026-2030 Dilantik, Bidik Sapu Bersih Emas Porprov Jateng 2026

Surakarta | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:32 WIB

Pencurian 22 Gerai Alfamart di Lombok Terungkap

Pencurian 22 Gerai Alfamart di Lombok Terungkap

Bali | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:10 WIB

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:07 WIB

×