Hal-hal yang 'Dilarang' Saat Melancong ke Paris

Esti Utami

Senin, 31 Maret 2014 | 12:09 WIB
Hal-hal yang 'Dilarang' Saat Melancong ke Paris
Suasana Kota Paris (Foto: shutterstock)

Suara.com - Paris, semua orang tentu bermimpi bisa berkunjung ke ibukota Prancis yang dijuluki kota cinta itu satu waktu. Tetapi sebelum melancong ke sana, tak ada salahnya untuk mengetahui kebiasaan warga setempat. Pasalnya, warga Paris dikenal sangat berkelas dan berselera tinggi. Jadi jangan mempermalukan diri sendiri saat berkunjung ke salah satu kota paling indah di dunia itu.

Berikut beberapa hal yang sebaiknya tidak Anda lakukan saat ke Paris:
1. Jangan mengeja Notre Dam dengan 'note-er-dayme'. Ejaan yang benar untuk katedral berumur 800 tahun ini adalah Note-reh-dahm!

2. Jangan pernah makan sambil berjalan. Kebiasaan ini sangat tak biasa bagi warga Paris, dan bagi mereka makan sambil jalan masuk dalam kategori kelakuan  yang enggak banget.

3. Menanyakan di mana dapat membeli gembok cinta? Bisa jadi Anda malah ditertawakan, karena bagi warga Kota Paris gembok cinta justru merusak arsitektur kota. Dan satu hal, cinta bagi orang Paris adalh kebebasan bukan sesuatu yang mengikat.

4. Meminta tambahan layanan saat makan di restoran. Bagi kebanyakan orang Prancis, kuliner adalah 'ritual suci' jadi mereka tak akan mereken permintaan Anda.

5. Pertanyaan apa itu impressionisme, juga tak disukai orang Paris. Ibukota Prancis itu adalah kota kelahiran aliran ini. Sejumlah pelukis terkenal macam Monet, Cezanne, and Renoir lahir dan besar di sini. Jadi tak ada salahnya sebelum ke Paris, Anda banyak membaca soal aliran yang satu ini.

6. Jangan pula menanyakan di mana Menara Eiffel? Pertama, banyak tujuan menarik di Paris selain menara terkenal itu. Kedua Anda tinggal melihatnya, karena landmark Kota Paris ini tampak dari mana-mana.

7. Jangan pula menanyakan tentang Tour de France, selain di bulan Juli. Semua warga lokal tahu, balap sepeda terkenal ini digelar setahun sekali di bulan Juli. Dan jalan yang dilalui biasanya adalah  Rue de Rivoli, Tuileries Gardens, dan  Louvre sebelum berakhir di Champs-Élysées.

8. Minta dibuatkan roti isi dari croissant. Croissant adalah kue tradisional Perancis, dan jangan mereduksinya menjadi roti potong.

9. Meminta piring tambahan untuk tempat roti. Di paris, roti dicuil bukan dipotong, sehingga Anda tak perlu piring tambahan.

10. Jangan keberatan dengan ukuran gelas. Karena rata-rata ukuran gelas di Paris hanya separuh dari ukuran gelas di Amerika Serikat.

11. Ingat sebutan kereta bawah tanah di Paris adalah métro. Dan ini sudah berlaku sejak tahun 1900, jadi jangan mengubah sebutan ini dengan subway.

12. Menanyakan parfum yang dikenakan seseorang. Perempuan Paris terkenal dengan gayanya, mereka juga menjaga rahasia mereka. Jadi menanyakan parfum yang mereka kenakan adalah hal yang tidak sopan.

13. Jangan sembarangan mencegat taksi, mereka tak akan berhenti. Taksi di Paris hanya berhenti di tempat tertentu.  (Sumber: Huffington Post)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Tujuan Baru Pelancong Dunia

3 Tujuan Baru Pelancong Dunia

Lifestyle | Jum'at, 28 Maret 2014 | 07:39 WIB

Menjadi Pelancong yang Baik

Menjadi Pelancong yang Baik

Lifestyle | Selasa, 25 Maret 2014 | 11:15 WIB

Ingin Wisata Aman? Jangan Berkunjung ke Sini

Ingin Wisata Aman? Jangan Berkunjung ke Sini

Lifestyle | Rabu, 19 Maret 2014 | 20:52 WIB

7 Jalan Paling Menakjubkan di Dunia

7 Jalan Paling Menakjubkan di Dunia

Lifestyle | Selasa, 11 Maret 2014 | 09:07 WIB

8 Kota Paling Asyik Untuk Ngopi

8 Kota Paling Asyik Untuk Ngopi

Lifestyle | Kamis, 06 Maret 2014 | 10:39 WIB

Menyambangi Makam Jim Morrison di Paris

Menyambangi Makam Jim Morrison di Paris

Your Say | Minggu, 02 Maret 2014 | 09:33 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×