Meriahnya Tradisi Lebaran Ketupat di Madura

Ririn Indriani

Senin, 04 Agustus 2014 | 19:25 WIB
Meriahnya Tradisi Lebaran Ketupat di Madura
Ilustrasi Lebaran Ketupat. (Foto: Antara/Andreas Fitri Atmoko)

Suara.com - Lebaran Ketupat adalah tradisi lebaran di Madura yang dirayakan oleh umat Islam pada hari ketujuh bulan Syawal tahun Hijriah.

Perayaan Lebaran pada hari ketujuh ini sebenarnya merupakan tradisi yang dimaksudkan ungkapan rasa syukur dari umat Islam yang telah menjalankan ibadah puasa sunnah enam hari setelah Idul Fitri.

Istilah "Lebaran Ketupat" atau "Tellasan Topak" dalam Bahasa Madura merupakan istilah yang populer, karena merujuk kepada kebiasaan masyarakat Madura, membuat makanan ketupat, saat hari ketujuh Syawal itu.

Memasuki lebaran ketupat, permintaan cangkang dan janur untuk membuat ketupat pada sejumlah pasar selalu meningkat hingga 20 persen dibandingkan dengan lebaran Idul Fitri sejak seminggu sebelumnya.

Dalam ajaran Islam, memang ada anjuran, yakni disunnahkan berpuasa selama enam hari pada bulan Syawal dan puasa itu bisa dimulai sehari setelah hari Idul Fitri," kata Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ke-Islam-an An-Nuqoyah, Guluk-guluk, Sumenep Matnin, M.EI.

Biasanya, sebagian besar umat Islam, termasuk di Madura, memulai puasa sunnah di bulan Syawal itu memang sehari setelah Hari Raya Idul Fitri, meski dalam hadis itu tidak ditetapkan harus sehari setelah Lebaran.

Kebiasaan berpuasa sunnah sehari setelah Idul Fitri itulah yang lalu membentuk kebiasaan atau tradisi di kalangan umat Islam, termasuk di Madura dengan merayakan "Lebaran Kedua", yakni Lebaran yang dirayakan secara khusus, karena mereka bisa berpuasa sunnah selama enam hari itu.

"Jadi, sebenarnya, Lebaran Ketupat atau Lebaran Kedua yang digelar pada hari ketujuh bulan Syawal ini, titik tekannya lebih pada tradisi atau kebiasaan itu saja ketentuan normatif dalam Al Quran hanya ada dua hari raya yakni Idul Fitri dan Idul Adha," terang Matnin.

Di Madura, perayaan menyambut Lebaran hari ketujuh atau "Lebaran Ketupat" atau yang oleh masyarakat setempat sering diistilahkan dengan "Tellasan Pettok" ini digelar dengan beragam tradisi.

baca juga

Hampir setiap kabupaten di Pulau Garam ini memiliki tradisi khas dalam merayakan Lebaran Ketupat.

Pawai Dokar Hias
Pawai dokar hias di Bangkalan, misalnya. Di kabupaten dengan jumlah penduduk 1,1 juta yang terletak paling dekat dengan Kota Surabaya itu, masyarakat merayakan Lebaran Ketupat dengan menggelar pawai dokar hias keliling kampung.

Pawai dokar hias itu digelar warga empat desa, yakni warga Parseh, Sangra Agung, Jaddih, dan Desa Biliporah, Kecamatan Socah, Bangkalan.

Pawai dokar hias digelar dengan berkeliling jalan-jalan di desa itu berangkat dari Desa Parseh dan berakhir di Desa Biliporah. Jalan yang dilintasi pawai dokar hias sekitar 5 kilometer.

"Kegiatan ini sengaja kami gelar pada Lebaran Ketupat dengan tujuan untuk melestarikan budaya masyarakat di sini, selain untuk memeriahkan perayaan Lebaran Ketupat," kata panitia pelaksana pawai, Umar Faruk.

Tidak hanya dokar yang dihias, mobil pick up dan becak yang ikut dalam pawai itu juga dihias. Sepanjang jalan yang dilintasi peserta pawai dokar hias dipenuhi masyarakat yang ingin menyaksikan secara langsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keraton Kasunanan Surakarta Gelar Gerebek Syawal

Keraton Kasunanan Surakarta Gelar Gerebek Syawal

Lifestyle | Kamis, 06 Juni 2019 | 16:42 WIB

Jadi Tradisi Lebaran, Ternyata Ini Hubungan Memaafkan dan Struktur Otak

Jadi Tradisi Lebaran, Ternyata Ini Hubungan Memaafkan dan Struktur Otak

Health | Rabu, 05 Juni 2019 | 14:45 WIB

5 Tradisi Perayaan Lebaran di Dunia, Bikin Kumpul Keluarga Tambah Meriah

5 Tradisi Perayaan Lebaran di Dunia, Bikin Kumpul Keluarga Tambah Meriah

Lifestyle | Kamis, 30 Mei 2019 | 06:30 WIB

Terkini

Sentil Singapura Soal Potongan Ekspor Gas 8 Persen, Mentan Amran: Apalagi Kalau Kita Nakal!

Sentil Singapura Soal Potongan Ekspor Gas 8 Persen, Mentan Amran: Apalagi Kalau Kita Nakal!

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Adik Prabowo Pesimistis Soal Penguatan Rupiah, Menteri Ekonominya Bilang Bagus Kalau Melemah

Adik Prabowo Pesimistis Soal Penguatan Rupiah, Menteri Ekonominya Bilang Bagus Kalau Melemah

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:04 WIB

Bengkel Pesawat RI di Bali Bisa Layani Perawatan Pesawat Maskapai Eropa

Bengkel Pesawat RI di Bali Bisa Layani Perawatan Pesawat Maskapai Eropa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:03 WIB

4.000 Peserta Bersaing, Inovasi AI Anak Muda Indonesia Hadirkan Solusi Nyata

4.000 Peserta Bersaing, Inovasi AI Anak Muda Indonesia Hadirkan Solusi Nyata

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:01 WIB

65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare

65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Kesaksian Korban Salah Sasaran di Kericuhan Malioboro: Ditarik dan Dipukuli Massa Tak Dikenal

Kesaksian Korban Salah Sasaran di Kericuhan Malioboro: Ditarik dan Dipukuli Massa Tak Dikenal

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:59 WIB

Jeritan Asap Karhutla Membakar Daerah, Mahasiswa Trisakti Desak Satgas PKH Diadili

Jeritan Asap Karhutla Membakar Daerah, Mahasiswa Trisakti Desak Satgas PKH Diadili

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Paket Lengkap: Rupiah Rekor Terendah, IHSG Turun Jadi Bursa Terburuk di Asia

Paket Lengkap: Rupiah Rekor Terendah, IHSG Turun Jadi Bursa Terburuk di Asia

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:52 WIB

Sinopsis '4 Out: Mo Ichido, Play Ball', Film Jepang Dibintangi Aiba Masaki

Sinopsis '4 Out: Mo Ichido, Play Ball', Film Jepang Dibintangi Aiba Masaki

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Modus Penyelewengan Beras SPHP: Dibeli Murah, Dikemas Ulang, Dijual Lebih Mahal

Modus Penyelewengan Beras SPHP: Dibeli Murah, Dikemas Ulang, Dijual Lebih Mahal

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:48 WIB

×