Stereotip Tak Benar Tentang Laki-laki (2)

Esti Utami

Selasa, 02 Desember 2014 | 19:00 WIB
Stereotip Tak Benar Tentang Laki-laki (2)
Ilustrasi ayah (shutterstock)

Memasuki abad ke-21, kesetaraan gender memang belum benar-benar tercapai. Tetapi ketidaksetaraan itu makin menipis, dan makin banyak laki-laki yang tinggal di rumah untuk mengasuh anak-anak mereka.

Meski demikian masih banyak orang yang meragukan kemampuan laki-laki menjadi seorang ayah sekaligus pengasuh bagi anak-anaknya. Ada banyak stereotip yang dilekatkan pada seorang laki-laki jika itu menyangkut dengan pengasuhan anak.

Tapi percayalah, semua itu tidak sepenuhnya benar. Karena sebenarnya, banyak juga perempuan yang memiliki kekurangan saat mengasuh anak mereka. Dan berikut stereotip yang dilekatkan pada laki-laki, yang tak sepenuhnya benar.

6. Ayah tidak bisa memasak untuk anak-anaknya. Memanasi makanan bayi di microwave adalah satu-satunya kemampuan kuliner laki-laki, dan bahkan hasilnya sering datang sebagai sesuatu yang menyerupai lava cair.

Kebenaran: Banyak laki-laki berpengalaman menghangatkan makan malam di microwave. Atau bahkan memasak sendiri makan malam mereka. Jadi jangan ragukan kemampuan laki-laki memasak untuk anak-anaknya.

7. Ayah terus-menerus terbelah antara keluarga dan pekerjaannya. Mereka tidak pernah mendapatkan keseimbangan yang tepat. Di rumah, ayah dianggap tidak bertanggung jawab dan sering melewatkan kesempatan penting. Di tempat kerja, mereka dianggap tak kompeten.

Kebenaran: Hampir semua ayah berusaha mengambil cuti untuk mendampingi putra/putri mereka di momen-momen penting. Bahkan laki-laki yang sangat senior pun tahu, mereka harus memprioritaskan malam orang tua. Pun, laki-laki bahagia cenderung pekerja yang baik. Menyelesaikan tuntutan pekerjaan dan mendampingi anak-anak tumbuh adalah sebuah tantangan baik untuk laki-laki maupun perempuan.

8. Ayah sering membuat malu anak-anak mereka. Ungkapan "Oh Daaaaaaaad" sering bergema dalam setiap catatan keluarga.

Kebenaran: OK, hal ini kadang-kadang benar, tetapi apakah ayah benar-benar lebih memalukan daripada ibu?

9. Ayah menjalin pertemanan di kelas senam hamil dan menjaganya seumur hidup. Kelas antenatal penuh laki-laki ketakutan yang terlibat dalam pembicaraan bagaimana menjadi seorang ayah.

Kebenaran: Teman-teman terdekat tetaplah orang-orang yang tumbuh bersama, teman satu kampus atau yang telah dikenal selama bertahun-tahun. Mungkin ada beberapa ayah antenatal, tapi itu tidak berarti Anda akan berangkat pada liburan keluarga bersama-sama untuk sisa hidup Anda.

10. Semua ayah menjadi seperti ayah mereka sendiri. Ini adalah hukum yang tak terbantahkan tumbuh lebih tua: Namun banyak Anda memberontak terhadap ayahmu sebagai seorang remaja, Anda masih akan menjadi sama, berambut abu-abu dan bumbag-memakai angka tiga puluh tahun ke depan.

Kebenaran: Orang tua kita dibentuk oleh didikannya sendiri. Tapi masa kanak-kanak kita, budaya saat kita membesarkan anak-anak telah berubah. Dan teori-teori kita tentang membesarkan anak semua memainkan peran penting. (The Telegraph)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Men Support Men: Ketika Laki-Laki Juga Butuh Ruang untuk Cerita

Men Support Men: Ketika Laki-Laki Juga Butuh Ruang untuk Cerita

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 14:50 WIB

Beban Menjadi Pria Perkasa: Mengapa Toxic Masculinity Menggerus Laki-Laki?

Beban Menjadi Pria Perkasa: Mengapa Toxic Masculinity Menggerus Laki-Laki?

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 14:01 WIB

Aliansi Laki-Laki Baru: Membangun Ruang bagi Laki-Laki untuk Belajar tentang Kesetaraan

Aliansi Laki-Laki Baru: Membangun Ruang bagi Laki-Laki untuk Belajar tentang Kesetaraan

Lifestyle | Kamis, 03 September 2026 | 11:07 WIB

Weaponized Incompetence di Rumah: Mengapa Laki-laki Perlu Belajar Mengurus Pekerjaan Domestik?

Weaponized Incompetence di Rumah: Mengapa Laki-laki Perlu Belajar Mengurus Pekerjaan Domestik?

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 15:22 WIB

Jasad Bayi Laki-Laki Diseret Anjing di Sumedang

Jasad Bayi Laki-Laki Diseret Anjing di Sumedang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Dua Pria di Satu Atap: Mengurai Jarak dan Gengsi Antara Anak dan Ayah

Dua Pria di Satu Atap: Mengurai Jarak dan Gengsi Antara Anak dan Ayah

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Laki-Laki Tidak Boleh Nangis? Siapa Sih yang Buat Aturan Aneh Itu?

Laki-Laki Tidak Boleh Nangis? Siapa Sih yang Buat Aturan Aneh Itu?

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:12 WIB

Cegah Kanker Serviks, Kemenkes Beri Vaksin HPV untuk Anak Laki-Laki Mulai Agustus

Cegah Kanker Serviks, Kemenkes Beri Vaksin HPV untuk Anak Laki-Laki Mulai Agustus

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:54 WIB

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi! Radius 5 KM Wajib Steril

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi! Radius 5 KM Wajib Steril

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:27 WIB

Efisiensi atau Diskriminasi? Membaca Ulang Preferensi Rekrutmen Perusahaan

Efisiensi atau Diskriminasi? Membaca Ulang Preferensi Rekrutmen Perusahaan

Your Say | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:00 WIB

Terkini

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

×