Suara.com - Komunitas atau kelompok warga Indonesia yang ada di luar negeri, dianggap bisa menjadi salah satu saluran untuk memperkenalkan wisata kuliner Indonesia.
Menurut Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, komunitas-komunitas tersebut bisa diberdayakan untuk memperkenalkan makanan di wilayahnya masing-masing.
"Buat seperti Chinatown di berbagai negara," ungkap Arief, dalam acara pembukaan Pekan Wisata Kuliner Tradisional Nusantara, di Monas, Jakarta, Jumat (12/12/2014).
Arief menyebut bahwa masing-masing komunitas bisa saja menyesuaikan kuliner yang akan diperkenalkan, sesuai dengan mayoritas warga Indonesia yang ada di sana.
"Seperti Hongkong yang banyak warga Jawa Timur. Komunitas tersebut bisa saja mengembangkan kuliner khas Jawa Timur di Hongkong," tuturnya.
Lebih jauh, Arief pun menilai bahwa ini bisa menjadi sebuah promosi yang efektif, terutama demi mengenalkan wisata kuliner Indonesia ke ranah internasional.
"Dan itu memang diperlukan oleh wisata di Indonesia," katanya lagi.