Gamelan Bali Bergema di Gereja Tua London

Ririn Indriani

Minggu, 22 Maret 2015 | 15:09 WIB
Gamelan Bali Bergema di Gereja Tua London
Ilustrasi warga asing belajar memainkan gamelan. (Foto: Antara/M Risyal Hidayat)

Suara.com - Konser musik gamelan Bali yang dibawakan kelompok gamelan Lila Cita pimpinan Andy Channing berhasil menghibur sekitar 300 penonton yang memenuhi gedung London Symphony Orchestra (LSO) bekas gereja St Luke's di London, Sabtu (21/3/2015) malam.

Meski membawakan musik gamelan Bali, namun hampir seluruh anggotanya adalah masyarakat Inggris dan untuk pertunjukan malam tersebut juga menghadirkan penari bintang tamu Ni Made Pujawati.

Konser dibuka dengan tarian Pendet oleh delapan penari anggota Lila Cita yang merupakan tarian selamat datang kepada penonton yang mengemari musik gamelan di Kerajaan Ratu Elizabeth tersebut.

Seniman Inggris Margaret Coldiron, pemain gamelan dan juga penari, pada malam itu merangkap pembaca acara mengatakan tari Pendet yang awalnya ritual menghormati dewa yang mengunjungi kuil diadaptasi untuk menghormati tamu yang datang menghadiri pertunjukan pada malam itu.

Usai tarian Pendet yang dibawakan June Baker, Novida Barnes, Marselina E Binstead, Kathryn Cave, Reka Martin, Savitri Sastrawan, Juli Wisjaja dan May Yosiyanti, konser dilanjutkan dengan penampilan kelompok gamelan LSO St Luke Community yang menampilkan potongan musik Gilak dan dilanjutkan dengan Hujan Emas.

Para pemain gamelan dari kelompok LSO St Luke Community yang merupakan warga Inggris dengan terampil mengiringi tari Gopala yang juga dikenal dengan sebutan tarian Cowboy dengan kreaografer I Nyoman Suarsa dan komposer I Ketut Gede Asnawa.

Tarian yang sering dibawakan oleh para remaja di Bali itu dibawakan mengunakan topeng yang disebut Bondres dan merupakan karakter lucu dibawakan dengan jenaka oleh Pagi Asmara, Margaret Coldiron, Wayang Melayu, Prapanca Nugraha, Adijjima Na Patalung dan Jamie Zubairi.

Pertunjukkan musik gamelan dilanjutkan dengan penampilan Saryani Asmayawati yang menampilkan tari Kebyar Duduk dan diikuti dengan penampilan musik Tabuh Telu Rare Manganti dengan komposer I Nengah Susila oleh Lila Cita.

Bintang tamu penari Ni Made Pujawati bersama Dewi Arianti, Widya Rachmawati dan Andrea Rutkowski membawakan tarian Demang Miring sebelum menutup dengan Joget Jaipongan.

Ni Made Pujawati telah mempromosikan tarian Indonesia di Inggris sejak 2000 atau sejak mengikuti sang suami ke Inggris.

Pujawati kemudian membentuk grup tari Lila Bhawa pada 2002 di kota London.

Sejak dibentuk, anggota grup tari tersebut semakin banyak yang membuat Made Pujawati semakin bersemangat mempromosikan tari-tarian Indonesia.

"Saya mulai dengan tarian Bali kemudian karena permintaan makin meluaskan untuk menari sekarang Lila Bhawa sudah bisa membawakan tarian-tarian Bali, Jawa Solo, Jawa Jogja, Betawi, Jaipongan, Sumatra," ujar Made berencanakan belajar tarian-tarian dari daerah lain.

Anggota Lila Bhawa sekarang sudah lebih dari 30 orang yang berasal dari Inggris, Amerika, Malaysia, Singapura, Indonesia, Jerman dan Jepang.

Guru tari yang mengajar pun semakin banyak seperti Andrea Rutkowski, perempuan peranakan Jerman Jawa, serta Widya Rachmawati dari Jakarta dan Pagi Asmara dari Bali selain Ni Made Pujawati sendiri.

Made mengaku merasa bahagia jika hasil jerih payahnya menari dihargai masyarakat yang datang menyaksikan pertunjukannya dan juga tertarik untuk belajar menari.

"Kalau pentasnya sukses seperti semalan jadi merasa sangat-sangat banga dengan hasil jerih payah para penari," ujarnya.

Namun Made juga mengatakan merasakan duka misalnya jika mengalami kesulitan untuk menemukan penari untuk pertunjukan, karena anggotanya sibuk dengan pekerjaan lainnya.

Namun demikian ia mengakui banyak hal yang berkesan selama menjadi penari di Inggris seperti pada acara "All Night Wayang di York".

"Saya merasa bangga bisa berkumpul bermain bersama dengan beberapa grup Gamelan dari seluruh Inggris," demikian Ni Made Pujawati. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah Pemenang Sinden Idol 2014

Inilah Pemenang Sinden Idol 2014

Lifestyle | Sabtu, 13 Desember 2014 | 14:19 WIB

Bali dalam Gamelan Fusion di "The Bali Connection Galeri"

Bali dalam Gamelan Fusion di "The Bali Connection Galeri"

Lifestyle | Sabtu, 14 Juni 2014 | 23:15 WIB

Terkini

Kronologi Pasutri Palembang Diduga Kunci Pria di Kamar Mandi, Motor dan 3 HP Raib

Kronologi Pasutri Palembang Diduga Kunci Pria di Kamar Mandi, Motor dan 3 HP Raib

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 13:06 WIB

NASA Potret Gunung Anak Krakatau Meletus dari Angkasa, Begini Penampakannya

NASA Potret Gunung Anak Krakatau Meletus dari Angkasa, Begini Penampakannya

News | Minggu, 13 September 2026 | 13:05 WIB

3 Barang Ini Sebaiknya Tidak Diletakkan di Atas Mesin Cuci, Bisa Berbahaya

3 Barang Ini Sebaiknya Tidak Diletakkan di Atas Mesin Cuci, Bisa Berbahaya

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 13:05 WIB

Sepiring Nasi Goreng di Pinggir Jalan

Sepiring Nasi Goreng di Pinggir Jalan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:00 WIB

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:53 WIB

Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober

Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 12:50 WIB

Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar

Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:46 WIB

Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:46 WIB

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:39 WIB

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:35 WIB

×