Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Minggu, 13 September 2026 | 12:39 WIB
Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim
Strategi PT Etam Bersama Lestari (EBL) yang merupakan anak usaha emiten sawit PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). [Suara.com/Rina Anggraeni].
baca 10 detik
  • PT Etam Bersama Lestari di Kalimantan Timur menyiagakan sarana dan 237 personel untuk mencegah kebakaran hutan.
  • Perusahaan menggandeng aparat dan masyarakat melalui patroli gabungan serta program insentif Desa Bebas Api sejak tahun 2020.
  • Dinas Lingkungan Hidup Kutai Timur menegaskan adanya sanksi hukum tegas bagi pihak yang membakar lahan secara sengaja.

Suara.com - PT Etam Bersama Lestari (EBL) yang merupakan anak usaha emiten sawit PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) memastikan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

General Manager PT EBL, Heri Suhanta Hernanda, menjelaskan bahwa kesiapan Karhutla perusahaan dibangun melalui tiga pendekatan. Hal itu terdiri dari preventif, promotif, dan kolaboratif.

"Pilar pencegahan Karhutla perusahaan kami turunkan dari komitmen untuk tidak hanya menjaga area kami, melainkan juga desa-desa sekitar bebas dari Karhutla. Kami rutin menggandeng KTPA, pemerintah kecamatan, dan aparat setempat lewat patroli gabungan, terutama di masa kemarau seperti ini," kata Heri di Kalimantan Timur, Kamis (10/9/2026).

Strategi PT Etam Bersama Lestari (EBL) yang merupakan anak usaha emiten sawit PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). [Suara.com/Rina Anggraeni].
Strategi PT Etam Bersama Lestari (EBL) yang merupakan anak usaha emiten sawit PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). [Suara.com/Rina Anggraeni].

Kesiapsiagaan perusahaan menghadapi risiko Karhutla yang tersebar di seluruh area operasional, terdiri dari 1 unit gudang pemadam kebakaran, 2 unit gudang damkar pendukung, 9 unit posko patroli karhutla, 24 unit menara pantau api, 30 titik embung yang mencakup embung utama, embung alami, dan embung pendukung, serta 1 unit hydrant.

Perusahaan juga mengoperasikan 3 unit drone untuk memantau titik api dari udara secara lebih cepat dan menjangkau area yang sulit diakses.

Di sisi sumber daya manusia, PT EBL menyiagakan Satgas Karhutla dengan total 237 personil. Susunan tim terdiri dari regu inti beranggotakan 45 orang, regu pendukung dengan 160 orang, regu Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) beranggotakan 32 orang, dan 3 regu kelengkapan sarana prasarana yang bertugas memastikan seluruh peralatan pemadaman siap digunakan setiap saat.

"Bagi kami, pencegahan karhutla baru bisa berjalan efektif kalau perusahaan, masyarakat, dan pemerintah bergerak dalam satu barisan,” ungkap Heri.

Senada yang sama, Senior Estate Manager PT EBL Eri Arnanta Ginting menjelaskan selain bekerja sama dengan KTPA maupun desa, perusahaan sejak 2020 juga telah menggulirkan program reward Desa Bebas Api. Program ini memberikan insentif kepada desa-desa sekitar perusahaan jika berhasil menjaga desanya bebas dari Karhutla.

"Perusahaan memberikan Rp50 juta kepada desa-desa yang selama setahun dapat menjaga area desanya bebas dari Karhutla. Dana ini diberikan kepada desa yang kemudian digunakan untuk pengembangan KTPA, pembelian sarana prasarana pemadaman api hingga membentuk pengembangan usaha-usaha di desa. Harapannya melalui reward ini, desa memiliki motivasi untuk menjaga areanya bebas Karhutla serta ikut merasakan langsung manfaat ekonomi dari kolaborasi dalam mencegah Karhutla,” sambung Eri.

baca juga

Sementara itu, Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Pertama Dinas Lingkungan Hidup Kutai Timur Joko Budi Santoso bilang, akan ada sanksi hukum bagi Masyarakat yang membakar lahan, maupun perusahaan yang lalai.

Strategi PT Etam Bersama Lestari (EBL) yang merupakan anak usaha emiten sawit PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). [Suara.com/Rina Anggraeni].
Strategi PT Etam Bersama Lestari (EBL) yang merupakan anak usaha emiten sawit PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). [Suara.com/Rina Anggraeni].

"Baik Masyarakat maupun perusahaan jika melakukan pembakaran dengan sengaja harus dihukum, pelaku ini harus dieskpos dan secara regulasi akan dihukum. Sehingga, dalam kesempatan ini kami turut mengimbau agar tidak melakukan sesuatu yang tidak diperkanakan, untuk membakar hutan dan lahan," tegasnya.

Sebagai informasi, dua desa sekitar perusahaan yaitu Desa Tepian Terap, dan Desa Pelawan juga telah menikmati reward Desa Bebas Api ini karena berhasil menjaga areanya bebas Karhutla selama beberapa tahun terakhir. Karena itu, telah ada beberapa unit usaha seperti usaha sewa tenda di Desa Pelawan, bdidaya jamur tiram, dan peternakan kambing di Desa Tepian Terap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:26 WIB

Karhutla Ancam Sektor Energi dan Tambang, Wamen ESDM Minta Mitigasi Tak Ditunda

Karhutla Ancam Sektor Energi dan Tambang, Wamen ESDM Minta Mitigasi Tak Ditunda

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 11:35 WIB

Tawarkan Bantuan Padamkan Karhutla, Malaysia: Indonesia Belum Beri Lampu Hijau

Tawarkan Bantuan Padamkan Karhutla, Malaysia: Indonesia Belum Beri Lampu Hijau

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:33 WIB

Terkini

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:39 WIB

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:35 WIB

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:30 WIB

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:26 WIB

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 12:25 WIB

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:23 WIB

Bukan Cuma Soal Listrik, PLTP Gunung Ungaran Berpotensi Buka Bisnis Baru

Bukan Cuma Soal Listrik, PLTP Gunung Ungaran Berpotensi Buka Bisnis Baru

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:20 WIB

Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!

Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 12:20 WIB

Heboh Pelat Mobil 'BK 54 NGE' di Medan, Pemilik Kendaraan Ditilang

Heboh Pelat Mobil 'BK 54 NGE' di Medan, Pemilik Kendaraan Ditilang

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:16 WIB

Berapa Honor Manggung Juicy Luicy? Viral usai Batal Tampil gara-gara Masalah Bagasi

Berapa Honor Manggung Juicy Luicy? Viral usai Batal Tampil gara-gara Masalah Bagasi

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 12:10 WIB

×