- Pertamina Patra Niaga menyatakan antrean kendaraan di SPBU Kota Makassar mulai berangsur melandai.
- Perusahaan memperpanjang jam operasional SPBU, mengerahkan mobil tangki, serta menambah nozzle, operator, dan tiga unit SPBU Modular.
- Pertamina bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menerapkan sistem ganjil-genap guna mengurai antrean kendaraan di SPBU.
Suara.com - PT Pertamina Patra Niaga mengungkapkan antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mulai berangsur melandai.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan pihaknya terus melakukan berbagai langkah untuk memperkuat pasokan BBM sekaligus memperlancar pelayanan kepada masyarakat.
"Antrean di sejumlah SPBU di Makassar saat ini secara bertahap mulai melandai. Kami terus melakukan berbagai langkah untuk memperkuat pasokan dan pelayanan, serta berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk mendukung kelancaran pelayanan BBM kepada masyarakat," ujarnya seperti dikutip, Minggu (13/9/2026).
![Warga antre di SPBU jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar. Warga harus antre hingga tujuh jam demi mendapatkan BBM, Kamis (10/9/2026) malam. [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/09/12/72927-antrean-panjang-bbm-di-spbu-makassar.jpg)
Salah satu langkah yang dilakukan yakni memperkuat operasional SPBU. Sebanyak 25 SPBU di Makassar kini dioperasikan selama 24 jam untuk memberikan akses pelayanan yang lebih luas kepada masyarakat.
Pertamina Patra Niaga juga mengerahkan mobil tangki yang beroperasi selama 24 jam guna memperkuat distribusi BBM ke sejumlah SPBU.
Selain memperpanjang waktu operasional, perusahaan juga melakukan optimalisasi pelayanan dengan menambah nozzle BBM subsidi dan operator di sejumlah SPBU.
Pertamina juga menambah titik distribusi melalui pengoperasian tiga unit SPBU Modular untuk membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat.
Di sisi lain, Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menerapkan sistem ganjil-genap untuk pengisian BBM di SPBU.
Pengaturan tersebut dilakukan untuk membantu mengurai antrean kendaraan sekaligus mendukung kelancaran pelayanan BBM di lapangan.
"Berbagai langkah ini kami lakukan untuk memastikan pasokan dan pelayanan terus berjalan secara optimal. Kami juga terus memantau kondisi di lapangan dan melakukan penyesuaian sesuai kebutuhan, sehingga masyarakat dapat memperoleh BBM dengan lebih lancar,”"lanjut Kitty.
Pertamina Patra Niaga menilai BBM merupakan kebutuhan penting masyarakat untuk menunjang mobilitas dan aktivitas sehari-hari. Karena itu, optimalisasi pasokan, distribusi, dan pelayanan terus dilakukan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Perusahaan juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan serta masyarakat yang telah mengikuti ketentuan dan arahan petugas di lapangan.
"Pertamina Patra Niaga akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dan memastikan distribusi BBM berjalan dengan optimal, agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan aktivitas sehari-hari dapat terus berjalan dengan lancar," pungkas Kitty.