Batik Gedog, Dicari Sekaligus Ditinggalkan

Esti Utami

Senin, 20 April 2015 | 12:51 WIB
Batik Gedog, Dicari Sekaligus Ditinggalkan
Remaja putri membatik gedog di Desa Kedungrejo, Kerek, Tuban, Jawa Timur, Minggu (19/4). (Antara/Aguk Sudarmojo)

Suara.com - Tuban, kabupaten yang terletak di pesisir utara Pulau Jawa memiliki batik khas yang dikenal dengan nama batik gedog. Batik gedog ini hingga kini diminati konsumen, baik yang datang langsung ke sejumlah desa setempat yang menjadi sentra produksi batik ataupun konsumen dari luar negeri.

"Kelompok Batik Sekar Ayu secara rutin mengirim Batik Tenun Gedog dengan bahan kain tenun khusus kualitas bagus ke Bali. Batik Tenun Gedog banyak disukai konsumen Jepang, Spanyol, Amerika Serikat, juga negara lainnya,"  kata Uswatun Khasanah, Ketua Kelompok Batik Gedog 'Sekar Ayu' di Desa Kedungrejo, Kecamatan Kerek, Tuban.

Ia menambahkan omzet Batik Gedog dengan bahan kain tenun dan berbagai aneka kain, termasuk sutera, cenderung stabil, dengan konsumen dari berbagai negara di luar negeri, termasuk konsumen lokal.

Menurutnya, omzet Batik Gedog dengan bahan kain tenun rata-rata mencapai Rp200 juta per bulan. Kadang pada waktu tertentu, speerti menjelang lebaran atau di musim perkawinan bisa lebih dari itu.

Meski batik gedog bahan tenun diminati konsumen, menurut dia bukan berarti Batik Gedog Tuban tidak menghadapi masalah. Dari tahun ke tahun, jumlah perajin terus menyusut. Pada tahun 1980an jumlah pengrajin batik gedog mencapai 500 perajin, sekarang ini hanya sekitar 100 perajin.

"Itupun perajin tenun gedog bekerja ketika luang. Biasanya setelah selesai tanam padi atau sehabis panen," tuturnya.

Menurut dia, pekerjaan menenun batik gedog hanya diminati orang tua, sedangkan generasi muda lebih memilih membatik, sebab bisa langsung memperoleh uang dibandingkan memproses tenun gedog.

"Kalau tenun gedog prosesnya lama, mulai membuat kain tenun, belum lagi proses awal memintal kapuk menjadi benang," papar dia.

Soal harga, harga Batik Gedog dengan bahan tenun, berkisar Rp300 ribu-Rp1,5 juta/potong. Batik ini dijual dalam bentuk bahan pakaian, selendang, juga taplak meja.

Sementara seorang karyawan di toko Kerajinan Batik di Desa Margorejo, Kecamatan Kerek, Tuban. Likatun, menjelaskan harga Batik Tulis Gedog dengan bahan berbagai aneka kain, berkisar antara Rp120-500 ribu.

"Omzet Batik Gedog Tulis dengan bahan kain termasuk sutera di tempat kami rata-rata bisa mencapai 100 potong/hari. Kebanyakan pembelinya lokal, juga dari berbagai daerah di Jatim," tuturnya.

Di masa lalu, baik gedog memiliki peran tersendiri dalam tatanan bermasyarakat. Batik gedog sering dimanfaatkan untuk 'seserahan' atau mas kawin perkawinan.  Untuk itu, Uswatun mengaku memiliki sekitar 400 potong Batik Gedog dengan bahan tenun yang hanya untuk koleksi, yang diperoleh dari keluarganya karena menyimpan nilai historis. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Membatik Bersama 100 Difabel, Dorong Kemandirian dan Peluang Ekonomi

Membatik Bersama 100 Difabel, Dorong Kemandirian dan Peluang Ekonomi

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 20:00 WIB

Tampil Serasi, Prabowo-Gibran Kompak Kenakan Batik di HUT ke-28 PAN

Tampil Serasi, Prabowo-Gibran Kompak Kenakan Batik di HUT ke-28 PAN

News | Jum'at, 18 September 2026 | 19:56 WIB

Transisi Hijau Industri Batik, Bagaimana Perlindungan Pekerjanya?

Transisi Hijau Industri Batik, Bagaimana Perlindungan Pekerjanya?

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 14:53 WIB

Bandara Soetta Tutup, Ini Cara Refund Tiket Garuda Indonesia, Citilink hingga Lion Air

Bandara Soetta Tutup, Ini Cara Refund Tiket Garuda Indonesia, Citilink hingga Lion Air

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 10:28 WIB

Erupsi Anak Krakatau Bikin Maskapai Angkat Tangan, 20 Penerbangan Malaysia-Jakarta Batal Terbang

Erupsi Anak Krakatau Bikin Maskapai Angkat Tangan, 20 Penerbangan Malaysia-Jakarta Batal Terbang

News | Minggu, 06 September 2026 | 16:20 WIB

Dukung UMKM, ShopeePay dan SPayLater Gelar Kompetisi Desain Batik "Corak Cerita Nusantara"

Dukung UMKM, ShopeePay dan SPayLater Gelar Kompetisi Desain Batik "Corak Cerita Nusantara"

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Kata-kata Polisi Malaysia soal Warganya Naik Batik Air Selundupkan Sabu dari KL ke Surabaya

Kata-kata Polisi Malaysia soal Warganya Naik Batik Air Selundupkan Sabu dari KL ke Surabaya

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:46 WIB

Batik Ciprat Buka Harapan Baru bagi Penyandang Disabilitas di Banyuwangi

Batik Ciprat Buka Harapan Baru bagi Penyandang Disabilitas di Banyuwangi

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:32 WIB

Powerbank Penumpang Batik Air Terbakar Saat Terbang

Powerbank Penumpang Batik Air Terbakar Saat Terbang

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:48 WIB

Mitra Binaan Batik BNI Meriahkan Pameran Puspa Nuswantara 2026

Mitra Binaan Batik BNI Meriahkan Pameran Puspa Nuswantara 2026

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:12 WIB

Terkini

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:56 WIB

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 20:49 WIB

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:45 WIB

Dari Istanbul ke Selembar Scarf, Buttonscarves Ciptakan Koleksi dengan Sentuhan Ottoman

Dari Istanbul ke Selembar Scarf, Buttonscarves Ciptakan Koleksi dengan Sentuhan Ottoman

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 20:41 WIB

Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa

Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 20:23 WIB

×