Inilah 9 Kota dengan Perencanaan Terburuk di Dunia

Esti Utami | Dinda Rachmawati | Suara.com

Rabu, 22 April 2015 | 16:33 WIB
Inilah 9 Kota dengan Perencanaan Terburuk di Dunia
Ibukota Bangladesh, Dhaka disebut sebagai kota yang gagal (shutterstock)

Gedung pencakar langit serta gemerlap lampu di sejumlah kota metropolitan sering mengundang decak kagum. Namun di balik keindahan itu, orang tak menyadari bahwa banyak kota yang dirancang dengan buruk.

Coba tanya seberapa nyaman warganya tinggal di sana? Berikut adalah sembilan kota dengan perencanaan terburuk di dunia sebagaimana dirilis thrillist.com. Dan sayangnya, Jakarta berada di peringkat teratas.  

1. Jakarta, Indonesia
Ketika membaca ini, mungkin kita tak bisa menyangkal. Infrastruktur di Jakarta memang tak bisa dikatakan bagus.Transportasi umumnya jauh dari kategori manusiawi. Kondisi ini diperparah oleh jumlah mobil yang terus meningkat. Gedung-gedung seolah dibangun tanpa mempedulikan lingkungan sekitar dan bahkan manusia yang menggunakannya. Tingginya urbanisasi membuat kondisi ini makin buruk.

Hasilnya? Warga Jakarta menghabiskan 400 jam setahun di jalan, dengan perjalanan rata-rata sekitar 2 jam sehari. Jika Anda berpikir bahwa ini terdengar seperti lalu lintas terburuk di dunia, ya, memang itu kenyataannya.

2. Dubai, Unit Emirat Arab
Dubai cukup menjadi buah bibir sebagai salah satu kota modern. Ibukota UEA ini memiliki bangunan tertinggi di dunia, armada polisi canggih, dan merupakan salah satu kota dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia. Tapi Dubai bukanlah contoh terbaik di dunia. Di antara para perencana kota, Dubai disebut sebagai 'sarangnya' gedung pencakar langit dan memiliki kawasan perumahan yang tidak rapi. Hampir mustahil rasanya untuk berjalan-jalan di sana, karena seluruh bangunan dihubungkan oleh jalan raya besar dan arteri yang menuju 'pembangunan raksasa'.

Di atas semua itu, kota ini tidak dilengkapi dengan ruang publik yang memadai, sehingga warganya jarang menghabiskan waktu bersama di taman atau alun-alun. Kecuali dengan hadirnya sebuah resor ski di dalam pusat perbelanjaan atau museum Ferrari.

3. Atlanta, AS
Jakarta memang memiliki masalah lalu lintas akut, tapi jika kita melihat Atlanta kita akan menemukan sesuatu yang tidak lebih baik dibanding Jakarta. Lalu lintas di sini terkenal legendaris dan mengerikan. Masalah kemacetan akut ini, tentu saja, bisa diatasi dengan adanya angkutan massal.

4. Naypyidaw, Myanmar
Rangoon bertahun-tahun menjadi ibukota Myanmar, sampai pada 2005 pemerintah Myanmar memutuskan memindahkannya ke kota yang benar-benar baru, Naypyidaw. Berjarak sekitar 200 mil di utara Rangoon, terbayang sebagai tempat yang bagus untuk ibukota.

Pembangunannya terbilang cepat dan maju, dan kini Naypyidaw telah berkembang sekitar enam kali ukuran kota New York, lengkap dengan jalanan lebar dengan 20 jalur dan Wi-Fi gratis. Terdengar bagus bukan? Setidaknya sampai Anda menyadari bahwa ibukota tersebut berada di wilayah antah berantah, dan tak seorang pun mau tinggal di sini kecuali pejabat pemerintah. Jika kota ini dimaksudkan untuk menjadi kota tinggal, Myanmar benar-benar gagal. Anda dapat mendengar suara gema di kota ini saking kosongnya.

5. São Paulo, Brasil
São Paulo dikembangkan sedikit demi sedikit selama abad ke-20, dari sebuah kota kecil menjadi kota metropolis. Kalangan berpunya menguasai pusat kota, sementara yang miskin semakin terpinggir.

Tak ada yang baru dengan perkembangan kota, namun untuk mengurangi kemacetan, São Paulo mengganti lingkungannya dengan Minhocão yang sangat tinggi, sehingga merusak pemandangan di jalan raya dan langsung terlihat di jantung kota. Ini pemandangan yang sangat penuh, apalagi dengan padatnya pemukiman warga.

Warga kota yang memiliki banyak uang, memilih menghindari kemacetan dengan cara membeli helikopter. Akibatnya, São Paulo memiliki armada helikopter terbanyak di dunia.

6. Boston, AS
Beantown atau Boston adalah lingkungan perumahan yang paling indah di Amerika, tapi jangan biarkan keindahan ini menipu Anda. Kota ini ternyata masuk sebagai salah satu kota yang paling sulit untuk dinavigasi, karena sebagian besar jalanannya menyerupai labirin, termasuk jalan besarnya.

Mungkin Anda pernah mendengar, pada saat dibangun, jalan di Boston dibangun di atas jalur sapi berkeliaran. Namun tetap saja, mereka tidak membangun sesuai dengan tata letak rencana yang sebenarnya.

7. Brasilia, Brasil
Wilayah ini sering disorot karena terlalu banyak perencanaan pembangunan yang membuatnya semakin buruk. Gagasan arsitektur Brasil terkenal Oscar Niemeyer dan Lúcio Costa, akan menciptakan Brasilia sebagai salah satu rencana holistik yang kembali pada era 1950-an.

Tata letaknya terinspirasi oleh pesawat dan arsitektur beton modernis, yang dimaksudkan agar ibukota ini mampu bertahan dalam beberapa dekade mendatang. Sayangnya, rencana visual yang menarik ini tidak membuat kota ini baik untuk ditinggali. 

Tak heran jika Brasilia mendapatkan reputasi sebagai kota steril dan buatan, yang hanya ditempati oleh penduduk setempat.

8. Missoula, Montana, AS
Pada permukaannya, Missoula terlihat seperti kota Montana lain, meskipun kota ini termasuk kota kedua terpadat. Sampai akhirnya Anda melihat "Slant Street" atau jalan miring yang aneh. Nama ini diambil karena itu satu-satunya bagian kota yang tidak mengikuti pola grid, dengan jalan diagonal menuju sungai Clark Fork.

Ini sebenarnya adalah bagian kota yang dikembangkan pada tahun 1890an. Dua pengacara ingin melepaskan diri dan membangun sebuah kota baru imajinatif yang disebut South Missoula, dan mulai menyusun perencanaan jalan yang sejajar dengan Jalan Bitterroot Wagon.

Sayangnya, pemerintah kota mengatakan "tidak," dan akhirnya rencana itu hanya berhenti di tengah jalan dan mengakibatkan jalan di sana berpola grid yang benar-benar membuat semuanya rusak. Begitulah Slant Streets lahir.

9. Dhaka, Bangladesh
Ini adalah satu bukti lagi bahwa ibu kota juga bisa gagal dalam perencanaan kota, karena Dhaka menderita disfungsi perkotaan di hampir setiap tingkat. Infrastruktur transportasi hampir tidak ada. Dhaka hanya memiliki 60 titik lampu lalu lintas dari 650 persimpangan utama kota, bahkan banyak dari warganya yang tidak menganggap lampu lalu lintas itu ada. Ditambah dengan kepadatan jutaan transportasi seperti becak, mobil, sepeda motor, bus, dan sepeda yang harus berbagi jalan setiap hari.

Situasi transportasi ini, memaksa mayoritas dari 15 juta penduduk Dhaka tak dapat bolak-balik ke luar kota dan harus hidup dalam kondisi kumuh itu. Perencanaan yang buruk memicu sanitasi dan pengolahan air yang buruk. Jika ada satu kota yang melambangkan perencanaan desain kota yang gagal, itu adalah Dhaka. (thrillist.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masjid Negara IKN Gelar Salat Id Perdana, Jadi Momen Bersejarah

Masjid Negara IKN Gelar Salat Id Perdana, Jadi Momen Bersejarah

Foto | Sabtu, 21 Maret 2026 | 10:53 WIB

Jakarta Jadi Kota Terpanas di Indonesia, Pramono Anung Belum Berencana Buat Hujan Buatan

Jakarta Jadi Kota Terpanas di Indonesia, Pramono Anung Belum Berencana Buat Hujan Buatan

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:33 WIB

DPRD Kota Bogor Bahas Program dan Target PDAM Tirta Pakuan untuk Tahun 2026

DPRD Kota Bogor Bahas Program dan Target PDAM Tirta Pakuan untuk Tahun 2026

News | Senin, 16 Maret 2026 | 13:44 WIB

Praperadilan Ditolak, Piche Kota Tetap Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerkosaan

Praperadilan Ditolak, Piche Kota Tetap Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerkosaan

Entertainment | Senin, 16 Maret 2026 | 09:08 WIB

Lagi! Rudal Kiamat Iran Bikin Israel Hancur Lebur di Kota Ramla

Lagi! Rudal Kiamat Iran Bikin Israel Hancur Lebur di Kota Ramla

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 10:32 WIB

Melbourne Jadi Kota Terbaik 2026 Versi Time Out, Ini Daftar Pengalaman Wisata Baru di Australia

Melbourne Jadi Kota Terbaik 2026 Versi Time Out, Ini Daftar Pengalaman Wisata Baru di Australia

Lifestyle | Kamis, 12 Maret 2026 | 15:02 WIB

Pemkot Samarinda Habiskan Dana Rp7,3 M Buat Sewa Mobil Dinas Mewah, Sebulan Bayar Rp160 Juta

Pemkot Samarinda Habiskan Dana Rp7,3 M Buat Sewa Mobil Dinas Mewah, Sebulan Bayar Rp160 Juta

Entertainment | Kamis, 12 Maret 2026 | 11:22 WIB

Piche Kota Resmi Ditahan atas Dugaan Pemerkosaan, Hukuman 15 Tahun Penjara Menanti

Piche Kota Resmi Ditahan atas Dugaan Pemerkosaan, Hukuman 15 Tahun Penjara Menanti

Entertainment | Rabu, 11 Maret 2026 | 16:25 WIB

Kolaborasi Riset Diperkuat, Jakarta Dibidik Masuk Top 50 Global Cities pada 2030

Kolaborasi Riset Diperkuat, Jakarta Dibidik Masuk Top 50 Global Cities pada 2030

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 09:00 WIB

Kala Balai Kota Jakarta Jadi Tempat Berburu Sembako Murah Tanpa Dompet dan Wadah Berbagi

Kala Balai Kota Jakarta Jadi Tempat Berburu Sembako Murah Tanpa Dompet dan Wadah Berbagi

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 20:12 WIB

Terkini

Contoh Ikrar Syawalan Bahasa Jawa Singkat dan Artinya, Bikin Momen Halalbihalal Makin Khidmat

Contoh Ikrar Syawalan Bahasa Jawa Singkat dan Artinya, Bikin Momen Halalbihalal Makin Khidmat

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 20:42 WIB

Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran

Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 19:59 WIB

Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026

Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?

Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 17:20 WIB

8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran

8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 17:00 WIB

7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel

7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 16:35 WIB

7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya

7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 16:10 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman

5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 15:25 WIB

10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah

10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 15:15 WIB

Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?

Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 15:10 WIB