Jangan Kenakan Pakaian Ini Saat Berkunjung ke Qatar

Esti Utami Suara.Com
Kamis, 07 Mei 2015 | 15:39 WIB
Jangan Kenakan Pakaian Ini Saat Berkunjung ke Qatar
Suasana kota Doha, Qatar (shutterstock)

Tahun lalu, pemerintah Qatar mengejutkan banyak ekspatriat, dengan kampanye dress code yang dinilai kontroversial. Kini nama kampanye "Reflect Respect" diperlunak dan namanya diganti menjadi "You Matter in Qatar" atau "Anda peduli di Qatar". 

Intinya masih sama yakni meminta pengunjung atau penduduk asli Qatar untuk mengenakan "pakaian yang layak" sebagai bentuk rasa hormat pada tradisi negara. Kampanye yang pertama kali diluncurkan pada 2012 ini, biasanya menyambut bulan suci Ramadhan untuk menjelaskan pentingnya wisatawan asing dan penduduk setempat untuk tetap menghormati nilai-nilai dan budaya lokal.

"Perempuan harus menghindari mengenakan pakaian  yang terlalu ketat, terlalu pendek atau tembus pandang seperti rok mini atau gaun tanpa lengan." demikian salah satu poster kampanye bersama di Twitter akunreflect_respect kampanye.

Masuk dalam daftar pakaian yang dilarang, adalah pakaian yang menunjukkan daftar pakaian termasuk gaun pendek, legging dan celana pendek. Meski telah diperlunak, kampanye ini tetap menuai kritik. Hammoud Brahim, expat Arab yang dibesarkan di Doha, mengatakan kepada Al Arabiya News, Qatar adalah negara multi-budaya dan perlu mengakomodasi 'budaya' orang lain.

"Membatasi apa yang orang pakai tidak masuk akal. Jika ada aturan berpakaian yang dikenakan, itu hanya akan mendorong penindasan dan intoleransi di Doha. Orang harus bisa mengenakan apa yang mereka inginkan," tambahnya.

Menurut Doha News, slogan kampanye baru yang dirilis tahun ini telah memperbaharui perhatian pada pakaian dan perilaku warga dan para ekspatriat di Doha. Kampanye ini dituangkan ke dalam T-shirt, leaflet dan bacaan yang bertuliskan "Anda peduli di Qatar: Hormati adat dan tradisi negara ini yang terbuka menyambut semua tamu."

Selebaran kampanye yang sebagian besar disebar di sekitar pusat perbelanjaan dan tempat-tempat umum lainnya. Panduan ini dibagikan bersama syal dan kembang gula.

Imbauan ini meminta laki-laki dan perempuan untuk menutupi bahu dan lutut mereka dan memastikan pakaian mereka tidak provokatif, terlalu ketat atau terbuka.

"Penampilan --termasuk perawatan, pakaian dan sopan santun-- merupakan refleksi yang jelas dari nilai-nilai budaya. Kampanye ini kembali dimunculkan untuk menginformasikan kepada para pendatang dan penduduk di Qatar tentang hal itu," kata Dr Joe Khalil analis media berbasis  di Doha, Rabu (6/5/2015).

Ia mengapresiasi upaya penyelenggara kampanye untuk memperluas target mereka, baik untuk pendatang maupun penduduk setempat. Menurutnya ini menunjukkan pemerintah Qatar responsif terhadap kritik.

"Masalah kesopanan menyangkut semua orang tanpa memandang usia, jenis kelamin dan latar belakang," imbuhnya.

Namun Ilhem Allagui, Associate Professor Komunikasi Massa di Northwestern University di Qatar, mengritik kampanye ini.

"Fakta bahwa kampanye ini menggunakan kata 'Anda' adalah menarik dan langsung. Namun, hal ini juga tidak jelas dan penonton mungkin tidak berhubungan dengan itu dan menyisakan penafsiran subyektif dan memunculkan sejumlah pertanyaan seperti, 'Mengapa Anda peduli? Bagaimana Anda peduli?'"

Kontroversi mungkin muncul, tapi kampanye ini sejalan dengan konstitusi Qatar yang secara rinci membahas pentingnya dress code baik bagi masyarakat awam maupun pendatang. Di pasal 57 konstitusi Qatar menyebutkan "mematuhi ketertiban umum dan moralitas, mengamati tradisi nasional dan adat istiadat dan membangun kebiasaan (bagus) adalah tugas dari semua orang yang tinggal di wilayah Qatar". (qatarday.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI