- Mantan Emir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, meninggal dunia pada usia 74 tahun di Qatar.
- Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa resmi kepada Emir Qatar, Sheikh Tamin bin Hamad Al Thani, pada Senin (13/7/2026).
- Pemerintah Qatar menetapkan masa berkabung empat hari serta mengibarkan bendera setengah tiang guna menghormati mendiang mantan pemimpin tersebut.
Suara.com - Mantan Emir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Tahni meninggal dunia. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa.
Ucapan disampaikan Kepala Negara melalui unggahan di akun Instagram @presidenrepublikindonesiaz
Dalam pesannya, Kepala negara juga menyampaikan belasungkawa yang ditujukan Kepada Emir Qatar, Sheikh Tamin bin Hamad Al Tahni dan warga Qatar, Prabkwo menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Tahni.
"Indonesia menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada Yang Mulia Syeikh Tamin bin Hamad Al Thani dan masyarakat Qatar atas meninggalnya Emir, Yang Mulia Syeikh Hamad bin Khalifa Al Thani," ucapan belasungkawa Prabowo, Senin (13/7/2026).
Mantan Emir Qatar yang dijuluki sebagai Father Emir, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, dilaporkan meninggal dunia pada usia 74 tahun.
Kepastian wafatnya tokoh penting Timur Tengah ini disampaikan langsung oleh pihak Istana Kerajaan (Amiri Diwan) pada Minggu (12/07/2026) pagi waktu setempat.
"Dengan hati yang teguh dan penuh keimanan terhadap takdir serta ketetapan Allah, Amiri Diwan berduka atas kehilangan besar bagi bangsa dengan wafatnya Yang Mulia Father Emir Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani—semoga Allah merahmatinya—yang meninggal dunia pagi ini," demikian bunyi pernyataan resmi dari Amiri Diwan.
Pemerintah Qatar langsung menetapkan masa berkabung publik selama empat hari yang akan dimulai pada hari Senin.
Selama periode berkabung tersebut, seluruh aktivitas operasional di instansi pemerintah dan lembaga publik akan ditangguhkan untuk sementara waktu.
Selain itu, bendera nasional Qatar juga diinstruksikan untuk dikibarkan setengah tiang sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Profil Sheikh Hamad
Sheikh Hamad, yang memegang tampuk kekuasaan di Qatar sejak tahun 1995 hingga 2013, diakui secara luas sebagai arsitek utama di balik transformasi masif negara kaya energi tersebut.
Di bawah kepemimpinannya, Qatar mengalami lompatan besar di sektor ekonomi, sosial, dan budaya, yang berhasil mendongkrak posisi negara itu di panggung diplomasi internasional.
Salah satu pencapaian terbesarnya adalah keberhasilan mengoordinasi investasi ekonomi skala besar serta membangun kemitraan internasional yang luas.
Strategi itu berhasil mengantarkan Qatar menjadi eksportir gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG) terbesar di dunia.
Kini, pengaruh politik Doha telah meluas ke berbagai belahan dunia, mulai dari Afrika Utara, Timur Tengah, hingga Asia.
Momentum puncak dari visinya tecermin saat Qatar sukses menyelenggarakan Piala Dunia FIFA pada tahun 2022 lalu, sebuah turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.