Potongan Rambut yang Bakal Ngetren di 2016

Esti Utami

Rabu, 13 Januari 2016 | 13:35 WIB
Potongan Rambut yang Bakal Ngetren di 2016
Ilustrasi gaya rambut laki-laki. (shutterstock)

Suara.com - Kaum Adam kini makain bergaya. Tak hanya dalam urusan pakaian, gaya potongan rambut laki-laki juga berubah lebih cepat.

Dan, jika Anda ingin mengikuti tren potongan rambut untuk 2016, berikut gaya yang direkomendasikan Sam Hickey, penata rambut senior dari London, Inggris

Quiff bertekstur
Dalam beberapa tahun terakhir, gaya quiff telah datang dalam berbagai variasi, baik dalam potongan santai atau terstruktur. Dan, tahun ini diperkirakan gaya ini bakal kembali dalam bentuk
quiff bertekstur. Gaya ini dapat dengan mudah diikuti, dan bakal menambahkan ketebalan rambut Anda.

Anda dapat mengembangkan gaya ini dengan potongan tajam khususnya di bagian belakang dan sisi dan dengan meninggalkan rambut cukup panjang di bagian atas. Gaya ini akan menciptakan tampilan canggih namun alami.

Produk yang direkomendasikan adalah garam laut semprot. Untuk menatanya Anda cukup mengambil sejumput rambut mahkota dan menariknya ke atas lantas sedikit memutarnya. Sedangkan di bagian depan, hanya memilih untuk memakai ini menarik diri dari wajah atau turun sedikit.

Bob
Beberapa tahun terakhir, banyak lelaki yang memanjangkan rambutnya. Ada yang memilih untuk memanjangkan rambutnya hingga ke punggung, tapi ada juga yang hanya sedikit di bawah leher.  

Murdock memperkirakan rambut panjang di bawah tulang selangka, akan mulai berkurang dan hanya orang akan lebih suka memotong rambutnya lebih pendek.

Potongan ini akan membuat rambut terlihat lebih penuh dan lebih rapi. Jadi, pastikan Anda meminta tukang cukur Anda untuk membuat ujungnya sedikit bertekstur agar Anda tidak terlihat terlalu feminin.

Gaya militer
Gaya ini ditandai dengan potongan rambut yang benar-benar pendek baik di bagian atas, belakang dan samping. Gaya ini cukup klasik, dan selalu bertahan dari tahun ke tahun. Ini karna potongan militer ini sangat sederhana dan mudah untuk diikuti.

Namun, ada yang perlu diperhatikan. Gaya ini lebih cocok dengan bentuk wajah yang terstruktur ketimbang wajah bulat atau persegi. Jika wajah Anda kurang 'berstruktur' maka gaya ini akan terlihat terlalu memblokir wajah Anda dan tidak akan menambah kedalaman apapun pada wajah Anda.

Sisir menyamping
Gaya kontemporer ini terinspirasi oleh gaya 1960an yang digandrungi tahun lalu. Gaya ini cocok bagi mereka dengan rambut tebal. Gaya ini sedikit melemahkan pada satu sisi dan membuat sisi lain lebih terstruktur.

Jika Anda ingin tampil sedikit lebih canggih, coba tambahkan sedikit Gum Fudge rambut lantas sisir sebagian besar rambut di bagian atas ke satu sisi. Jika Anda memiliki rambut panjang atau poni sedikit, maka biarkan sebagian terurai di dahi. Ini akan membuat Anda terlihat lebih santai.

Rambut bertekstur alami
Gaya ini mendominasi runway SS16, di mana para model tampil diatas catwalk dengan tampilan rambut yang alami layaknya orang yang baru saja berolahraga.

Jika Anda ingin tampil dengan gaya ini, maka saat mengunjungi tukang cukur minta padanya untuk untuk memaksimalkan volume dan tekstur rambut. (details.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nostalgia Tren 2016, 6 Selebritis Tampil Ikonik dengan Kalung Choker dan Jeans Robek

Nostalgia Tren 2016, 6 Selebritis Tampil Ikonik dengan Kalung Choker dan Jeans Robek

Entertainment | Senin, 19 Januari 2026 | 20:30 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×