Cara Aman Menikmati Gerhana Matahari Total

Esti Utami

Jum'at, 26 Februari 2016 | 18:05 WIB
Cara Aman Menikmati Gerhana Matahari Total
Perangko gerhana matahari total. (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk tidak menikmati momen gerhana matahari total pada 9 Maret 2016 dengan mata telanjang.

"Paparan cahaya matahari dengan intensitas tinggi akan menembus mata dan merusak lapisan retina mata yang berisi syaraf sensitif," kata Kepala Stasiun Geofisika kelas I BMKG Padang Panjang, Rahmat Triyono, Jumat (26/2/2016).

Menurutnya retina mata tidak memiliki sensor sakit sehingga saat menatap langsung gerhana matahari tidak akan merasakan dampaknya. Itu sebabnya banyak orang cenderung mengabaikan dan tidak menyadari bahwa mata sedang menghadapi risiko kerusakan retina. Kerusakan pada retina akan berupa penglihatan kabur yang dapat dialami selama beberapa jam sampai minggu.

"Sedangkan kerusakan permanen bisa mengakibatkan kebutaan, ujarnya.

Oleh sebab itu cara yang paling aman mengamati gerhana matahari dengan menggunakan alat yang telah dilengkapi oleh filter khusus.

"Kaca mata hitam biasa, film foto, film rontgen bukan alat yang aman digunakan untuk melihat matahari," kata dia.

Ia menambahkan pihaknya telah menyiapkan fasilitas siaran langsung melalui jaringan internet yang menayangkan peristiwa gerhana matahari total.

"Masyarakat dapat mengamati detik-detik terjadinya gerhana matahari mulai pukul 6.30 WIB dengan mengakses situs media.bmkg.go.id/gmt," ujarnya.

Menurut dia fasilitas siaran langsung disediakan agar masyarakat dapat melihat proses terjadinya gerhana tanpa harus melihat langsung ke arah matahari.

Kami akan melakukan pengamatan secara langsung di Muko Muko, Bengkulu menggunakan teropong khusus pengamatan bulan dan matahari, infocus dan layar, ujar dia.

Ia menyampaikan gerhana matahari total merupakan kejadian langka dan hanya terjadi sekali 350 tahun dan Indonesia adalah satu-satunya wilayah daratan di dunia yang bisa menyaksikan gerhana kali ini, wilayah lainnya adalah lautan Hindia dan Pasifik.

Gerhana matahari total akan melintasi 12 provinsi yaitu Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan, Jambi, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara.

Untuk Sumbar ada dua daerah yang dilewati jalur gerhana matahari total, yaitu Desa Seai, Sikakap Kepulauan Mentawai dengan magnitudo gerhana sebesar 1,012 dan Silaut, Pesisir Selatan, dengan magnitudo sebesar 1,002.

Ia mengatakan secara umum, puncak gerhana di Sumbar akan terjadi pada pukul 07.20 WIB dan gerhana akan berakhir pada pukul 08.27 WIB.

Durasi gerhana yang teramati di Sumbar rata-rata adalah 2 jam 6 menit. Namun, dalam realisasinya durasi gerhana yang akan teramati di setiap kota akan kurang dari waktu tersebut. Hal ini mengingat waktu kontak awal gerhana terjadi sebelum matahari terbit.

Sementara Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (Asita) Sumbar, Asnawi Bahar mengatakan peristiwa langka ini bisa jadi peluang pemerintah Kabupaten Mentawai dan Pesisir Selatan menggelar even khusus agar wisatawan berkunjung menikmati gerhana matahari total. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2025 Bikin Bumi Gelap, BMKG Tegaskan Hoaks! Ini Faktanya

Viral Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2025 Bikin Bumi Gelap, BMKG Tegaskan Hoaks! Ini Faktanya

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 17:41 WIB

BMKG: Gerhana Matahari 2025 Hoax! Ini Jadwal Gerhana yang Benar dan Bisa Dilihat di Indonesia

BMKG: Gerhana Matahari 2025 Hoax! Ini Jadwal Gerhana yang Benar dan Bisa Dilihat di Indonesia

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 18:13 WIB

Jangan Panik! BMKG Pastikan Tidak Ada Gerhana Matahari Total pada 2 Agustus 2025, Tapi Tahun...

Jangan Panik! BMKG Pastikan Tidak Ada Gerhana Matahari Total pada 2 Agustus 2025, Tapi Tahun...

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 14:27 WIB

Benarkah Gerhana Matahari Terjadi 2 Agustus 2025? Ini Lokasi untuk Melihatnya

Benarkah Gerhana Matahari Terjadi 2 Agustus 2025? Ini Lokasi untuk Melihatnya

News | Minggu, 27 Juli 2025 | 13:06 WIB

Benarkah Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2025? Viral di Medsos dan Ketahui Faktanya

Benarkah Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2025? Viral di Medsos dan Ketahui Faktanya

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 20:53 WIB

Pesan Terkandung dalam Gerhana Matahari Total Hari Ini dalam Islam

Pesan Terkandung dalam Gerhana Matahari Total Hari Ini dalam Islam

Tekno | Senin, 08 April 2024 | 11:12 WIB

Kumpulan Link Nonton Gerhana Matahari Total 8 April 2024, Lengkap Fakta dan Dampaknya

Kumpulan Link Nonton Gerhana Matahari Total 8 April 2024, Lengkap Fakta dan Dampaknya

Tekno | Senin, 08 April 2024 | 11:05 WIB

Gerhana Matahari Total 8 April Dikaitkan dengan Kisah Nabi Yunus, Begini Faktanya

Gerhana Matahari Total 8 April Dikaitkan dengan Kisah Nabi Yunus, Begini Faktanya

Tekno | Senin, 08 April 2024 | 08:45 WIB

3 Dampak Gerhana Matahari Total Hari Ini

3 Dampak Gerhana Matahari Total Hari Ini

Tekno | Senin, 08 April 2024 | 08:32 WIB

Fakta Gerhana Matahari Total 8 April 2024: Jadwal, Lokasi, dan Cara Melihat

Fakta Gerhana Matahari Total 8 April 2024: Jadwal, Lokasi, dan Cara Melihat

Tekno | Minggu, 07 April 2024 | 20:45 WIB

Terkini

Kulit Kepala Masih Gatal padahal Baru Keramas? Ini 7 Kemungkinan Penyebabnya

Kulit Kepala Masih Gatal padahal Baru Keramas? Ini 7 Kemungkinan Penyebabnya

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 20:00 WIB

Tips Menjaga Kacamata Tetap Aman di Tengah Aktivitas Padat dan Mobilitas Tinggi

Tips Menjaga Kacamata Tetap Aman di Tengah Aktivitas Padat dan Mobilitas Tinggi

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:46 WIB

5 Pilihan Sepatu Nike Warna Hitam di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan

5 Pilihan Sepatu Nike Warna Hitam di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:35 WIB

Berapa Harga Eye Shadow Viva? Ini 4 Pilihan dari Termurah hingga Termahal

Berapa Harga Eye Shadow Viva? Ini 4 Pilihan dari Termurah hingga Termahal

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:15 WIB

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik di Indonesia untuk Olahraga dan Gaya Hidup

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik di Indonesia untuk Olahraga dan Gaya Hidup

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:03 WIB

Jeje Govinda Diduga Belum Lulus D3, Kok Bisa Ambil S1 Lewat Jalur RPL?

Jeje Govinda Diduga Belum Lulus D3, Kok Bisa Ambil S1 Lewat Jalur RPL?

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 18:40 WIB

Jeje Govinda Lulus S1 1,5 Tahun Lewat Jalur RPL, Apa Maksudnya?

Jeje Govinda Lulus S1 1,5 Tahun Lewat Jalur RPL, Apa Maksudnya?

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 18:25 WIB

Setting Spray yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Produk yang Bikin Makeup Awet dan Minim Transfer

Setting Spray yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Produk yang Bikin Makeup Awet dan Minim Transfer

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:40 WIB

Sunscreen Azarine Hijau dan Oranye Bedanya Apa? Cek Kandungan, Manfaat, dan Harganya

Sunscreen Azarine Hijau dan Oranye Bedanya Apa? Cek Kandungan, Manfaat, dan Harganya

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:33 WIB

4 Serum Pilihan Dokter Estetika yang Ampuh Pudarkan Noda Hitam

4 Serum Pilihan Dokter Estetika yang Ampuh Pudarkan Noda Hitam

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:17 WIB

×