Festival Kawaninya Ramaikan Wisata GMT di Poso

Esti Utami

Selasa, 08 Maret 2016 | 15:35 WIB
Festival Kawaninya Ramaikan Wisata GMT di Poso
Karnaval budaya etnik menyambut gerhana matahari total di Palu, Sulteng. (Antara)

Pemukulan padengko, sejenis kentongan yang terbuat dari bambu dan tarian oleh sekitar 150 penari, menandai pembukaan Festival Kawaninya menyambut gerhana matahari total di Poso, Sulawesi Tengah, Selasa (8/3/2016).

Selain Bupati Posom Darmin Sigilipu, acara yang dipusatkan di Desa Kalora, Kecamatan Poso Pesisir Utara ini juga dihadiri seribuan warga dan puluhan wisatawan mancanegara.

Suasana meriah di lokasi festival diiringi tepuk tangan hadirin saat padengko dan alat bunyi-bunyikan tradisional tersebut ditabuh tanpa henti selama sekitar tiga menit. Usai memukul padengko, gong, gendang dan alat bunyi-bunyian tradisional lainnya, ratusan penari memainkan tari 'wangi ri eo' yang artinya gelap di siang hari.

Tari ini menggambarkan pujian dan pemujaan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kemahakuasaan-Nya dalam menciptakan alam semesta, khususnya benda-benda di langit.

Diiringi tabuhan gong dan gendang, para penari membentuk lingkaran besar dalam beberapa lapis di tengah lapangan sepakbola dan meliuk-liuk penuh sukacita diiringi pemukulan padengko, lalu sesekali suasana terasa hening sejenak saat penari memanjatkan doa dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Darmin Sigilipu mengatakan festival Kawaninya merupakan yang pertama dan terakhir. Pasalnya, gerhana matahari total seperti ini merupakan yang pertama kali terjadi di Kota Poso, dan kemungkinan tidak akan pernah terjadi lagi.

Karena itu, kata Darmin yang belum sebulan menjabat bupati itu, pihaknya memanfaatkan secara maksimal momentum ini untuk mengenalkan potensi wisata, kekayaan alam dan seni budaya tradisional kepada seluruh dunia, karena iven ini mendapat perhatian besar di dunia internasional.

"Saya berharap peristiwa hari ini akan menjadikan Poso lebih terkenal di tingkat nasional dan dunia sebagai daerah wisata yang menarik, bukan daerah konflik, sehingga ke depan, kunjungan wisatawan akan mengalir lebih besar lagi," ujar purnawirawan Korps Marinir itu.

Menyinggung soal keamanan, Darmin menegaskan Poso aman. Kesan tak aman karena berita-berita yang muncul di media hanyalah kasus-kasus terorisme dan penembakan.

Kadis Pariwisata Poso Putra Botilangi mengatakan, untuk menggelar festival Kawaninya dan pengamatan GMT, pihaknya menggandeng Lembaga Penelitian Astronomi dan Observatorium Bosccha ITB Bandung dan kelompok fotografer Rumah Kelima dari Bali.

Bosccha ITB, katanya, akan menggelar malam pesta bintang bersama warga Poso di Desa Kalora, melakukan penyuluhan dan sosialisasi astronomi dan pelatihan membuat roket air kepada masyarakat.

Di sela upacara tersebut, guru besar astronomi ITB Bandung Prof Dr Taufiq Hidayat memberikan ceramah singkat mengenai gerhana matahari total serta fenomena alam yang terkait dengan pergerakan benda-benda di langit. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2025 Bikin Bumi Gelap, BMKG Tegaskan Hoaks! Ini Faktanya

Viral Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2025 Bikin Bumi Gelap, BMKG Tegaskan Hoaks! Ini Faktanya

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 17:41 WIB

BMKG: Gerhana Matahari 2025 Hoax! Ini Jadwal Gerhana yang Benar dan Bisa Dilihat di Indonesia

BMKG: Gerhana Matahari 2025 Hoax! Ini Jadwal Gerhana yang Benar dan Bisa Dilihat di Indonesia

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 18:13 WIB

Jangan Panik! BMKG Pastikan Tidak Ada Gerhana Matahari Total pada 2 Agustus 2025, Tapi Tahun...

Jangan Panik! BMKG Pastikan Tidak Ada Gerhana Matahari Total pada 2 Agustus 2025, Tapi Tahun...

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 14:27 WIB

Benarkah Gerhana Matahari Terjadi 2 Agustus 2025? Ini Lokasi untuk Melihatnya

Benarkah Gerhana Matahari Terjadi 2 Agustus 2025? Ini Lokasi untuk Melihatnya

News | Minggu, 27 Juli 2025 | 13:06 WIB

Benarkah Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2025? Viral di Medsos dan Ketahui Faktanya

Benarkah Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2025? Viral di Medsos dan Ketahui Faktanya

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 20:53 WIB

Pesan Terkandung dalam Gerhana Matahari Total Hari Ini dalam Islam

Pesan Terkandung dalam Gerhana Matahari Total Hari Ini dalam Islam

Tekno | Senin, 08 April 2024 | 11:12 WIB

Kumpulan Link Nonton Gerhana Matahari Total 8 April 2024, Lengkap Fakta dan Dampaknya

Kumpulan Link Nonton Gerhana Matahari Total 8 April 2024, Lengkap Fakta dan Dampaknya

Tekno | Senin, 08 April 2024 | 11:05 WIB

Gerhana Matahari Total 8 April Dikaitkan dengan Kisah Nabi Yunus, Begini Faktanya

Gerhana Matahari Total 8 April Dikaitkan dengan Kisah Nabi Yunus, Begini Faktanya

Tekno | Senin, 08 April 2024 | 08:45 WIB

3 Dampak Gerhana Matahari Total Hari Ini

3 Dampak Gerhana Matahari Total Hari Ini

Tekno | Senin, 08 April 2024 | 08:32 WIB

Fakta Gerhana Matahari Total 8 April 2024: Jadwal, Lokasi, dan Cara Melihat

Fakta Gerhana Matahari Total 8 April 2024: Jadwal, Lokasi, dan Cara Melihat

Tekno | Minggu, 07 April 2024 | 20:45 WIB

Terkini

Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat

Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 06:00 WIB

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

×