Studi: Tidur dengan Pasangan Lebih Sehat Ketimbang Sendiri

Ririn Indriani

Selasa, 19 Juli 2016 | 19:15 WIB
Studi: Tidur dengan Pasangan Lebih Sehat Ketimbang Sendiri
Ilustrasi tidur bersama pasangan. (Shutterstock)

Suara.com - Telah banyak penelitian yang membuktikan bahwa pernikahan yang bahagia bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental orang yang telah menikah. Dan kini, sebuah penelitian menemukan hal serupa tentang manfaat dari hidup berpasangan.

Sebuah studi terkini yang dilansir dari Meet Doctor menyebutkan bahwa tidur bersama pasangan ternyata lebih sehat daripada tidur sendiri, begitu kata para ahli.  Bahkan, beberapa peneliti percaya bahwa tidur dengan pasangan mungkin menjadi alasan utama, mengapa orang yang sedang berada dalam hubungan yang intim dengan seseorang, cenderung berada dalam  kesehatan yang lebih baik.

Beberapa studi juga menemukan bahwa umumnya perempuan tidak tidur nyenyak ketika mereka tidur dengan pasangan dan bangun lebih sering pada malam hari dibandingkan dengan laki-laki yang tidur bersama pasangan mereka. Baik pria maupun wanita, sama-sama lebih banyak bergerak saat tidur di ranjang yang sama dibanding saat mereka tidur sendiri.

Survei di Inggris mengungkapkan  rata-rata pasangan memiliki 167 argumen di kamar tidur dalam setahun sebagian besar disebabkan oleh kebiasaan tidur yang menjengkelkan seperti memonopoli selimut, mendengkur, bergulir ke sisi yang salah dari tempat tidur dan kaki terasa dingin.

Survei tersebut juga menemukan bahwa setidaknya 20 persen dari 2.000 orang dewasa yang terlibat hubungan intim, mengklaim bahwa mereka kehilangan setidaknya dua jam waktu tidur di waktu malam.

Ini dikarenakan dengkur pasangannya dan satu dari sepuluh orang dewasa meninggalkan pasangan mereka, karena kebiasaan tidur malam yang menjengkelkan telah menjadi masalah besar dalam hubungan mereka.

Jam biologis yang tidak serasi juga menjadi beban dalam  hubungan, kata Jeffry Larson, seorang profesor terapi keluarga dan perkawinan di Universitas Brigham Young di Provo, Utah.

Namun, beberapa ahli mengatakan bahwa, meskipun dengan semua gangguan tidur tersebut, tidur bersama pasangan secara signifikan lebih baik daripada tidur sendiri, demikian disebut dalam  Journal.

Salah satu studi Troxel 2009 menemukan bahwa perempuan dalam hubungan jangka panjang yang stabil, tertidur lebih cepat dan lebih sedikit terbangun pada malam hari dibandingkan dengan perempuan lajang atau perempuan yang mengalami masalah dengan pasangannya.

Troxel menunjukkan bahwa tidur dengan pasangan dapat meningkatkan  perasaan aman dan nyaman, yang akhirnya dapat menurunkan kadar hormon stres kortisol dan sitokin yang dapat menyebabkan peradangan. Plus, meningkatkan homon cinta atau oksitosin, yang telah terbukti untuk mengurangi kecemasan.

Troxel mengatakan bahwa meskipun berbagi tempat tidur dapat membuat orang bergerak lebih banyak namun manfaat psikologis dari kedekatan dengan pasangan dapat menutupinya.

John Dittami, ahli endokrinologi perilaku dan ritme biologis  di University of Vienna, yang memimpin penelitian menemukan bahwa secara psikologis, perempuan menikmati kehadiran lelaki di sampingnya meskipun mereka harus membayar dengan berkurangnya waktu tidur mereka.  Dia juga menunjukkan bahwa perempuan lebih mudah terganggu oleh pasangannya, karena lebih sensitif terhadap lingkungan.

Dalam studi 2010 yang lain, peneliti menemukan bahwa apa yang pasangan lakukan pada siang hari dapat mempengaruhi tidur seseorang. Perempuan memiliki interaksi negatif dengan pasangan  di siang hari, memiliki tidur yang lebih tidak berkualitas di malam hari dan begitu juga sebaliknya.

Christina McCrae, profesor di University of Florida dan presiden Society of Behavioral Sleep Medicine mengatakan kepada Journal bahwa membereskan masalah yang mengganjal hubungan kadang-kadang dapat meringankan insomnia dan dia telah melihat banyak pasiennya dapat tidur lebih berkualitas ketika hubungan mereka dengan partnernya membaik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Alasan Ilmiah di Balik Manfaat Tidur Siang

Alasan Ilmiah di Balik Manfaat Tidur Siang

Health | Senin, 18 Juli 2016 | 13:10 WIB

Perempuan Multitasking, Butuh Tidur Lebih Banyak

Perempuan Multitasking, Butuh Tidur Lebih Banyak

Health | Jum'at, 08 Juli 2016 | 13:45 WIB

Alasan Perempuan Butuh Tidur Lebih Lama Ketimbang Lelaki

Alasan Perempuan Butuh Tidur Lebih Lama Ketimbang Lelaki

Health | Rabu, 16 Maret 2016 | 15:00 WIB

Terkini

Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Lima Orang Meninggal, KNKT Selidiki Penyebab

Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Lima Orang Meninggal, KNKT Selidiki Penyebab

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:33 WIB

Menuju Akreditasi Unggul 2027, Universitas Muhammadiyah Jambi Gelar Baitul Arqam Dosen & Tendik

Menuju Akreditasi Unggul 2027, Universitas Muhammadiyah Jambi Gelar Baitul Arqam Dosen & Tendik

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:33 WIB

Perusahaan Fintech Tak Pernah Berubah? Justru Itu yang Harus Diwaspadai

Perusahaan Fintech Tak Pernah Berubah? Justru Itu yang Harus Diwaspadai

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:32 WIB

Komisi VI: Tantangan Kopdes Merah Putih Kini Bukan Sosialisasi, tetapi Kepercayaan Publik

Komisi VI: Tantangan Kopdes Merah Putih Kini Bukan Sosialisasi, tetapi Kepercayaan Publik

DPR | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:32 WIB

Kasus Bigmo Dinilai Ancam Anak Jadi Target Promosi Vape, FKBI Desak Polisi Lanjutkan Proses Hukum

Kasus Bigmo Dinilai Ancam Anak Jadi Target Promosi Vape, FKBI Desak Polisi Lanjutkan Proses Hukum

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Bukan Sekadar Angka di Layar: Menagih Kedaulatan Rupiah dan Jurus BI Lepas dari Kecanduan Dolar

Bukan Sekadar Angka di Layar: Menagih Kedaulatan Rupiah dan Jurus BI Lepas dari Kecanduan Dolar

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:29 WIB

Pemerintah Luruskan Aturan Ekspor Logam Tanah Jarang, Produk Ikutan Tak Dilarang

Pemerintah Luruskan Aturan Ekspor Logam Tanah Jarang, Produk Ikutan Tak Dilarang

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:28 WIB

Selat Hormuz Makin Panas Meski Donald Trump Batalkan Serangan ke Iran

Selat Hormuz Makin Panas Meski Donald Trump Batalkan Serangan ke Iran

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:26 WIB

Saat Korban Pencurian Harus Mengingatkan Polisi Akan Tugasnya

Saat Korban Pencurian Harus Mengingatkan Polisi Akan Tugasnya

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:22 WIB

Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen

Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:22 WIB

×