Masih Kecil Senang "Makeup", Ini yang Harus Orangtua Lakukan

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Minggu, 07 Agustus 2016 | 19:41 WIB
Masih Kecil Senang "Makeup", Ini yang Harus Orangtua Lakukan
Ilustrasi anak sedang dandan. (Shutterstock)

Suara.com - Saat ini banyak anak-anak terutama yang berusia rata-rata 8 tahun, cukup akrab dengan makeup. Melihat hal ini, para ahli khawatir mereka bukan hanya akan memiliki masalah kulit, tapi juga menganggap dirinya mulai dewasa.

Meski cukup wajar jika anak perempuan menjadikan permainan 'kecantikan' sebagai imajinasinya saat bermain, tapi  psikiater dan psikolog melihat adanya peningkatan jumlah remaja bahkan masih anak-anak, untuk bersikeras menerapkan makeup pada usia yang belum saatnya.

Psikiayer dan terapis Dr Parul Tank mengatakan bahwa saat ini, banyak orangtua konsultasi karena anak perempuannya yang masih belia begitu antusias mengenakan makeup.

"Saya tidak berbicara tentang menerapkan lip balm saat bermain. Saya berbicara tentang anak-anak yang ingin berdandan sungguhan dengan make up lengkap, seperti bedak sampai maskara. Inilah yang menjadi masalah," kata dia.

Terkait masalah tersebut Tank membeberkan alasan yang membuat anak-anak ingin memakai makeup dan bagaimana cara orangtua menanganinya seperti dilansir Times of India.

1. Melihat teman sebaya
Banyak anak mengaku melihat teman-temannya yang memakai  makeup. Karena ingin mendapat pengakuan dari kelompok teman yang mendominasi di sekolah, maka mereka pun mengikuti apa yang dilakukan oleh mayoritas kelompoknya. Sebaiknya, orangtua mendekati anak dan mencari tahu, apakah hal tersebut membuatnya nyaman? Dan, cobalah beri pengertian pada anak, bahwa dia tidak harus melakukan apa pun yang tidak membuatnya bahagia atau nyaman.

2. Rendahnya rasa percaya diri
Seema Hingorrany, psikolog klinis yang juga seorang penulis mengatakan memakai make up secara teratur pada usia yang sangat muda dapat mendistorsi identitas anak.

"Mereka perlu diberitahu bahwa rasa percaya diri dan penghargaan terhadap diri sendiri harus datang dari dirinya sendiri dan bagaimana cara mereka membawa diri. Bukan dari bagaimana mereka harus terlihat,"

Chavda menambahkan bahwa anak-anak tersebut merasa tidak senang dengan penampilan alaminya, sehingga memaksa mereka untuk terobsesi dengam makeup. Dalam kasus ini, biasanya anak-anak memiliki permasalahan kepercayaan diri.

Sementara Tank menyebutnya sebagai gangguan body image, di mana rasa percaya diri berasal dari makeup. Mereka menilai dan menganggap dirinya dan orang lain dari cara mereka berpakaian dan bagaimana mereka menggunakan makeup.

3. Adanya masalah di rumah atau sekolah
Hingorrany ingat tentang kasus seorang anak yang berusia 9 tahun yang sudah memiliki kebiasaan kompulsif menerapkan makeup. Orangtua anak itu akan bercerai dan tidak memperhatikannya dengan baik. Mereka menghabiskan waktu di luar sampai larut malam, bekerja dan anak itu ditinggalkan sendirian di rumah.

"Di sekolah, dia juga tidak mendapatkan perhatian. Jadi, dia ingin terlihat diinginkan dan ingin terlihat cantik. Dia mencari kepuasan emosional," katanya.

Tank menambahkan bahwa anak-anak yang berdandan tersebut cenderung berasal dari keluarga broken home atau mereka yang kurang stabil.

4. Dunia nyata dan imajinasi
Pasien Hingorrany yang berusia 14 tahun mengaku mengenakan lipstik gelap, karena ingin menyerupai aktris yang diidolakannya.

"Tapi itu tidak cocok untuknya, karena dia tidak tahu cara memakai lipstik yang benar dan itu membuatnya menonjol untuk alasan yang salah. Sebagai orangtua kita harus memastikan bahwa anak-anak kita tidak hidup di dunia imajinasi dan beri pengertian bahwa mereka bisa menggunakan makeup setelah usia tertentu," katanya.

5. Menganggap dirinya sudah dewasa
Tolakan psikologis lain adalah bahwa mereka mengembangkan sisi dewasa mereka terlalu cepat dan menganggap dirinya sudah menjadi orang dewasa yang matang.

"Karena usia mereka yang sebenarnya tidak terlihat dan makeup membuatnya jauh lebih tua, mereka akhirnya sering mendapatkan perhatian yang tidak diinginkan dari anak laki-laki dan orang-orang di sekitar mereka," kata Tank.


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kecerdasan Anak ditentukan pada Masa Keemasan Ini

Kecerdasan Anak ditentukan pada Masa Keemasan Ini

Health | Sabtu, 06 Agustus 2016 | 19:18 WIB

Ini yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mendongeng

Ini yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mendongeng

Lifestyle | Sabtu, 06 Agustus 2016 | 08:08 WIB

Ini Jenis Kanker Anak yang Bisa Dideteksi Dini

Ini Jenis Kanker Anak yang Bisa Dideteksi Dini

Health | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 13:09 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×